
Sekitar 1 jam mereka mengobrol bayak hal membuat rara bosan.
"Mamih aku cape aku pengen tidur"rengek rara.
"Ya sudah ayo kita kekamar mamih"ucap tari.
"Ya sudah sana kalian pergi kekamar,biar bi sumi yang mengatar kalian"ucap ibu sari.
"Bi antar tata ke kamarnya yah"ucap pak tio
"Baik tuan,mari nona"jawab bi sumi
"Ya sudah kak alex dan semuanya aku anter rara kekamar dulu yah"ucap tari.
"Iya ta"jawab alex
"Iya nak jawab pak tio dan ibu sari.
Adit dan karin hanya menganggukan kepalanya.Tari rara dan bi sumi pun menuju kamar yang dulu i tempati.
"Kar kalo kamu cape istirahat biar bi yati yang antar kamu"ucap ibu sari.
"Owh iya tan"jawab karin
"Bi yati... Bi yati...."panggil ibu sari.
Tak lama bi yati pun datang menghadap nyonya rumah itu.
"Iya nyonya ada yang bisa saya bantu"ucap bi yati.
"Bi tolong tunjukkan kamar karin yang tadi kamu bersihkan"ucap ibu sari.
Sebelum tari dan yang lain datang para pelayan disuruh membersihkan kamar tari dan kamar untuk karin sedangkan kamar rara belum selesai direnovasi
"Baik nyonya,mari nona"ucap bi yati.
"Ya sudah tante,om,dit, dan tuan alex saya ke kamar dulu"ucap karin pamit.
"Iya,oh iya baju kamu nanti diantar oleh pelayan ke kamarmu"ucap ibu sari.
"Baik tante"jawab karin
Karin mengikuti bi yati menuju kamarnya.Sedangkan tari yang baru tiba di kamarnya terkejut kamarnya berbeda dengan uang dulu.
(visual kamar tari)
"Bi ini gak salah kamar aku bi"tanya tari
"Tidak nona,ini kamar di renovasi oleh tuan muda alex nona"jawab bi sumi.
Betapa terkejutnya tari bahwa alex lah yang merenovasi kamarnya sesuai keinginannya dahulu,Tari pernah memberikan desaine kamar yang iya inginkan.
Tari,rara dan bi sumi berjalan menuju ranjang untuk menidurkan rara.
"Apa bi ini kamar yang renovasi kak alex"tanya tari meyakinkan.
"Iya non tuan alex selalu datang kemari setiap hari ulang tahun dan setiap ia merindukan nona"ucap bi sumi.
__ADS_1
"Ternyata sebegitu dalam kamu kak sama aku,tapi aku malah menyakitimu kak"batin tari.
"Owh ternyata kak alex masih mengingat keinginan ku"ucap tari.
"Iya non"jawab bi sari.
"Sudah ayo rara tidur dulu mamih ada yang harus dibicarain sama bi sumi"ucap tari
"Iya mih rara cuman mau tiduran aja ko,kalo mamih mau bicara sama bibi juga gak apa apa"ucap rara.
"Ya sudah kamu tiduran disini mamih duduk dikursi di balkon yah"ucap tari
"Ok mih"jawab rara sambil merebahkan badanya
Tari dan bi sumi menuju balkon yang ada dikamar tari.
(visual balkon kamar tari)
"Ternyata tamannya masih sama seperti dulu yah"ucap tari.
"Iya nona kan nyonya suka sekali dengan bunga jadi bibi dan para juru kebun merawat ini dengan baik"jawab bi sumi.
mereka duduk dikursi yang ada disana.
"Oh iya bi,bibi selama 11 tahun tinggal bersama siapa disini"tanya tari.
"Bibi sama anak bibi "ucap bi sumi.
"Lalu anak bi sumi yang mana"tanya tari.
"Loh kenapa suami bi sumi gak di ajak kesini saja"tanya tari.
"Tidak non bibi dan suami sudah berpisah setelah non menghilang 2 tahun"ucap bi sumi.
"Kenapa harus berpisah bi"tanya tari terkejut.
"Suami bibi selingkuh non jadi bibi lebih baik berpisah,dan sekarang anak bibi bersama ayah dan ibu tirinya,tapi anak bibi disana diperlakukan seperti pembantu,bibi gak tega non. Hikkk"tangis bi sumi.
Tari yang melihat bi sumi menangis pun menghampiri bi sumi dan memeluknya.
"Oh iya gini aja bi anak bibi suruh kemari buat jadi Beby sister rara bagi mana"tanya tari.
"Suguh nona apa itu boleh nona"tanya bi sumi
'iya bi biar anak bibi bisa tinggal bersama bibi disini"ucap tari.
"Terimakasih nona hikkk... Nona memang baik dari dulu"ucap bi sumi sambil menangis.
"Sudah bi jangan menangis,jadi bibi cepat telvon anak bibi untuk kembali kesini,sebelum anak bibi kemari bibi dulu yah yang jaga rara,kemungkinan aku kedepannya akan bayak urusan dan harus meninggalkan rara untuk sementara waktu"ucap tari.
"Baik non kalo begitu bibi telvon anak bibi dulu biar besok bisa datang kemari"ucap bi sumi.
"Iya bi kebetulan aku juga pengen tidur rasanya lelah sejak kemarin keluar rumah sakit aku belum istirahat"ucap tari
"Nona masuk rumah sakit kenapa"tanya bi sumi
"Gak papa bi cuman pusing sedikit"ucap tari
__ADS_1
"Syukur lah jika tidak kenapa kenapa bibi ke dapur dulu sambil mau mengecek yang mask dan mau menelvon anak bibi "ucap bi sumi
"Iya bi"jawab tari.
Bi sumi pun pergi dari kamar tari,sedangkan tari merebahkan badanya disamping rara yang sudah tertidur.
Sedangkan karin yang baru saja sampai dikamarnya begitu terkejut karena kamar yang ia miliki sekarang begitu indah beda jauh dengan kamar yang ada dikontrakannya.
(visual kamar karin)
"Bi ini benar kamar ku bi"tanya karin
"Iya non ini kamar nona"ucap bi yati.
"Bagus sekali bi,ternyata om dan tante begitu kaya"ucap karin
"Iya non tuan dan nyonya memang begitu kaya dan baik sekali saya kerja disini hampir 10 tahun non,walau tak ada majikan kami kami tetap dibayar dan dikasih bonus untuk biaya anak kami"ucap bi yati.
"Wah ternyata baik sekali yah"ucap karin
"Iya non,ya sudah non anda istirahat saya harus kembali memasak untuk makan siang nanti"ucap bi yati.
"Iya bi"jawab karin sambil melangkah kakinya keranjang empuk yang ada disana.
Sedangkan bi yati kembali ke dapur untuk memasak bersama para pelayan yang lain.
Setiap pelayan yang ada disana tugasnya masing masing jadi mereka tidak begitu kerepotan mengurus rumah yang begitu besar.
Setelah terasa cukup tari beristirahat tari melihat jam dinding ternyata baru jam 11 siang tari pun keluar kamarnya tanpa membangunkan rara,saat keluar terlihat ayah dan bundanya sedang mengobrol di ruang keluarga bagian lantai atas.
Tari menghampiri ayah dan bundanya.
(Visual ruang keluarga)
"Ayah ko disini lalu karin,adit dan kak alex kemana"tanya tari sambil duduk disamping ayahnya.
"Karin sedang istirahat,adit pergi meeting,dan alex sedang istirahat dikamarnnya,dai terlalu lama menunggu mu sampai dia ngantuk"ucap pak tio sambil mengacak acak rambut tari.
"Ih ayah selalu saja merusak rambut aku"kesel tari.
"Ya kamu juga rambutnya berantakan gitu,bangun tidur gak cuci muka dulu apa"tanya ibu sari.
"Heheeeeeee gak"ucap tari sambil tertawa.
"Sudah cuci muka dulu sana di wastafel"ucap ibu sari.
"Ya udah deh aku juga mau ketemu kak alex dulu"ucap tari.
"Hmmmm gitu tuh yang rindu lagi tidur aja disamperin makanya nikah"sindir pak tio.
"Belum saatnya"ucap tari sambil beranjak dari duduknya menuju weastafel yang ada disana.
sedangkan pak tio dan bu sari haya tersenyum dengan tingkah anak perempuanya itu.
Setelah cuci muka tari masuk kekamar alex,dari dulu alex selalu tidur dikamar sebelah kamar tari jadi tari tau dimana kamar alex.
__ADS_1
...Bersambung........🙏🙏🙏...