
Di parkiran tari langsung naik ke mobil alex.
"Maaf tuan anda menunggu lama"ucap tari merasa tak enak kepada alex.
"Tidak masalah tar,apa kamu baik baik saja"taya alex khawatir pada tari karena melihat mata tari yang sembab dan memerah.
"Saya baik baik saja tuan,memang saya kenapa tuan"taya balik tari,alex yang mendengar pertanyaan tari pun tersentak.
Tanpa menjawab pertanyaan tari alex pun menancap gas agar tidak banyak pertanyaan yang membuat iya bingung untuk menjawab.
Tari yang tidak mendapat jawaban dari alex pun tak mempermasalahkannya.
Sepanjang perjalanan tari haya memandang keluar jendela,alex yang melihat tari tak seperti tadi pun bingung dengan tari.
"Sebenarnya ada apa antara tari dan riko mengapa tari terlihat begitu marah"batin alex
Tari yang mendengar batin alex pun sepontan melihat alex di belakang kemudi.
"Apa tuan alex tau tentang aku dan riko mengapa tuan alex berbicara begitu'batin tari sambil melihat alex,sang empu yang menyadari di lihat oleh tari pun langsung mengeluarkan suara.
"Ada apa"taya singkat alex
"Eh taun tidak apa apa"ucap tari smabil mengalihkan pandangannya ke samping jendela kaca mobil.
Selama perjlaanan ke kantor tidak ada pembicaran haya suara mobil dari luar mobil alex yang terdengar.
Sesampainya di kantor tari pun seperti biasa mengerjakan apa yang harus ia kerjakan sebagai sekertaris alex tanpa harus mengaitkan urusan pribadi dan urusan pekerjan.tari memang seseorang yang prefesional dalma bekerja.
Jam pulang kantor pun sudah tiba tari tak seperti biasa ia langsung pulang ke kontrakannya karena memang tari sudah berhenti di caffe kenzo.
Sesampainya dikontrakan tari langsung mandi dan merebahkan dirinya dikasurnya,
"Hufff" hela nafas panjang tari
"Akhirnya sekian lama kita tidak bertemu dan akhirnya waktu yang aku takutkan untuk pertemuan itu pun terjadi saat ini."guman tari
Tok tok tok suara pintu kamar diketuk dari luar
Tari yang mendengar suara ketukan pintu pun langsung bangkit dari posisi rebahan yang begitu nyaman.
Ceklek suara pintu dibuka oleh tari
"Ada apa kar"taya tari
"Gue masuk kamar lo ya"ucap karin
"Masuk aja"ucap tari smabil duduk di ranjangnya diikuti oleh karin
"Tar malam ini lo ada acara gak,kalo gak ada kota ke tempat latihan tembak yuk"ajak karin
"Gue sih lagi ada acara malam ini gue mau ke caffe kak kenzo,lain kali aja deh gue kesana kalo mau lo aja sendiri kesana malam ini"ucap tari
"Lo mau kemana bukanya lo udah gak kerja lagi di caffe kenzo"taya karin
"Iya sih gue bukan buat kerja gue ada urusan aja"ucap santai tari
__ADS_1
"Tumben ni anak biasanya kalo gak ada apa-apa pasti diajak kemana mana pasti mau,gue curiga dia mau ketemu siapa"batin karin.
Tari yang mendengar ucapan karin pura pura saja tak mendengar.
"Woy kenapa ngelamun gitu"taya tari yang melihat karin melamun
"Ahhh lo ngagetin gue aja"ucap karin kaget
"Salah siapa lo ngelmun"ucap tari,lalu tari berdiri untuk siap siap pergi ketempat kenzo
"Sebenarnya lo mau ketemu siapa sih"taya tari
"Gue mau ketemu seseorang,tapi sebenernya gue juga males sih ketemu dia tapi gimana lagi semua harus gue selesain"ucap tari
"Siapasih yang lo mau temui"taya karin penasaran
"Udah ah gak usah kepo sana keluar gue mau siap siap dulu"ucap tari sambil mendorong karin untuk kelir kamar
"Jahat amat lo tar gie di usir sama lo"ucap karin dramatis
"Udah untung gak gue aniayaya lo"canda tari
"Ya sudah lah gue mau ketempat tembak,oh iya besok lo mau ke tempat latihan kan"taya karin memastikan.
"Iya cantik besok gue pasti ke tempat latihan kan gue udah janji sama lo"ucap tari
"Ahhh gue gak sabar mau liat para murid yang liat pelatih cantiknya datang lagi"ucap antusias karin
"Lebay"ucap tari sambil menutup pintu
Setelah menutup pintu tari pun menggati pakeannya dan merias wajahnya dengan make up tipis
visual tari yang akan bertemu riko.
setelah selesai merias wajahnya tari pun mengambil dompet,dan Hpnya yang diletakan dimeja rias dan menaruhnya pada tasnya.
setelah selesai tari pun mengambil HPnya untuk mesan Taxsi onlain.
Tak butuh waktu lama taxsi yang tari pesan pundatang,tari langsung keluar rumah dan masuk ke mobil.
"maaf nona kita akan menuju kez Caffe di jalan x"taya supir itu.
"iya pak kita ke kez caffe"ucap tari
selama perjalanan tari haya melihat kesamping jendela.
setelah sampai tari pun membayar dan keluar dari mobil lalau berjalan kearah pintu masuk.
Baru saja tari memasuki caffe sudah disapa oleh teman kerja tari.
"hay tar lo kerja lagi,katanya lo udah gak kerja"taya tania teman kerja tari di caffe kenzo
"gak kok gue gak kerja gue mau ketemu seseorang"ucap tari
__ADS_1
"oeh kirain lo mau kerja lagi,sepi tai gak ada lo kalo gue sif malam gak ada yang nyayi lagi sisini kalo kak reyhan gak ada"ucap tania.
"sabar yah"ucap tari sambil menepuk nepuk pundak Tania
" apan sih sana kalo lo mau ketemu sama cowo ganteng"canda tania
"ya ya ya... selamat bekerja,jangan ngobrol terus nanti kak kenzo marah"ucap tari smabil melangkah pergi
"ahhh mentang mentang udah gak kerja disini lo main tinggal gue aja lagi"kesel tania sambil melangkah menuju kasir.
Setelah itu tari pun melangkah untuk mencari dimana riko apa dia udah datang atau belum ternyata riko sudah duduk di pojok caffe yang tak terlalu ramay.
"itu dia"ucap tari yang melihat riko yang sedang memandang ke luar kaca sambil meminum kopinya .
Tari pun mendekat dan meyapa riko.
"hay.. sudah lama"ucap tari,riko yang mendengar suara yang begitu familiar di telingaya langsung menoleh ke arah suara
"lumayan sudah 10 menit disini"ucap riko sambil tersenyum,riko pun memperhatikan penampilan tari yang begitu cantik dan anggun.
"kamu makin cantik aja tar,beda saat kamu masih menjadi istriku"batin riko
Tari haya tersenyum sinis sekilas mendengar ucapan riko.
"kmu mau pesan apa tar"taya riko.
"biar aku yang pesan sendiri"ucap tari,lalu tari pun memanggil renata pelayan yang dulu teman kerja tari
"renata sini'ucap tari sambil melambaikan tangan ke renata.
Renata yang melihat tari memanggilnya pun ia menghampiri tari.
"eh tari lo disini"ucap heran renata
"iya gue disini"ucap tari sambil tersenyum
"lo kerja lagi disini atau lo mau pacaran"canda renta
"hussss ngomong apa kamu ini,sipa yang pacaran kamu kaya gak tau klaku aja,dan gue udah gak kerja disini lagi kok"ucap tari
"hah jadi tari juga pernah kerja disini"batin riko.seperti biasa tari yang mendengar pun cuek saja .
"ren gue pesen jus jeruk aja yah"lanjut tari
"makanya"taya renata.
"nanti aja gue makanya kalo gue mau ketemu kak kenzo"ucap tari
"ok gue pesenin jus jeruknya dan tunggu nona tari"ucap renata sambil melangkah pergi.tari yang mendengar ucapan renata haya mengelengkan kepalnya.lalu tari pun melihat riko.
"tar gimana kabar rara"ucap riko membuka percakapan
"rara baik,sangat baik malah"ucap tari
"lalu gimana tar kamu bisa tau semuanya,sedangkan aku.."ucap riko menggantung karena tak enak pada tari.
__ADS_1