
Tari kembali kekontrakannya menemui alex,rara dan karin.
"Tar kamu dari mana"tanya karin
"Aku abis mengembalikan kunci kontrakan ke bu meri"ucap tari.
"Tapi nanti barang barang kita bagaimana"tanya karin.
"Tenang aja aku dah bilang ko nanti ada orang yang ngambil barang barang kita"ucap tari.
"Owh begitu syukur lah"ucap karin
Tak lama datang 2mobil yang parkir dikontrakan tari.Mereka turun menghampiri tari dan yang lain.Terlihat 5 pria berbaju hitam dan 4 wanita muda berpakean pelayan
"Selamat pagi nona"sapa salah 1 anak buah ayahnya.
"Pagi,loh kenapa bawa orang bayak banget"tanya tari bingung karena ayahnya mengutus anak buahnya begitu banyak.
"Iya nona tuan Abraham memerintah kami untuk mengemas barang barang nona"ucap orang 2
"Biar para bibi aja yang beresin hanya baju aja ko yang perlu diberesin"ucap tari.
"Baik lah nona kalau begitu"ucap orang 1
"Bibi beresin semua baju baju nona muda,nona kecil dan temannya"ucap orang 1.
"Baik"ucap para pembantu.
Para bibi masuk kedalam untuk membereskan baju baju majikannya.
Diluar kontrakan tari dan yang lain pamit untuk menuju rumah Atmaja.
"Oh iya pak kalo semuanya sudah beres nanti kamu pamit yah sama pemilik kontrakan rumahnya yang ada didepan sana biar rumahnya dikunci,pak sekalian juga bawa mobil merah itu ke rumah yah ini kuncinya"ucap tari sambil memberi kunci mobilnya
"Baik nona"ucap orang 1 mengambil kunci yang diberikan tari.
"Ya sudah pak kami pergi dulu"ucap alex.
"Silahkan tuan"ucap orang 1.
Akhirnya tari,rara,karin dan alex pergi dari kontrakan mereka menuju rumah Atmaja.
2jam berlalu semua barang barang yang ada dikontrakan tari sudah dibereskan dan sudah dimasukan kedalam mobil,
Salah satu orang menghampiri pemilik kontrakan untuk memberi tahukan kalau semua sudah beres dan pemilik kontrakan pun mengecek kedalam apa semua sudah beres.
Sedangkan anak buah abraham sudah pergi terlebih dahulu
__ADS_1
Disaat pintu kontrakan dikunci datanglah 1 mobil mewah masuk ke halaman kontrakan dan menghampiri ibu meri.
"Permisi bu kenapa kontarkan tari dikunci,apa tarinya pergi"tanya riko
"Owh tuan mencari neng tari yah"ucap ibu meri.
"Iya bu saya mencari tari dan rara"ucap riko.
"Maaf tuan anda datangnya telat,sekitar 2 jam yang lalu neng tari dan yang lain pergi bersama pria tampan"ucap ibu meri.
"Maksud ibu apa yah"tanya riko bingung.
"Iya neng tadi sudah tidak mengontrak disini lagi tuan,dia sudah pindah kerumah orang tuanya,dan tadi pun ada sekitar 5 pria berpakean baju hitam ada logo dibajunya tapi saya lupa apa logonya. dan 4 berpakean pelayan membereskan rumah ini dan membawa barang barang neng tari dan neng karin"jelas ibu meri.
"Kalo boleh tau kemana tari dan yang lain pindah bu"tanya riko.
"Kalo masalah itu saya tidak tau tuan soalnya neng tari tidak memberi tahu saya,kalo begitu saya permisi tuan"ucap ibu meri sambil pergi menuju rumahnya.
Sedangkan riko yang melihat pemilik kontrakan itu pergi ia pun masuk kedalam mobil dan mengendarai mobilnya menuju kantornya.
Di kantor Ariendra,riko masuk keruanganya..
Riko duduk dikursi kebesarannya,ia mulai berfikir siapa tari itu sebenarnya.
"Sepertinya aku harus menyelamatkan tari dan rara dari rentenir itu agar tari dan rara bisa kembali pada ku"ucap riko.
Akhirnya riko pergi lagi untuk mencari tari dan rara.
Sedangkan Tari dan yang lain setelah sampai dirumah lamanya ia langsung masuk kedalam dan disambut oleh para pelayan yang baru pertama kali ia lihat tapi tidak dengan salah satu wanita paruh baya,yang sudah lama bekerja di kediaman Atmaja sejak Aleta masih bayi.
"Tuan muda apa benar itu nona Aleta"tanya bi sumi kepada adit sambil menunjuk tari.
"Iya bi dia kak tata yang dulu gadis yang paling cerewet" ucap adit.
"Apa kau bilang dit"ucap tari sambil melihat adit dengan tajam.
"Becanda kak"ucap adit.
Bi sumi yang melihat tatapan tajam yang dilakukan tadi pun membuat dirinya tak tahan menahan air matanya.
"Hihikkk non apa kenapa tatapan non aleta masih sama seperti dulu hikkkk"tangis bi sumi
Tari yang melihat bi sumi menangis pun langsung menghampiri bi sumi.
"Iya bi ini aku Aleta"ucap tari sambil memegang tangan bi sumi.
__ADS_1
"Non apa bibi boleh memeluk nona"tanya bi sumi.
Tari yang mendapat pertanyaan itu pun langsung mengguk tanda setuju jika ia mau dipeluk bi sumi.
Bi sumi yang dapat persetujuan pun langsung berhamburan kedalam pelukan tari.
"Non non kemana saja hikkk kenapa non baru pulang... Hikkk... Apa non melupakan bibi... Hikk.. non dan keluarga jangan tinggalkan bibi lagi hikk....."tangis bi sumi didalam pelukan tari.
Tari yang mendengar ucapan itu pun begitu terharu ternyata tak hanya alex saja yang menunggu dirinya ternyata masih bayak orang yang menunggu kepulangan dirinya.
"Maafkan tata bi tata baru bisa pulang,maafkan tata jika tata pernah melupakan bibi"ucap tari sambil mengusap punggung bi sumi.
"Hikk... Hikkk..... Non gak akan ninggalin bibi lagi kan"tanya bi sumi sambil melepas pelukan.
"Gak bi aku dan yang lain akan tinggal disini"ucap tari.
Setelah itu merek masuk kedalam keruang keluarga dan diikuti para pelayan.
Rara yang bingung dengan semua itu pun bertanya pada kakeknya kenpa dirinya dibawa kerumah seindah ini.
"Kakek ini rumah siapa kenapa rumahnya bagus sekali"tanya rara.
"Ini rumah rara,rara mau tinggal disini bersama kakek,nenek,uncle adit dan mamih"tanya pak tio.
"Tentu rara mau,tapi kek sejak kapan kakek punya rumah mewah seperti ini"tanya rara.
"Sejak mamih mu kecil"ucap ibu sari.
"Tapi kenapa kita tinggal di desa jika kita punya rumah ini"tanya rara lagi.
"Karena didesa lebih enak suasanya tidak seperti dikota,tapi karena kakek dan uncle mu bayak kerjaan disini jadi kita harus tinggal disini"ucap pak tio.
"Owh begitu"jawab rara.
Setelah rara tak bertanya lagi pak tio pun memperkenalkan anak dan cucunya kepada pelayan yang baru sekitar 10 orang.
"Oh iya semuanya kenalkan dia adalah Aleta Atmaja putri kami yang pertama"ucap pak tio sambil menujuk tari.
Tari yang dikenalkan oleh ayahnya pun hanya tersenyum kepada pelayan itu.
"Dan anak kecil yang lucu itu dia adalah cucuku,putri dari Aleta namanya Rara,dan satu lagi wanita yang disana itu adalah karin dia akn menjadi asisten aleta,dan pria yang mengendong cucuku namanya Alex wijaya tunangan dari putri kami Aleta"jelas pak tio.
"Apa kalian paham"tanya pak tio pada para pelayan
"Paham tuan besar"serempak para pelayan.
"Ya sudah kalin boleh kembali melanjutkan pekerjaan kalin"ucap pak tio.
__ADS_1
Para pelayan pun kembali kebelakang untuk melanjutkan pekerjaannya,sedangkan para majikanya berbincang bincang bayak hal.