
Setelah itu mereka membicarakan pernikahan lili dan agam.
"Lalu bagai mana sama konsep pernikahan kita yang bener bener mepet ini"tanya agam
"Tenang saja semua akan beres pada waktunya"ucap tata.
"Yah kakak tenang,aku yang bingung"ucap agam
"Bingung kenapa"tanya alex.
"Apa bisa acara dadakan seperti ini bisa diselenggarakan pada tepat waktu"tanya lili.
"Tenang aja li jangan pusing masalah acara semua pasti akan beres kok,kamu tinggal menunggu kabar baiknya saja,dan buat kalian berdua siapkan diri saja untuk menjelang hari H nya"ucap tata.
"Ya benar kata tata,dan buat lili dan agam kalian dipisah dulu yah nanti malam lili kamu pindah rumah yah"ucap ayah abraham
"Loh kenapa harus dipisah rumah yah"tanya agam.
"Kenapa emang kamu tidak mau pisah rumah"tanya bunda alia.
"Iya lah bun siapa yang mau pisah rumah sama kekasih ku yang cantik ini"ucap agam sambil menggoda lili.
"Lebay"serentak ayah abraham,bunda alia,alex,tata dan bi sumi.
Sedangkan lili hanya tersenyum malu.
"Lalu lili akan dipindah kemana yah"tanya agam.
"Kerumah yang sudah disiapkan oleh kakakmu untuk bi sumi"ucap ayah abraham.
Bi sumi yang mendengar namanya disebut pun terkejut.
"Maksud tuan apa"tanya bi sumi.
"Tidak ada besok bibi juga tau,oh iya bi bi sama lili besok akan pindah kerumah baru dan barang barang kalian biara nanti para bibi yang lain yang membereskan sekarang kalian istirahat dulu"ucap bunda alia.
"Baik lah kami permisi"ucap bi sumi sembari mengajak lili.
"Iya bi,li istirahat yah"ucap bunda alia.
"Terimakasih buat semuanya"ucap bi sumi.
"Sudah bi kami saja belum memberi apa pun ko udah terimakasih aja"ucap ayah abraham.
"Tidak kalian sudah banyak memberi kami hadiah begitu indah tapi kami tidak pernah bisa membalasnya"ucap bi sumi.
"Sudah sudah li bawa ibu mu ke kamar dan kamu juga istirahat besok pagi pagi kita akan pergi"ucap tata
__ADS_1
"Baik kak"jawab lili.
Akhirnya lili dan bi sumi pun pergi kari ruang keluarga menyisakan keluarga abraham.
"Bun,kak emang pernikahan ku sudah kalian siapkan"tanya agam.
"Sudah tenang saja kau tau beres saja"ucap tata
"Sudah sana istirahat sudah malam besok kamu kerja"ucap bunda alia.
"Ya sudahlah percuma juga bicara sama kalian gak akan dibocorin rencananya juga"ucap agam sambil pergi meninggalkan keluarganya.
Setelah kepergian agam tata dan yang lain pun melanjutkan pembicaraan mereka tapi tidak diruang keluarga tapi di ruang kerja sang ayah.
Sesampainya diruang kerja alex pun memulai pembicaraannya tentang pernikahan agam.
"Jadi begini bun yah,pernikahan agam dan lili biar aku yang urus"ucap alex.
"Tapi nak kamu kan kerja"ucap bunda alia.
"Tidak masalah bun,dari pada tata yang harus cape"ucap alex.
"Tapi aku ingin mengurus pernikahan agam sama lili"ucap tata.
"Tapi kamu lagi hamil sayang"ucap alex.
"Iya kamu istirahat saja kamu tau beres saja biar ayah dan alex yang urus"ucap ayah abraham.
"Bunda istirahat temani anak mu ini"ucap ayah abraham.
"Lalu siapa yang akan mengurusnya"tanya bunda alia.
"Nanti aku suruh asisten dan sekertaris ku untuk mengurus pernikahan agam"ucap alex
"Memang mau pakai WOnya siapa"tanya bunda alia.
"Dari cabang kita bun,dan gedungnya pun di hotel kita"ucap alex.
"Ya sudah kalo begitu bunda serahkan semuanya pada ayah dan alex"ucap bunda alia.
"Yah aku gak bisa bikin pesta untuk agam dan lili"ucap tata merasa sedih.
"Ya akan akau yang mewakili kamu mengurusnya,jangan seperti itu donk"ucap alex sambil mengelus rambut tata
"Iya ta,alex itu khawatir dengan kamu"ucap bunda alia.
Tata hanya terdiam ia sedikit kesal karena ia tak dibolehkan mengurus pernikahan adiknya tapi ia pikir pikir dirinya saja baru saja sembuh dari sakitnya dan jika dia memaksa untuk mengurusnya ia takut akan terjadi sesuatu pada anaknya.
__ADS_1
"Baik lah aku tidak akan mengurusnya aku serahkan semuanya padamu dan anak buah mu mas"ucap tata.
"Nah begitu donk kan cantik kalo nurut"ucap alex.
"Ya sudah kalo begitu kalian istirahat sudah malam kasian tata lex"ucap ayah abraham.
"Iya yah kami kekamar dulu"ucap alex.
"Iya nak"jawab bunda alia.
Akhirnya alex dan tata pun pergi dari ruang kerja ayahnya,sedangkan bunda dan ayah pun pergi dari ruang kerja menuju kamarnya.
Jam sudah menunjukan pukul 6 pagi semua orang sudah berada diruang makan untuk sarapan.
"Li apa semuanya sudah beres"tanya tata.
"Sudah kak"jawab lili
"Ya sudah nanti jam 8 kita berangkat"ucap tata.
"Ok kak"jawab lili.
"Kak kau benar benar mau memisahkan kami"ucap agam.
"Iya memang kenapa"tanya tata.
"Tega amat sih kaka misahin aku sama kekasihku"agam.
"Lebay kamu gam cuman sebentar juga"cletuk ayah abraham.
"Issss ayah tuh gak tau apa kalo dipisahin itu berat"ucap agam.
"Cuman berapa hari juga nanti juga berdua terus"ucap bunda
"Iya nih mentang mentang punya cewe bucinya kebangetan"ucap tata
"Halah kaya suami mu gk bucin aja sama kamu"ucap agam sambil melirik alex dan tata.
"Biarin bucin udah sah ini"ucap alex sambil merangkul tata.
"Ya benar kata mas alex kota sudah sah jadi gak masalah donk"ucap tata.
"Ya ya ya gak masalah"ucap agam.
"Sudah kenapa kalian berdebat sudah ayo makan,keburu kesiangan kalian ke kantor"ucap bunda alia.
"Iya bun"jawab agam dan alex.
__ADS_1
Akhirnya mereka pun sarapan bersama.
Setelah selesai sarapan mereka pergi untuk melakukan aktifitas masing masing.