Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Rencana Kembali


__ADS_3

Tari,ibu sari,pak tio,adit dan rara berkumpul diruang tamu sambil mengobrol ngobrol ringan,tak lama obrolan mereka menuju pada satu titik yang akan dibahas oleh pak tio pada alex.


"Ra bisa kamu bermain bersama tante karin dikamar,kakek dan yang lain ada yang harus dibicarakan"ucap pak tio.


Rara yang mengerti akan pembicaran orang dewasa pun akhirnya menyetujuinya.


"Baik lah kek rara ke kamar tante karin dulu"ucap rara sambil pergi menuju kamar karin.


"Lex ayah mau membahas tentang tata"ucap pak tio membuat alex terkejut,


"Yah jangan bahas sekarang aku takut tari sakit lagi aku tak tega melihat ia harus terbaring lagi dirumah sakit"ucap alex.


Membuat tari tersenyum bahagia,ternyata laki laki yang ia pernah lupakan sangat perduli pada dirinya.


"Tidak akan terjadi apa apa nak sama tari."ucap pak tio


"Tapi...."ucapnya terpotong oleh tari.


"Kak tidak papa aku akan baik baik saja jangan khawatir"ucap tari.


Sejenak suasana hening.pak tio pun memecahkan keheningan itu.


"Lex sebenarnya tari sudah mengingat semuanya"ucap pak tio to the poin.


Deg.... Ucapan pak tio membuat jantung alex seolah berhenti,ucapan pak tio seolah membuat hati alex senang.


"Maksudnya tata ku sudah mengingat semuanya"tanya alex antusias.


"Iya nak tata sudah kembali ingatnya"ucap ibu sari.


Seketika alex langsung melihat tari yang sedang duduk di sampingnya.


"Ta apa benar kau sudah mengingat aku"tanya alex meyakinkan.


"Iya kak aku ingat semuanya,aku mengingat mu "ucap tari.


Seketika alex memeluk tari dengan erat seolah iya tidak ingin dipisahkan lagi.


Pak tio,ibu sari dan adit begitu bahagia melihatnya.


Tak lama alex pun melepas pelukannya dari tari.


"Yah jadi kita bisa melangsungkan pernikahan kita kan"tanya alex pada pak tio.


"Ayah tidak bisa memutuskan masalah itu yang pantas memutuskan adalah tata karena dia yang akan menikah"ucap pak tio.


"Ta jadi bagaimana"tanya alex.


"Entah kak aku tidak tau,apa aku masih pantas menikah dengan mu dengn setatus janda anak 1 ini"ucap tari.

__ADS_1


Alex yang mengerti akan ucapan tari pun langsung menggenggam tangan tari.


"Ta,aku sangat mencintai mu apapun keadan,apapun seratus mu aku akan terima,kau tau aku pun bersetatus duda sama seperti mu tapi bedanya aku tak punya anak"ucap alex.


"Tapi kak.."ucapan tari terpotong oleh alex.


"Ta apa kamu begitu tak percaya padaku kalau aku akan menerima mu apa adanya,ta aku selalu menunggumu sampai sekarang jadi jangan tinggalkan aku lagi,aku mohon ta"ucap alex memohon.


Tari yang melihat alex begitu tulus padanya menjadi tak tega untuk menolaknya kembali.


"Baik lah kakak kita akan menikah setelah orang orang yang mencelakai aku dan adit tertangkap"ucap tari.


"Ok aku akan bantu kamu ta"ucap alex.


"Iya alex harus ikut karena dari 9 0rang yang ayah penjarakan dibawah tanah ada yang ingin mencelakai keluarga alex juga"ucap pak tio


"Baik lah aku setuju,tapi kapan aku bisa bertemu dengan para penjahat itu ayah"tanya tari.


"Besok kita akan menemuinya,malam ini ayah,bunda dan adit akan kembali kerumah kita yang dulu kamu dan rara menyusul besok biar alex yang menjemput kalian"ucap pak tio.


"Apa kak alex tidak sibuk besok"tanya tari pada alex.


"Tidak aku sudah menyuruh bayu untuk kembali tadi jadi semua pekerjaan bisa diatasi oleh bayu"ucap alex.


"Ya sudah sekalian besok kalian pindah kerumah kita yang dulu,barang barang kalian biar anak buah ayah yang mengurusnya"ucap pak tio.


"Ok baik lah,tapi karin ikut dengan ku"ucap tari.


"Yah bunda dari mana aku bisa menggaji karin sedangkan aku haya OG diperusahan kak alex"ucap tari.


Ucapan tari membuat mereka tertawa terbahak bahak.


"Kenapa kalian tertawa"tanya tari.


"Kamu itu lucu tau gak ta dari dulu kamu gak berubah"ucap alex sambil mencubit pipi tari.


"Ih sakit tau"kesel tari.


"Ta kamu tau perusahan tempat kamu bekerja itu bukan milik ku tapi milik ALETA ATMAJA sayang"ucap alex.


"Cie udah sayang sayangan aja"ledek adit.


"Kenapa,iri bilang bos"ucap alex.


Mereka pun tertawa kembali.


"Jadi perusahan itu milik aku"tanya tari.


"Iya semua aset yang ada diperusahaan itu semua milik kamu"ucap alex

__ADS_1


"Aset apa saja"tanya tari.


"Besok setelah urusan kita selesai kau pergi kekantor kita akan bahas ini"ucap alex.


"Baik lah kalau begitu"ucap tari.


"Ya sudah ayah,bunda dan adit akan pulang terlebih dahulu"ucap psk tio


"Ya sudah hati hati"ucap tari.


"Rara sepertinya sudah tidur jari gak bisa pamit deh"ucap ibu sari.


"Besok kita bisa ketemu lagi sama rara bun"ucap adit.


"Ya sudah ayo"ajak pak tio.


Mereka keluar dari kontrakan tari menuju mobil adit dan pergi menuju rumah yang mereka tinggalkan selama 11 tahun.


Sedangkan alex masih berada dikontrakan tari.


"Ta terimakasih kau mau menerima ku kembali"ucap alex


"Kak harusnya aku yang berterimakasih pada mu karena kau mau menerima ku walau setatusku tak gadis lagi"ucap tari.


"Kita harus saling menerima ta karena kau adalah orang yang pertama aku cintai dan sampe saat ini masih dirimu yang menepati hatiku"ucap alex.


Mereka pun berpelukan untuk melepas kerinduan selama 11 tahun tak bertemu.


"Terimakasih kak hikkk hikkkk"tangis tari dalam pelukan alex.


Alex yang mendengar tari menangis pun langsung melepas pelukannya dan menatap tari.


"Jangan menangis,sejak kapan wanitaku ini cengeng"ucap alex sambil menghapus air mata tari.


"Sejak barusan hikkk hikkk"ucap tari disela isakannya.


"Sudah yah jangan menangis aku lebih suka lihat kamu tersenyum dari pada harus menangis"ucap alex dan membawa tari kedalam pelukannya.


Setelah tangisan tari terhenti alex pun pamit karena jam menunjukan pukul 21.30 malam.


"Ta aku pulang dulu besok aku akan jemput kalian ok"ucap alex.


"iya kak hati hati dijalan"ucap tari.


"Iya kamu juga masuk yah tidur yang nyenyak"ucap alex.


Tari hanya membalas senyuman dari ucapan alex.


Alex menuju mobilnya dan melajukan mobilnya menuju kediaman wijaya.

__ADS_1


Sedangkan tari ia masuk ke rumah tak lupa dia mengunci pintu,setelah mengunci pintu ia menuju kamar karin sesampainya dikamar karin terlihat rara yang sudah tertidur sedangkan karin sedang bergelut dengan ponselnya.


__ADS_2