
Rika dan yang lain haya terdiam mendengar penuturan tari apa lagi riko,ucapan tadi sangat meyakinkan untuknya apa lagi masalah imam untuk tari.
..."Tari ternyata kamu sudah punya pengganti aku"batin riko....
"Sudah cukup omong kosong mu,lebih baik kau temui anak mu yang tak punya ayah itu,dan pergi kau kerumah orang tuamu yang tak punya apa apa itu,orang tua yang tak bisa membahagiakan anaknya sendiri"ucap rika
"Apa kau bilang rika,rara itu anak ku"ucap riko.
"Cukup riko dari dulu aku terima kau memaki ku dan kau mengacuhkan ku tapi aku tidak terima jika kau membela janda gatel ini"ucap rika.
"Jika kau membela janda ganjen ini aku akan membuat kau jatuh miskin sekarang juga"lanjut rika.
Seketika riko terdiam,ia bingung harus bagai mana dia takut jatuh miskin,tapi dia juga tak rela tari dan anaknya dihina.
Akhirnya dia memutuskan untuk diam.
"Sudah sana kau pergi dari sini aku tidak sudi melihatmu disini"ucap rika sambil menarik tari keluar dari rumah.
Tari yang sedikit emosi karena perlakuan rika dan menghina anak dan orang tuanya akhirnya tari melawan perlakuan rika kepada dirinya.Disaat tari diseret keluar dengan kasarnya tari menepis tangan rika sehingga rika terjatuh dilantai.
Tari mendekati rika dan ia berjongkok didepan rika yang terjatuh dilawan.
"Nyonya rika jika kamu bersikap kasar padaku aku juga bisa nyonya,dari dulu kau fitnah aku,kau hina aku,aku tidak masalah selama kau tidak melakukan kekerasan fisik kepadaku dan kau tak menghina keluargaku terutama anak ku"ucap tari sambil mencengkram rahang rika.
"Kurang ajar kau beraninya kau melakukan ini padaku"ucap rika.
"Tentu aku berani karena kau bukan tuhan yang harus aku takuti"ucap tari sambil melepaskan cengkramannya.
Tari akhirnya keluar dari rumah itu dan masuk kedalam mobil.
Tari dan yang lain pergi dari kediaman Ariendra.
Sesampainya tari dirumah Atmaja,dirinya langsung masuk kerumah tanpa sepatah katapun karena dirinya msih diselimuti akan emosi.
Tari memutuskan untuk berendam agar pikirannya bisa jernih.
30 menit tari telah selesai mandi,setelah tari selesai beraktivitas dikamar akhirnya tari turun kebawah untuk menemui orang tuanya.
"Sayang kamu dari mana saja,kata rara tadi kamu kerumah riko"tanya ibu sari.
"Iya bun aku dari rumah riko,karena mengantar kia"ucap tari
"Kenapa rara bilang kau dimaki maki disana nak"tanya ibu sari.
"Ya bun biasa sedikit masalah"ucap tari.
"Tapi aku tidak papa"tanya ibu sari.
"Tidak bun ku baik baik saja"ucap tari.
"Ya sudah kamu keruang SPA,bunda sudah memanggil orang SPA untuk mu hari ini"ucap ibu sari.
"Ah trimakasih bun,bunda memang mengerti saat seperti ini aku butuh SPA"ucap tari.
__ADS_1
"Ya sudah sana cepat sekarang sudah jam berapa,setelah SPA kamu harus dimake up buat ijab kabul malam ini"ucap ibu sari.
"Iya bun"jawab tari.
"Baju pengantin mu sudah kamu bawa"tanya ibu sari.
"Sudah,tadi sama karin bun"ucap tari
"Ya sudah kamu keruang SPA sudah ditunggu disana"ucap ibu sari.
Akhirnya tari keruang SPA,sedangkan rara dia istirahat dikamarnnya bersama lili.
Diruamah Wijaya semua orang sedang sibuk mengurus barang bawa untuk diberikan kepada tari.
"Ma apa semua sudah beres ma"tanya papa angga.
"Sudah dong mah semua sudah dibungkus dengan rapi oleh orang orang yang ahli"ucap mamah naumi
"Syukur lah mah,alex bagi mana apa dia sudah pulang"tanya papa angga.
"Belum pah,coba papa hubungi alex"ucap mamah naumi.
"Iya papa coba hubungi alex"ucap papa angga.
Beberapa kali papa angga menghubungi alex tapi ponselnya tak aktiv.
"Mah ponsel alex tidak aktif mah"ucap papa angga.
"Coba papa hubungi bayu,pasti bayu ada bersama alex"ucap mama naumi.
Akhirnya telvon tersambung dan diangkat oleh bayu.
"Hallo tuan angga ada yang bisa saya bantu"jawab bayu.
"Hallo bay apa alex ada bersama mu"tanya papa angga.
"Ada tuan kami sedang menuju pulang tuan"ucap bayu.
"Lalu kenapa ponsel alex tidak aktif"tanya papa angga.
"Ponsel tuan alex mati tuan dan sekarang tuan alex sedang tertidur"ucap bayu.
"Ya sudah kalo begitu,hari hati dijalan"ucap papa angga
"Baik tuan"ucap bayu.
Telfon pun dimatikan oleh papa angga.
"Bagai mana pah"tanya mama naumi.
"Mereka sedang dijalan mah,ponsel alex mati mah"ucap papa angga.
Tak lama alex dan bayu sampai dirumah wijaya.
__ADS_1
"Nak kau sudah pulang"ucap mama naumi.
"Sudah ma,mah bagai mana sudah menyelesaikan semuanya"tanya alex
"Sudah nak,sana istirahat nati mamah bangunkan jika sudah waktunya kit pergi"ucap mamah naumi
"Baik mah,oh iya apa bajuku sudah dikirim oleh tata"tanya alex
"Sudah nak tadi sopir bram sudah mengantarkannya,bajunya ada dikamar mu"ucap mamah naumi.
"Ya sudah mah alex kekamar dulu"ucap alex sambil melangkah ke life menuju lantai 3 untuk kekamarnya.
Dirumah Atmaja semua orang sibuk dengan aktifitas masing masing.
Jam sudah menujuk pukul 6.30,semau orang sudah selesai dengan pekerjananya .
tari sedang di make up oleh MUA yang dipilih oleh ibu sari dan mama naumi.
Masuk lah rara baru selesai mandi namun belum pakai baju,ia masih memakai handuk kecilnya.
"Mamih lagi ngapain"tanya rara yang melihat ibunya sedang duduk dan di kelilingi oleh 3 orang.
"Mamih tidak apa apa sayang"ucap tari.
"Mamih kata nenek mamih mau menikah sama papih alex,apa itu benar mih"tanya rara.
"Iya sayang"ucap tari.
"Horrrrrrreeee akhirnya rara punya papih beneran"ucap rara yang begitu bahagia.
Tari yang melihat tingkah anaknya haya menggelengkan kepalnya.
Tak lama lili masuk kekamar tari.
"Nona kecil ayo kita pakai baju dulu"ucap lili.
"Ayo,rara sudah tidak sabar menunggu papih"ucap rara.
"Ya sudah ayo"ucap lili.
"Li kamu sudah diberi pakean oleh agam"tanya tari.
"Sudah nyonya,setelah ini saya akan mandi"ucap lili.
"Baik lah lanjutkan pekerjaan mu"ucap tari.
"Baik nyonya"jawab lili.
Lili dan rara pun pergi dari kamar tari menuju kamar rara untuk mengganti pakaian rara dengan pakaian yang sudah disediakan oleh adit.
Tari melanjutkan make up-nya bersama para perias.
Sedangkan keluarga yang lain sedang bersiap siap untuk acara hari ini.
__ADS_1
BERSAMBUNG....