Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Rencana ulang tahun


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul 8 malam semua keluarga dan juga para bibi sedang berkumpul diruang tv kecuali tata ia sedang kekamar mandi.


"Ih ini bau apa sih"ucap alex.


"Bau apa sih lex"tanya mama naumi.


"Bau gak enak tau"ucap alex.


"Apa sih kalin mencium bau ap sih"tanya bunda alia


"Kita gak bau apa apa ko"jawab audi.


"Iya gak bau apa apa"ucap iren.


"Aneh kakak ini gak bau apa apa juga"ucap agam.


"hidung kalian ini rusak atau gimana ini bau banget"ucap alex


"yang rusak itu hidung kamu kak"ucap audi.


"aneh sekali ini bau tak sedap"ucap alex.


Tak lama tata datang dan duduk disamping alex.


"Nah ini bau enak"ucap alex sambil mengendus bau tubuh tata.


"Astaga itu mah modus dia aja mau deket deket sama tata"ucap papa angga


"Ih gak pah emang tadi tuh baunya gak enak tapi sakarang udah enak ko"ucap alex.


"Papih jangan deket deket mami"ucap rara.


"Memang kenapa ra"tanya alex.


"Kasian dede bayinya gak mau deket papi"ucap rara sambil duduk diantara tata dan alex.


Semua keluarga tertawa dengan sikap rara yang menggemaskan menurutnya.


"papi mau deket mamih ra"ucap alex.


"tidak boleh"ucap rara.


"kamu tidak kasihan sama papih ra"tanya alex.


"tidak rara lebih kasihan sama dede bayi"ucap rara sambil memeluk perut tata.


"baik lah aku mengalah"ucap alex


alex pun mengalah dan duduk sambil menyandarkan punggungnya di kursi.


"Oh iya ta gimana acara besok"tanya bunda alia.


"Kita besok acara keluarga saja bun,gak papa kan ra"tanya tata.


"Gak papa mamih rara juga gak mau besar besaran,yang penting mamih gak sakit" ucap rara


Tata yang mendengar ucapan rara pun terharu.


"Maafin mamih yah"ucap tata.


"Gak papa mamih yang penting mamih dan dede bayi sehat"ucap rara.


"Rara sudah mau menerima dede"tanya bunda alia


"Sudah bun dia sudah mau menerima adiknya"ucap alex


"Syukur lah"ucap mama naumi.


"Setelah ini kita pulang saja yah ke kota"ucap alex


"Kenapa lex,apa kau tak betah disini"tanya ayah abraham.

__ADS_1


"Aku mau ngecek kandungan tata"ucap alex


"Ya sudah kalo itu keputusan kamu"ucap papa angga.


"Iya pa"ucap alex.


"Ya sudah kalo begitu besok kita beres"ucap bunda alia.


"Memeng kita pulang kapan"tanya tata.


"Besok,soalnya ayah dan papa mu akan terbang ke Australia"ucap bund alia.


"Oh oleh oleh yah pah"ucap tata.


"Siap apa yang kamu inginkan"tanya ayah abraham


"Entah yang penting oleh oleh aja"ucap tata.


"Iya nanti papa beliin"ucap papa angga.


"Terimakasih"ucap tata.


"Bosen deh"ucap iren


"Pengen jalan jalan nih tapi kemana"lanjut iren


"Ajak agam yang tau tempat"ucap tata.


"Agam jalan jalan yuk"ajak audi.


"Kemana"tanya agam


"Pasar malam"ucap rara.


"Memang rara mau ikut"tanya iren.


"Ikut"ucap rara.


"Memang boleh tuan"tanya bi yati.


"Boleh,ayo kalo mau ikut siap siap"ucap agam.


"Siap den"ucap bi yati.


Bi yati,bi cici,bi imah ikut dengan agam sedangkan bi sumi tidak ikut.


"Bi kenapa gak ikut"tanya tata.


"Gak lah bibi mau dirumah saja"ucap bi sumi.


"Yakin nih nanti bibi nyesel"ucap alex


"Gak lah tuan kenapa harus menyesal"ucap bi sumi.


"Nyesel gak naik kora-kora"ucap mama naumi.


"Gak takut serangan jantung nyonya"ucap bi sumi.


"Si bibi ada ada aja"ucap papa angga.


Tak lama mereka semua pergi tersisa dirumah alex,tata bunda, ayah dan juga bi sumi.


Mereka berkumpul di rung tv.


Mama dan papa ikut karena ingin bersama rara.


"Bun aku mau tanya kalo hubungan agam dan lili kita lanjut ke pernikahan apa bunda dan ayah keberatan"tanya tata.


"Tidak bunda sama ayah juga setuju kalau agam dan lili menikah secepatnya"ucap bunda alia.


"Tuh bi dengerin bunda dan ayah juga setuju"ucap tata.

__ADS_1


"Tapi apa lili sekarang ada dirumah ayahnya"ucap bi sumi.


"Kita ambil kesana"ucap alex.


"Iya kasian lili disana"ucap tata yang tau masalah lili.


"Ya sudah kalo begitu kita jemput lili"ucap ayah abraham


"Terimakasih ayah sudah mau membantu aku untuk menyatukan agam dan lili"ucap tata.


"Agam juga anak ayah nak,kebahagian agam juga kebahagian ayah"ucap ayah abraham.


Saat mereka berbincang bincang tata mendapat telvon dari leo.


"Hallo leo ada apa"tanya tata.


"Nyonya saya mendapat kabar dari tetangga ayah nya lili kalo lili akan dinikahkan lusa sama orang kaya di kampungnya dan untuk membayar hutang ibu tirinya"ucap leo.


"Apa,ok kalo begitu kamu awasi terus keluarga lili agar pernikahannya jangan dipercepat"ucap tata.


"Baik nyonya"jawab leo.


"Besok aku dan yang lain akan kesana"ucap tata.


"Siap nyonya"ucap leo.


Akhirnya telvon dimatikan oleh tata.


"Ada apa nyonya sama lili"tanya bi sumi


"Dia akan dinikahkan dengan orang terkaya disana untuk membayar hutang ibu tirinya"ucap tata.


"Tidak itu tidak boleh hik hikk"tangis bi sumi


Tata yang melihat bi sumi menangis pun mendekatinya dan memeluk bi sumi.


" kita akan mengambil lili besok"ucap tata.


"Lalu bagai mana dengan ulang tahun non rara"tanya bi sumi.


"Biar besok kita bawa rara pulang ke kota dan kita buat ulang tahun disana saja"ucap bunda alia.


"Iya benar kata bunda kita akan merayakan ulang tahun rara di kota dan sekarang lebih penting lili dulu"ucap alex


"Ya sudah kalo begitu kita istirahat,terutama kamu ta"ucap ayah abraham.


"Apa kamu ikut ta"tanya bunda alia.


"Ikut"jawab tata.


"Apa tidak apa apa"tanya ayah abraham


"Tenang saja aku baik baik saja"ucap tata.


"Gak apa apa bun ada aku yang jagain tata"ucap alex.


"Ya sudah bunda titip tata,bunda gak ikut,biar ayah yang ikut"ucap bunda alia.


"Iya bun,bunda sama rara aja"ucap ayah abraham.


"Ya sudah bun,yah,bi aku istirahat dulu nanti kalo rara pulang anter kekamar ya bi"ucap tata.


"Siap non"jawab bi sumi.


"Terimakasih ya bi maaf ngrepotin"ucap tata.


"Tidak ngrepotin ko non"ucap bi sumi.


"Kami duluan"ucap alex.


Akhirnya alex dan tata masuk ke kamar untuk istirahat.

__ADS_1


Sedangkan bunda,ayah dan bi sumi berbincang bincang banyak hal


__ADS_2