Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Sarapan Bersama


__ADS_3

Dua hari berturut turut tari melatih di padepokanya.Dan sekarang adalah hari dimana tari kembali bekerja.


Pagi hari dikontrakan tari.


Tari yang sedang memasak sarapan untuk dirinya dan karin.Karin yang merasa hidungnya mencium bau yang begitu enak pun keluar dari kamarnya.


"selamat pagi tari"ucap karin


"pagi juga karin"jawab tari


"wah enak ni makanannya"ucap karin sambil melihat nasi goreng bikinan tari.



"udah gak usah diliatin aja makanannya tinggal dimakan aja"ucap tari.Tak butuh waktu lama karin pun mengambil keamanannya dan menaruhnya dipiring.


"eh tunggu ini kan baru jam 6 kenapa kamu udah rapih aja"tanya karin yang baru sadar kalau tari sudah rapi dengan stelan kerjanya.


"iya hari ini aku mau ngecek proyek yang ada di kota E"ucap tari sambil memasukan nasi goreng kemulutnya.


"sendiri???atau sama siapa?"tanya karin


"sama..."ucap tari tergantung karena ada ketukan pintu dari luar.


"eh bentar aku buka dulua"ucap tari sambil berdiri dari duduknya.


Karin haya mengguk sambil memasukan makaaananya kemulutnya.


Ceklek pintu terbuka menapakan pria tampan yang sedang berdiri di depan pintu .


"tuan masuk dulu"ucap tari


"iya,kamu sudah siap"tanya alex.


"maaf tuan saya lagi sarapan,tuan sudah sarapan kalau belum ayo kota sarapan bersama"tawar tari.


Sejenak alex berfikir dan berbicara dalam hati.


"sebenarnya aku juga belum makan tapi kalo menerima nanti takut ngrepotin,sudahlah nanti saja makan dijalan"batin alex


Tari yang mendengar ucapan alex pun hanya tersenyum kecil.tanpa bicara tari menarik alex keruang makan,


Alex yang diperlakukan seperti itu haya pasrah pada tari.


Sesampainya dimeja makan terlihat karin sedang makan disana.

__ADS_1


"tuan alex ..."ucap karin


Alex haya tersenyum kepada karin.


"tuan alex duduk disini dan tunggu sebentar aku ambilkan piring dulu"ucap tari smabil melangkah pergi ke dapur.


Tak butuh waktu lama tari pun muncul membawa piring dan sendok ditanganya,lalu iya menaruh piring itu dihadapan alex dan mengambilkan nasi goreng untuk alex,karin yang melihat itu haya tersenyum kecil.


"silahkan dimakan tuan maaf hanya ada nasi goreng saja"ucap tari


"tidak apa apa ini juga cukup"ucap alex sambil mennuedokan makanannya dan memasukan kemulutnya.


Setelah mengunyah beberpa kali alex diam tak bergerak karin dan tari yang melihat ekspresi alex pun bingung.


"tuan apa masaknya tidak enak"tanya tari khawatir kalau alex tak menyukai masakannya.


"ini enak sekali,siapa yang masak"tanya alex,Karin yang mendengar pertanyaan dari alex langsung menjawab dengan semangat.


"itu tari yang masak tuan,setiap pagi tari selalu masak sarapan untuk kami"ucap karin,


"sudah ayo tuan lanjutkan sarapannya"ucap tari


Mereka pun melanjutkan makan 10 menit mereka telah selesai sarapan.Seaaat mereka pun duduk.


"kar kamu gak kerja apa"tanya tari


"loh.. kenapa bisa dipecat,bukanya kamu gak pernah bolos kerja atu kamu melakukan kesalahan di sana"tanya tari


"gak lah aku gak ngelakuin kesalahan apa apa"ucap karin


"disana memang lagi ada pengurangan kariyawan jadi aku salah satu yang dikurangin dari sana"ucap karin sambil membersihkan piring kotornya.


"owh ya sudah semangat cari kerja lagi"ucap tari sambil menepuk pundak karin


"eh tuan maaf apa anda mau minum teh dulu"tanya tari


"tidak usah kita langsung saja berangkat,ini juga udah siang"ucap alex sambil melihat jam tangan mewahnya.


"ya sudah sebentar tuan saya mau mengambil tas dulu"ucap tari sambil melangkah pergi.


Alex yang melihat tari pergi kekamarnya,ia pun pergi ke depan untuk menunggu menunggu tari.


Setelah mengambil tas tari pun menghampiri karin.


"kar aku pergi dulu,kemungkinan aku pulang malam soalnya aku bayak urusan"ucap tari pada karin.

__ADS_1


"iya gak papa ko aku ngerti asisten mah sibuk sama bosnya terus"ucap karin sambil terkekeh.


"apa sih kamu,oh iya dari pada kamu gak ada kerjaan kamu kepadepokan urus anak anak yang mau daftar di padepokan yang bapak mau dirikan lagi tapi haya butuh 4 orang yang lain aku bingung harus gimana"ucap tari


"biar aku yang ngatur aja deh,kamu sana kerja jangan ngurusin padepokan sekarang bang Deka udah ditarik dari padepokan di kampung kamu"ucap karin


Deka adalah pelatih terlama disana bapak tio sudah begitu percaya kepada Deka untuk mengelola Padepokan.


"ya udah kar aku pergi dulu kasian tuan alex udah nunggu"ucap tari pada karin


"iya udah sana,hati hati yah"ucap karin


"siap ibu bos"jawan tari smabil melangkah pergi ke depan


Tari melihat alex sedang berdiri disamping mobil sambil mengotak atik benda pipih ditangannya.Tari pun menghampiri alex.


"maaf tuan anda menunggu lama"ucap tadi yang sudah berdiri didepan alex"


"Tidak masalah,ayo masuk kita langsung saja berangkat"ucap alex sambil membuka pintu mobil dibagian kemudinya,Tari yang mendengar ucapan alex pun langsung memutar menuju pintu mobil disamping kemudi.


Setelah masuk alex pun menancap gas menuju proyek yang ada di kota E.


Sebelum mereka menuju kota E alex harus kekantor karena ia akan menggunakan supir kantor,kebetulan supir dirumah yang biasa antar alex sedang ijin tak masuk,dan supir keluarga pun sedang libur berhubung mamah sisil dan papah angga dan juga iren sedang pergi ke Singapura untuk menjenguk Audi adik dari alex.


Setelah sampai di kantor Lexwi Company terlihat sopir yang ditugaskan untuk mengantar alex pun sudah siap.


"Tari tolong ambilkan map yang diatas meja kerja saya yang berwarna merah semuanya bawa kesini yah"perintah alex pada tari


"baik tuan saya akan mengambilnya"ucap tari sambil membuka pintu untuk keluar mobil.


Dimeja Resepsionis sudah ada dua wanita cantik yang baru saja datang dan melihat tari yang berpakaian layaknya sekertaris,mereka tau kalau tari sebenarnya adalah OG di perusahan itu.


"tuh liat itu tari si OG yang sekarang menjadi asisten pak alex"ucap salah satu wanita itu


"iya bener pake pelet apa dia yang tadinya OG serang jadi asisten pak alex"cibir temannya


"iya atau dia meyerahkan tubuhnya untuk pekerjaan itu"ucap salah satu wanita itu.


Tari yang mendengar ucapan itu pun berusaha tak menggubris karena pekerjannya lebih penting dari pada omongan orang yang tak penting.


Tari pun masuk life khusus Presdir karena agar lebih cepat.


Sesampainya diruangan alex,tari pun mengambil semua berkas yang disuruh ambil oleh alex.


Setelah menemukannya tari membawa semuanya dan keluar dari ruangan CEO menuju life untuk turun

__ADS_1


Tak butuh waktu lama tari pun sudah sampai dilobi lalu tari menuju mobil dan duduk di jok belakang bersama alex.


__ADS_2