Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Kerinduan Rara.


__ADS_3

dikampung tempat tinggal ibu dan bapk tari


"Hallo ada apa rian"tanya bapak tio


"Begini tuan saya mau mencapaikan kabar buruk"ucap rian


"Katakan"singkat bapak tio


"Maaf tuan nyonya naumi mengalami kecelakaan,sekarang dia sedang dirawat dirumah sakit di singapura"jelas rian


"Lalu kondisinya gimana"tanya pak tio


"Ngonya naumi belum sadar tuan,nyonya selalu memanggil nama nyonya Alia tuan,apa nyonya Alia bisa kemari tuan soalnya nyonya naumi tak mau sadarkan diri tuan sudah hampir 4 jam,mungikin kehadiran nyonya Alia bisa membatu kesadaran nyonya naumi tuan "jelas rian


Sesaat pak tio pun berfikir jika dia tidak membawa Alia kepada mamah naumi apa yang akan terjadi pada mamah naumi.


"Baik saya dan istri saya akan segera kesana"ucap pak tio.


"Baik tuan,apa perlu saya siapkan pesawatnya"jawab rian,


"Tidak usah rian kami pake pesawat umum saja,oh iya kamu diman sekarang"tanya pak tio


"Saya sedang berada dirumah sakit tuan bersama tuan Angga"ucap rian


"Baik lah begitu"ucap pak tio


pak tio pun mematikan telvonya dan langsung mencari istrinya keluar riamah.


Pak tio melihat ibu sari sedang bermain dengan rara pun menghampiri mereka.


"Ibu.."panggil pak tio


"Iya pak ada ap"tanya ibu sari


"Bisa kita bicara sebentar ini penting sekali"ucap pak tio


"Lalu rara bagai mana"tanya ibu sari.


"Panggil adit suruh temani rara sebentar"ucap pak tio


"Baik pak sebentar bapak tunggu disini dulu"ucap ibu sari


Lalu ibu sari masuk kedalam rumah mencari adit.


Ternyata adit sedang membuat lamaran pekerjaan dikamarnya.Sesuai rencana mereka akan pergi ke ibukota lusa.


"Dit.."panggil ibu sari


"Iya bu ada apa"tanya adit


"Dit bisa kamu temani rara di depan ibu ada urusan dulu dengan bapak mu"ucap ibu sari


"Baik lah bu"jawab adit sambil berjalan keluar rumah bersama sang ibu.


Setelah sampai didepan rumah bapak dan ibu pun masuk kembali menuju kamarnya.setelah menutup pintu ibu sari pun bertanaya kepada bapak tio

__ADS_1


"Ada apa pak"tanya ibu sari


"Bu kita harus ke singapura hari ini"ucap pak tio


"Ada apa pak kenapa mendadak begini"tanya ibu sari


"Naumi kecelakaan"ucap tio


"Apa naumi kecelakaan pak"ucap ibu sari yang begitu terkejut


"Iya bu kita harus kesana karena naumi selalu memanggil nama mu"ucap pak tio


"Lalu bagai mana dengan tari"ucap ibu sari takut jika semua terbongkar tari akan mengalami hal yang tak diinginkan oleh ibu sari.


"bu cepat atau lambat semua akan kembali seperti semula,kita akan mencoba untuk membuat ingatan tari kembali"ucap pak tio


"tapi pak aku takut jika tari Kemabli dai akan kembali seperti dulu"ucap ibu sari


"kita harus menghadapi semuanya bu kita tidak mungkin untuk tetap disini saja"ucap pak tio


"tapi pak..."ucap ibu sari mengantung.


"Tidak apa apa bu Kita akan bicara semuanya kepada mereka agar mereka mengerti keadaan kita."ucap pak tio menennagkan ibu sari


"Apa ini saatnya kita kembali pak"tanya sendu ibu sari


"Kemungkinan iya,mau sampai kapan kita akan sembunyi terus bu"ucap bapak tio


"Baik lah pak,ibu akan siap siap,dan menyiapkan paken anak anak,kita antar saya mereka kepada tari,aku khawatir jika mereka ditinggal disini berdua"ucap ibu sari


"Iya bu itu lebih baik,ya sudah bapak akan bicara pada adit untuk siap siap kita berangkat siang ini"ucap pak tio


Sedangkan pak tio menghampiri adit dan menceritakan semuanya pada adit,


Adit yang mendengar cerita pak tio pun terkejut dan ia pun setuju jika hari ini dia akan pergi menyusul kakak nya.


Adit memang sudah tau tentang semuanya tentang dirinya dan keluarganya karena saat mereka meninggalkan kota itu di sudah berusia 10 tahun jadi dia tau apa yang terjadi pada keluarganya,


Dan adit pun mengerti dengan keputusan apapun yang keluarga ambil untuk kebaikan keluarganya.


Tepat pukul jam 1 keluarga pak tio menuju ibu kota untuk mengantar Rara dan adit ke kontrakan tari untuk beberapa waktu selama ia berada di luar negri.


Jam menunjukan pukul 19.00 malam mereka sampai dikontrakan tari.


Tok tok tok suara ketukan pintu dari luar dari dalam Karin pun membuka pintu dan betapa terkejutnya ia orang tua tari datang semua.


"Om tante"ucap karin sambil menyalami mereka.


"Apa kabar kamu kar"tanya ibu sari


"Aku baik tan,bagai mana kabar kalian"tanya karin


"Kami baik"ucap ibu sari


"Mari masuk"ucap karin sambil membuka pintu dengan lebar.

__ADS_1


"Hay ponkan tante yang cantik apa kabar"tanya karin pada Rara


"Lala baik tante,tante mamih mana"tanya Rara.


"Mamih mu masih kerja sayang "ucap karin


"Tan kenapa tidak bilang kalau mau kemari,apa tari juga tau tante akan datang kemari"tanya karin


"Kami mendadak sayang sekarang kami juga akan pergi lagi"ucap ibu sari


"Tapi tante kalian baru saja datang"ucap karin


"Tapi kami buru buru sayang,tante titip Rara dan adit disini yah"ucap ibu sari


"Adit tidak ikut"tanya karin pada adit


"Tidak kak aku mau kerja disini"ucap adit


"Owh baik lah"ucap karin


"Ya sudah tante dan om pergi dulu"ucap ibu sari smabil berdiri bersama pak tio


ibu sari dan pak tio pun masuk kemobil dan pergi menuju bandara karena penerbangan mereka jam 21.00


Karin dan adit bersama rara pun duduk di ruang tamu smabil menunggu kedatangan tari


"dit kalau kamu cape kamu istirahat saja di kamar"ucap karin


"tidak kak aku mau nunggu kak tari aja kasian rara udah kangen sama kak tari,iya gak sayang"ucap adit


"iya uncle rara kangen banget sama mamih,rara udah lama gak ketemu mamih"ucap rara dengan bicara khas anak kecil.


"tunggu ya sayang sebentar lagi mamih pulang"ucap karin smabil mencubit pipi rara,


Rara haya tersenyum dengan ucapan karin.


"dit rencananya kamu mau kerja dimana"tanya karin


"kayaknya aku mau kerja di Ateja company deh kak"ucap adit


"kamu yakin kan itu perusahan terbesar ke 2 setelah wijaya "ucap karin


"iya kenapa tidak"ucap santai adit.


Disaat mereka berbicara terdengar suara mobil dari luar ruamah.


Tepat pukul 20.00 Tari dan Alex baru saja sampai di kontrakan tari.


Disaat mereka berbicara terdengar suara mobil dari luar ruamah.


Rara yang mendengar suara mobil diluar rumah pun langsung bertanya kepada adit dan karin


"Tante,uncle apa itu mamih rara sudah pulang"tanya rara pada karin dan adit.


"Sepertinya itu mamih mu"ucap karin

__ADS_1


"Ayo kita keluar"ucap adit


dengan semangat rara pun keluar bersama karin dan adit.


__ADS_2