
Di atas rumah sakit sudah ada helikopter milik alex dan ada 5 anak buah alex yang akan ikut dengan mereka.
Alex dan yang lain menaiki helikopter tak lama merek sudah berada di atas untuk menuju desa yang merek tuju.
Hampir 1 jam mereka di atas udara dan mereka akan mendarat didepan rumah bu marni.
Setelah helikopter mendarat mereka semua turun,tanpa basa basi mereka langsung menuju rumah gio.
Saat mereka sampai disana sedang melakukan pesta kecil kecilan ya itu BBQan untuk merayakan kemenangan mereka.
Alex dan yang lain langsung masuk tanpa permisi.
Pak gio dan yang lain melihat siapa yang datang pun begitu terkejut tapi mereka pura pura tak tau apa apa.
"Tuan alex,taun abraham,tuan agama dan yang lain ada apa datang kemari"tanya pak gio.
"Tentu saja aku datang kemari untuk bertemu kalian"ucap ayah abraham.
"Silahkan masuk"ucap pak gio mempeslahkan masuk.
Pak gio dan yang lain Memang BBQna di depan rumah pak gio.
"Semuanya boleh masuk"ucap alex dingin.
Tanpa banyak bicara mereka masuk kerumah dan pintu dikunci oleh ank buah alex dan dijaga ketat oleh mereka.
"Ada apa ini tuan kenapa pintunya dikunci"tanya ijah.
"Untuk jaga jaga saja"ucap agam.
"Jaga jaga apa tuan" tanya toni
Tak ada yamg menjawab pertanyaan dari toni.
Leo langsung memberikan rekaman CCTV ke arah mereka .
Betapa terkejutnya mereka ternyata mereka ketahuan.
..."Si*al aku kira aku tidak akan ketahuan siapa pun jika aku mencelakai mereka"batin pak gio....
..."Habis riwayatku"batin toni...
..."Bagai mana mereka bisa tau"batin bu nia....
..."Untung aku tidak ada disana"batin ijah dengan wajah sumringahnya....
Alex yang melihat senyuman ijah pun tersenyum puas alex tau apa yang dipikirkan ijah.
"Pak gio bagai mana apa ini mobil yang ada didepan rumahmu"tanya alex.
"Bukan tuan"ucap pak gio
"Oh iya lihat plat nomernya terlihat jelas disana,dan sama dengan nomer mobil pak gio atau aku salah memahami semua ini"tanya alex.
"Tuan aku sedari kemarin kami dirumah saja"ucap toni.
"Kau pikir kami bodoh"ucap agam.
Bugggg.....(pura pura suara pukulanš¤)
Alex mendaratkan pukulannya di wajah toni.
Semua keluarga gio berteriak.
"Auu tuan sakit"ucap toni.
__ADS_1
"Ini belum seberapa"ucap alex.
Langsung memukuli toni tanpa ampun.
Pak gio yang mencoba menolong anaknya pun dihalangi oleh ayah abraham,dan bu nia yang ingin menolong anaknya pun dihalangi oleh agam
Pak gio pun mencoba memukul ayah abraham tentu saja ayah abraham bisa menangani pak gio,pak gio pun ikut babak belur karena pukulan dari ayah abraham.
Alex dan ayah abraham melampiaskan amarah mereka kepada kedua orang itu.
Saat toni dan pak gio sudah tak berdaya agam dibantu leo dan boy memisahkan mereka.
"Boy,leo bantu aku pisahkan mereka jangan smape gio dan toni mati"ucap agam.
Dengan sigap boy dan leo memisahkan tuannya.
"Agam kenapa kau memisahkan ku"ucap alex emosi
"Kak kau ingat istrimu sedang hamil kau tak boleh membunuh orang,dan satu lagi tidak seru jika dia mati"ucap agam
Ayah abraham dan alex yang tadinya termakan emosi pun mulai menahan emosinya.
"Leo,boy dan yang lain bawa mereka ke heli kita pulang sekarang"ucap alex.
"Siap tuan"jawab anak buah alex.
Ijah,bu nia,rima,toni dan pak gio dibawa oleh anak buah alex sebelum mereka pergi ayah abraham melihatkan sesuatu untuk mereka.
"Tunggu"ucap ayah abraham.
"Ada apa ayah"tanya agam.
"Boy putuskan aliran listrik rumah gio"ucap ayah abraham.
"Siap tuan"jawab boy.
"Oh iya gio ini semua adalah milik ku dan semua harus rata dengan tanah"ucap ayah abraham.
"Apa maksudmu"tanya pak gio yang tak berdaya.
"Tuan kami sudah memutusnya"ucap boy.
"Bakar rumah dan semau barang barang yang ada dirumah ini"ucap ayah abraham.
Pak gio,rima,bu nia dan toni pun terkejut.
"Sesuai perintah tuan"jawab boy.
Boy mengambil bensin dari mobil pak gio untuk membakar rumah dan semua yang dimiliki pak gio.
"Tuan aku mohon jangan bakar rumah saya"ucap nia.
"Iya tuan saya mohon"ucap pak gio
"Tidak ada penawaran yang menarik"ucap ayah abraham.
"Apa jaminan mu jika rumah dan semua harta mu tak jadi kami bakar"tanya alex.
"Aku akan menyerahkan anak gadisku yang seksi untuk kalian"ucap pak gio.
"Tawaran yang menarik"ucap alex.
"Bagai mana apa kalian mau"tanya pak gio.
"Bagai mana gadis kamu mau"tanya alex.
__ADS_1
"Tentu tuan aku mau aku kan seksi dan menggoda"ucap rima.
"Ok bakar semua boy"ucap alex.
"Baik tuan"jawab boy.
Boy pun mengambil korek untuk membakar semuanya.
"Tuan aku mohon jangan bakar rumah saya"ucap pak gio.
"Leo jangan bakar"ucap ayah abraham.
"Ok aku tidak akan membakarnya"ucap ayah abraham.
"Leo dan yang lain bawa mereka ke heli"ucap alex.
Leo dan yang lain membawa mereka ke rumah bu marni untuk menuju helikopternya.
Sedangkan boy,alex,agam dan ayah abraham membakar rumah pak gio.
Sebelum membawa mereka membakar rumah pak gio boy terlebih dahulu mengecek apakah ada orang didalam atau tidak karena lex dan ayah abraham tidak mau ada yang terluka.
Agam merekam semuanya.
30 menit mereka disana bayak warga yang berkumpul menyaksikan rumah juragan mereka hangus terbakar.
Mereka tidak berani menanyakan kepada alex atau kepada yang lainya karena ia takut jika mereka pun akan kena getahnya.
"Yah bagi mana dengan kebun yang ada disini"tanya agam.
"Ayah bagai mana jika bu marni dan pak ibram yang mengurus perkebunan disini"ucap alex.
"Lalu bagai mana dengan rumah mu"tanya ayah abraham.
"Biarkan saja aku tidak tau kapan aku akan menempatinya"ucap alex sendu.
"Ya sudah ayah setuju"ucap ayah abraham.
"Ya sudah ayo kita pulang"ucap alex
Saat alex dan yang lain akan pergi semua warga bingung dengan nasib mereka.
"Boy urus semuanya dan bawa orang kepercayaan gio ke rumah bu marni "ucap alex.
"Siap tuan"jawab boy.
"Kita tunggu dirumah bu marni"ucap alex.
Alex,ayah abraham dan agam pergi menuju rumah bu marni untuk mengurus sisa masalah di kampung gio,karena mereka akan menyelesaikan semua masalah sebelum mereka pergi dari desa itu.
"Ok semuanya maaf kami malam malam datang kemari membawa keributan tapi tenang saja kami akan menyelesaikan semuanya,dan maaf siapa disini yang menjadi orang kepercayaan pak gio"tanya boy.
"Joko pak orang kepercayaan juragan gio" ucap samsul.
"Ada joko disini"tanya boy.
"Tidak tuan dia sedang pergi ke kampung sebelah"ucap samsul.
"Tolong hubungi dia dan suruh datang kerumah bu marni atau pak ibram"ucap boy.
"Siap tuan kami akan menghubunginya"ucap Samsul.
"Saya permisi nanti maslah pekerjaan kalian akan diberi tahukan oleh Joko atau pak ibram"ucap boy.
Boy pergi dari kerumunan,sedangkan rumah gio masih dilahap si jago merah.
__ADS_1
BERSAMBUNG...