
Didalam ruang rawat tata dokter dika sedang menangani tata.
Kondisi tata mulai membaik dan tata pun mulai sadar,pelan pelan tata membuka matanya.
Ia melihat sekeliling dan ia hanya melihat dokter dika dan dua suster yang sedang ada disamping dirinya.
"Dok gimana kandungan ku baik baik saja kan"itu pertanyaan yang pertama kali ia ucapkan karena ia khawatir dengan kondisi janinnya.
"Syukur lah ta kamu sadar,kondisi anak mu didalam kandungan mu aman ta sehat sekali,makanya kamu harus cepat pulih yah"ucap dokter dika.
"Syukurlah dok,lalu bagai mana keadaan suami saya"tanya tata dengan suara yang masih lemas.
"Alex tidak papa dia sudah keluar dari rumah sakit dari kemarin,kau tau alex mendengar kondisi mu seperti orang gila,makanya kamu istirahat dulu,aku suntik obat dulu agar kamu istirahat"ucap dokter dika.
"Iya dok"jawab tata.
Dokter pun mengeluarkan jarum suntik untuk menyuntik tata
Setelah tata tertidur dokter dika dan 2 susternya pun keluar dari ruang rawat tata.
Saat keluar dai sudah diserbu olah keluarga pasien.
"Dik gimana istriku"tanya alex
"Dik gimana menantuku mereka baik baik saja kan"ucap mama naumi.
"Iya tenang dulu jangan seperti ini aku bingung"ucap dokter dika.
"Sudah dik cepat gimana keadan istriku"tanya alex.
"Iya lex istrimu baik baik saja dia sudah sadar dan sekarang dia sedang istirahat"ucap dokter dika.
Alex yang mendengar ucapan dika pun begitu bahagia tapi seketika ia murung.
"Lex kamu kenapa"tanya dokter dika.
"Dik kau jangan bohong pada ku,tadi kata bunda detak jantung tata tak setabil dan sekarang dia sudah sadar kamu jangan memberi garapan palsu pada ku dik"ucap alex.
"Benar kata kak alex,dokter jangan membuat kita senang sesaat"ucap agam
"Kau tidak percaya pada ku"tanya dokter dika.
Seketika alex menggelengkan kepalanya bersama dengan agam.
"Tanya pada dua suster yang ada di belakangku,mereka tidak mungkin bohong karena mereka masih sayang pada pekerjaannya"ucap dokter dika
"Sus apa benar anak saya sudah sadar"tanya ayah abraham.
"Iya tuan tuan dan nyonya nyonya,nyonya Aleta memang sudah sadar tapi barusan dokter menyuntik nyonya Aleta agar dia bisa istirahat terlebih dahulu"ucap suster 1.
"Sekarang kau percaya"tanya dokter dika.
"Ya aku percaya pada suster ini"ucap alex.
__ADS_1
"Ya sudah aku pergi dulu janagan berisik jika masuk ke ruangan tata biar tata cepat sehat"ucap dokter dika
"Terimakasih kau sudah menyelamatkan istri dan anak ku,kau memang yang terbaik"ucap alex.
"Sama sama ini sudah jadi tugas ku,Begini baru kau memuji tadi kau tidak percaya pada ku"kesel dika.
"Habis wajah mu itu tidak meyakinkan"ucap alex.
"Kurang ajar kau bilang wajahku tak meyakinkan"ucap dokter dika.
"Kenapa kau tidak terima"tanya alex tegas.
Dokter dika pun merasa takut dengan perubahan sikap alex.
"Iya aku terima"ucap dokter dika.
"Kenapa dok kau takut pada kak alex"tanya agam.
"Saya masih sayang pada pekerjaan saya"ucap dokter dika.
"Hahaaa dokter ini bisa saja"ucap agam.
"Ya sudah saya permisi"ucap dokter dika.
Dokter dika dan kedua susternya pun pergi dari kerumunan keluarga Atmaja dan Wijaya.
"Yah bunda mau lihat orang orang yang mencelakai alex dan tata"ucap bunda alia.
"Bunda mau kasih pelajaran pada mereka"ucap bunda alia.
"Al memang kau mau apakan mereka"tanya mama naumi.
"Akan ku buat mereka menyesal telah menyakiti anak,cucu dan menatu ku"ucap bunda alia
"Aku ikut"ucap mama naumi.
"Agam juga ikut"ucap agam.
"Papa juga ikut"ucap papa angga.
"Ya sudah kita pergi,lex kamu tunggu disini,tungguin tata pasti dia butuh kamu"ucap ayah abraham.
"Iya yah aku serahin semuanya sama ayah dan yang lain aku tidak bisa berbuat apa apa istriku sedang hamil katanya kalau istri sedang hamil kita tidak boleh melakukan hal hal yang aneh aneh"ucap alex.
"Iya kamu benar lex"jawab mama naumi.
"Ya sudah kami pergi dulu,jika ada apa apa kamu kabari ayah atau yang lain"ucap ayah abraham.
"Siap ayah"jawab alex.
Akhirnya ayah abraham dan yang lain pergi menuju markas alex.
Sedangkan alex dan kenzo masuk keruangan rawat tata. Mereka duduk dikursi panjang yang ada disana.
__ADS_1
"Zo kalo kamu mau pulang,pulang saja"ucap alex.
"Tapi bagai mana dengan mu"tanya kenzo.
"Aku tidak apa apa"ucap alex.
"Kau yakin tidak apa apa sendiri"tanya kenzo.
"Tidak apa apa istriku sudah sadar tenang saja"ucap alex.
"Ya sudah kalau begitu aku pulang dulu,jaga adik ku dengan baik yah"ucap kenzo.
"Itu sudah pasti,aku akan menjaga istriku dengan baik"ucap alex.
Akhirnya kenzo pergi dari ruangan rawat tata menuju rumahnya sedangkan alex duduk disamping ranjang tata.
Alex pun memandangi wajah istrinya yang sedang tertidur itu.
"Terimakasih sayang kau sudah kembali pada ku aku sangat mencintaimu"ucap alex sambil mencium tangan sang istri.
Tak lama alex pun tertidur dikursi yang ada di samping tempat tidur tata.
Ditempat lain agam,ayah abraham,bunda alia,mama naumi dan papa angga sedang menuju ke markas alex.
"Gam kamu sudah menghubungi leo untuk menyiapkan rekaman dan leptop yang ayah minta tadi"tanya ayah abraham.
"Tentu yah sudah beres semuanya tinggal kita kesana"ucap agam
"Apa yang akan kalian lakukan pada kelima penjahat itu"tanya papa angga.
"Apa kalian akan melaporkan mereka ke polisi" tanya mama naumi.
"Entah tapi untuk sementara mereka dibiarkan dulu di penjara markas alex"ucap ayah abraham.
"Kenapa tidak dimasukan ke kantor polisi saja"tanya bund alia.
"Aku akan memasukannya ke kantor polisi setelah anak ku benar benar sembuh"ucap ayah abraham.
"Ok baik lah terserah pada mu kau yang lebih tau apa yang harus kau lakukan"ucap papa angga.
Sesampainya di markas mereka disambut oleh leo dan beberapa anak buahnya.
"Selamat siang nyonya dan tuan"ucap leo.
"Siang leo,dimana mereka"tanya ayah abraham.
"Dipenjara ayo masuk"ucap leo.
Leo pun menunjukan dimana tempat dimana pak gio,toni,rima,ijah dan bu nia berada.
Setelah sampai di ruangan penjara bunda alia dan mama naumi menghampiri penjara wanita sedangkan papa angga,agam dan ayah abraham tentu saja menghampiri penjara pria.
Gio dan yang lain yang melihat ayah abraham dan yang lain menghampiri mereka pun langsung berdiri mendekat ke jeruji besi.
__ADS_1