Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Bertemu Bunda Dan Ayah


__ADS_3

Ucapan alex membuat rendy semakin bingung apa yng dimaksud oleh alex mana ada orang yang tidak takut dengan pekerjaan yang mengerikan itu.


"Kau ini gila atau gimana"tanya rendy dengan nada bicara yang tinggi.


"Iya benar bagai mana bisa orang suka dengan pekerjaan seperti rendy ini"ucap talia.


"Lalu bagai mana denganmu,kau berpacaran dengan seorang mafia tapi apa kau takut"tanya tata.


"Tidak kan dia tidak menyakitiku"ucap talia.


"Lalu apa dia akan menyakitiku"tanya tata.


"Mana mungkin rendy menyakiti istri dari kawannya sendiri"ucap talia.


"Ya begitu lah,tapi aku sangat menyukai apa boleh aku gabung"ucap tata bercanda.


Dengan serempak alex,rendy dan talia berteriak.


"Tidak boleh......."ucap mereka bertiga.


Hal itu membuat tata tertawa terbahak bahak.


"Kenapa tidak boleh"tanya tata disela tertawanya.


"Kak kenapa kau begitu aneh"ucap rendy


"Benar sekali kak"tanya talita.


"Memang pekerjaan seperti itu main main sayang"tanya alex.


"Ya siapa yang bilang itu main main"tanya tata.


"Kau..."ucap alex sedikit emosi.


Tata yang melihat alex sedikit emosi pun tertawa.


"Sayang aku hanya bercanda"ucap tata tak tega melihat suaminya kesal.


Alex,rendy dan talita yang mendengar ucapan tata pun lega karena dia tak bersungguh sungguh dalam ucapannya.


"Syukur lah kalau kau bercanda ingat sayang dalam kandungan mu ini ada anak kita"ucap alex sambil memegang perut tata.


Tata pun tersenyum melihat alex


"Iya mas aku tau"ucap tata.


"Kak tunggu bagai mana kau tau pekerjaanku sedangkan aku tidak bilang"tanya rendy penasaran.


"Apa kau bicara dalam hatimu"tanya alex.


"Iya,lalu apa masalahnya"tanya rendy.


"Kau tau tata bisa mendengar ucapan yang kau ucapkan dalam hati"ucap alex


Rendy pun terkejut dengan ucapan alex.


"Pantas saja dia tau"ucap rendy.

__ADS_1


"Sudah jangan membahas aku"ucap tata.


"Biarkan saja kak aku penasaran bagai mana cara kak bisa punya indra itu"tanya rendy.


"Hey bodoh,kenapa sih kau itu masih saja bodoh apa perlu aku ganti ketua mafia yang sedang kau pimpin ini"kesal alex.


Talita dan tata yng mendengar ucapan alex pada rendy pun tertawa.


Rendy yang mendengar ucapan alex pun merinding ketakutan bagai mana tidak semua anak buah rendy dan dirinya adalah bawahan alex,dan alex berwewenang menganti ketuanya kapan saja jika dia sudah tidka cocok dengan pekerjannya rendy,itulah yang dipikirkan rendy saat ini.


"Ok kakak ku yang tampan aku tidak akan cari tau lagi" ucap rendy.


"Geli denger ucapan mu itu ren"ucap alex


"Ta apa pekerjaan mu saat ini apa sama dengan kekasihmu ini"tanya tata.


"Tidak kak,aku kerja sebagi dokter pribadi mereka,tapi aku juga kerja di suatu rumah sakit di sini"ucap talia.


"Apa di rumah sakit yang pimpinanya alex"tanya tata.


"Tidak kak"ucap talia.


"Kenapa tidak apa alex tidak memberimu pekerjaan disana"tanya tata.


"Bukan seperti itu kaka,kak alex sudah menyuruhku mengurus rumah sakitnya tapi aku rasa aku ingin punya pengalaman dari tempat lain saja"ucap talia.


"Oh begitu bagus lah kalau begitu"ucap tata.


Saat mereka asik berbincang bincang datang lah bunda alia dan ayah abraham dari arah life menuju ruang tamu.


"Iya ayah,bunda kenalkan ini kawanku dan kekasihnya"ucap alex pada ayah abraham dan bunda alia.


Rendy dan talia yang melihat ayah abraham mengulurkan tangan dengan reflek rendy dan talita berdiri dan menyambut sambutan tangan dari ayah abraham.


"Saya rendy om,dan ini talia kekasih saya"ucap alex


"Hay rendy dan talia kenalkan saya ayah dari Tata dan alex ini bunda alia istri saya yang paling cantik"ucap ayah abraham.


"Hallo tante"sapa talia.


"Jangan panggil tante panggil bunda aja dan panggil om ayah aja karena kami tidak biasa di panggil om dan tante"ucap bunda alia.


"Baiklah tan... Eh bunda"ucap talia.


"Ya sudah ayo kita makan dulu bibi udah nyiapin banyak makanan"ajak bunda alia.


"Loh ko kami kesini malah ngerepotin kalian yah"tanya rendy


"Tidak rendy,kami tidak repot sama sekali"ucap bunda alia.


"Iya, benar sekali nak"timpa ayah abraham.


Akhirnya mereka pun pergi keruang makan utuk makan bersama.


1 jam berlalu mereka sudah selesai makan malam.


Mereka pun memutuskan untuk duduk santai di taman rumah ayah abraham.

__ADS_1


"Ren gimana lusa kamu bisa datang ke acara pernikahan agam"tanya alex.


"Apa pernikahan agam lusa"tanya rendy bingung.


"Iya memang kenapa jangan bilang kau sudah terbang ke negaramu lagi"ucap alex.


"Iya tepat sekali kak,besok pagi aku harus terbang ke negaraku,ada masalah disana"ucap rendy.


"Apa tidak bisa di tunda dulu acaramu"tanya ayah abraham


"Tidak bisa ayah,ayah tau sendiri pekerjaan ku ini tidak bisa di gantikan oleh bawahanku,kecuali tuan muda itu yg bosa menggantikannya"ucap rendy sambil menunjuk alex.


"Hey mana bisa aku menggantikan mu"tanya alex


"Bisa lah kau kan pimpinan tertinggi di organisasi ini"ucap rendy.


"Walau pun aku tertinggi,aku tidak pernah meluncur disana,selalu saja kamu yang turun"ucap alex.


"Iya karena kamu sibuk dengan kantor kantor mu di dalam dan diluar negri"ucap rendy.


"Iya lah tapi kan ada hasil buat anak buah mu"ucap alex.


"Iya iya deh"ucap rendy mengalah.


"Oh iya ren di sini ada anak buah mu tidak"tanya tata


"Banyak kak"ucap rendy.


"Boleh tidak jika anak buah mu 1 atau dua yang wanita aku ada perlu,jika ada wanita"ucap tata.


"Tentu saja boleh kakak tinggal saja memilih yang mana"ucap rendy


"Sungguh"tanya tata meyakinkan.


"Iya kak asal kak alex menyetujuinya"ucap rendy.


"Sayang boleh yah"tanya tata pada alex.


"Untuk apa sayang"tanya alex.


"Boleh dulu atau gak"tanya tata dengan wajah yang memelas


"Tentu saja boleh sayang"ucap alex pasrah,


"Tentu saja boleh kan tuan alex adalah tertinggi diorganisasi itu"ucap rendy.


"Iya pimpinan tertinggi tapi mencari wanitanya bertahun tahun tidak bisa ketemu"sindir ayah abraham.


"benar sekali dia pandai dalam pekerjaan tapi tidak pandai dalam mencari wanitanya"ucap rendy.


Ucapan ayah abraham dan rendy membuat gelak tawa tata,bunda talita,dan rendy.


Sedangkan alek dai kesal karena kebodohanya itu dia tidak bisa menemukan tata bertahun tahun.


"Sudah yah jangan tertawa terus"kesal alex.


Tak lama mereka pun terhenti dari ketawa karena ada suara teriakan dari dalam rumah.

__ADS_1


__ADS_2