
Lanjut yah masih dimasa lalu tari dan riko... Bijaklah dalam membaca.
Di depan pintu berdiri lah seorang wanita yang tengah hamil muda itu siapa lagi kalou bukan tari,tari mendengar dari awal sampai akhir penuturan mamah dan papah mertuanya begitu jelas karena pintu sedikit terbuka.tari yang melihat mamah mertuanya berdiri pun tari langsung pergi ke kamar menyusul sang suami,Sepanjang perjalanan tari pun berpikir apa yang harus dilakukanya,agar menyelamatkan rumah tangganya yang baru iya mulai berapa bulan yang lalu.
Tari masuk kekamar menghampiri sang suami yang sedang terbaring di kasur sambil memainkan benda pipihnya.
"sayang..."panggil tari pada riko
"iya sayang ada apa"taya riko melihat muka tari yang begitu khawatir.
tari pun bingung harus bagai mana dengan situasi sperti ini.
"aku harus
"ada apa sayang kenapa kau terlihat begitu khawatir"lanjut riko sambil menarik tari kedalam pelukannya.
"sayang jika suatu saat nanti ada yang ingin menghancurkan rumah tangga kita aku mohon mas kamu tak akan meninggalkan aku dan anak kita apapun uang terjadi nanti"ucap tari sambil melihat mata riko,riko yang mendengar ucapan tari pun tersentak bagai mana bisa istrinya bicara seperti itu.
"sayang tidak akan ada yang memisahkan kita,aku sangat menyayangimu dan aku sangat sayang pada anak kita yang berada didalam rahim mu ini sayang"ucap riko sambil mengelus perut datar tari,
"jadi kamu jangan pernah bicara seperti itu ok,dan kamu gak usah takut dengan orang yang akan menghancurkan rumah tangga kita"lanjut riko.
Tari haya terdiam mendengar ucapan riko karena dia merasa dia akn dipisahkan dengan riko.
Riko yang melihat tari melamun pun akhirnya beraksi agar tari tidak terlalu memikirkan hal hal yang akan mengganggu kehamilannya.
"sayang..."panggil riko sambil mengelus pipi tari
"ada apa mas"taya tari
"aku kangen sama riko kecil ini"ucap riko sambil mengelus perut tari.
"hemmmmmm aku tau ini ada maunya"ucap tari sambil mencubit hidung riko.
"heheee kamu tau aja sih sayang"ucap riko sambil tersenyum kecil
"tak mau ah sayang aku cape"ucap taribsambil berdiri akan menjauh dari riko,namun tangan tari sudah di pegang oleh riko.
"mau kemana kamu sayang"taya riko
__ADS_1
"jangan menolak kewajiban mu sayang sebagai seorang istri nanti kamu dosa"lanjut riko
"baik lah tpi jangan main kasar ya sayang,kamu tau anak kamu ad disini nanti kalo kamu main kasar anak kamu tak yaman"ucap tari pasrah.
Setelah itu riko dan tari pun berolah raga
Adegannya biar tari dan riko yang tau...😂😂😂
Pagi harinya,tari seperti biasa menyiapkan makanan untuk suami dan mertuanya.setelah selesai memasak tari pun meyiapkan makanan untuk papah mertuanya. sebelum memberikan makann kepada papah mertuanya,tari meyiapkan makanan untuk sang suami terlebih dahulu,setelah sang suami selsai makan tari pun mengambil makanan untuk papah mertuanya.
Tari pun masuk ke kamar mertuanya untuk memberikan makannya.
"pah makan dulu yah"ucap tari,papah radit yang melihat sang menantu pun merasa sedih dan mengeluarkan cairan bening di sudut matanya.
"papah kenapa ko nangis"taya tari
"maaf kan papah nak"ucap papah radit,tari yang mengerti arah ucapan papah radit mun pura pura tak tau.
"maaf kenpa pah"taya tari
"maafkan papa,gara gara papah begini,jadi papah gak bisa ngelakuin apa saja untuk mu nak"ucap sendu papah radit
"maafkan papah nak"ucap papah radit
"pah tari sudah menggap papah seperti papah tari sendiri jadi apapun yang papa lakukakn pasti tari akan selalu memaafkan papa"ucap tari
"maaf kan papa nak papa tak tau harus berbuat apa mamah mertuamu itu berwatak sangat keras apapun yang dia inginkan pasti dia akan dapatkan dengan berbagai cara walau dengan mengorbankan rumah tanggamu"batin papah radit.
Tari yang mendengar batin papah radit pun terdiam mencerna apa yang papah radit ucapkan.
"sudah ya pah jangn bayak pikiran sekarang papah makan dulu biar tari suapi yah,yang penting papah cepat sehat,apapun nanti yang terjadi aku percaya semua akan baik baik saja pah"ucap tari
"iya nak semoga saja"ucap papah radit
Tari pun menyuapi papah mertuanya dengan telatennya,setelah selesai menyuapi papah radit tari pun menuju kamarnya untuk menyiapkan keperluan suaminya karena suaminya berangkat agak siang jadi tari bisa mengurus papah mertuanya dulu.
Tari pun mengambil pakean kantor beserta dasi dan sepatu untuk suminya.riko yang telah selesai mandi pun langsung berpakaian dan bersepatu,disaat tari sedang membereskan kasur ditepi ranjang tari mendapat pelukan dari belakang dari siapa lagi jika bukan dari riko,
"kenapa sang ada apa"taya tari
__ADS_1
"sayang pasangin dasinya"ucap manja riko sambil mencium tengkuk leher tari.Tari yang mendapat kecupan itu pun langsung berbalik menghadap riko yang masih memeluk tari.
"sini aku pasangin suamiku yang tampan"ucap tari sambil mengambil dasi yang berada di tepi ranjang.
"sayang terimakasih"ucap riko yang masih asik melingkarkan tangannya di pinggang tari
"terimakasih untuk apa sayang"taya tari sambil memasang dasi riko
"terimakasih karena kamu telah sabar merawat papah dan mengurus ku dengan kondisi kamu yang sedang hamil ini sayang,aku tau kamu pasti kesulitan kondisimu yang lemah ini"ucap riko
"aku senang mas melakukan ini,ini lah kewajiban ku menjadi seorang istri,mengurus mu dan mengurus mertuaku yang sedang sakit"ucap tari sambil tersenyum.
"trimakasih sayang aku sangat mencintaimu"ucap riko sambil memeluk tari,tari yang dipeluk oleh riko pun membalas pelukanya.setelah itu riko pun turun bersama tari
Diruang tamu terdapat mamah sisil dan rika,Rika sengaja datang untuk mendekati riko,rika yang melihat riko dan tari turun dengan bergandengan tangan pun merasa kesal.mamah siail yang sedang menghadap rika melihat tatapan rika yang tak suka pun mengalihkan pandangannya kearah dimana rika melita.
Ternyata rika melihat tari dan riko sedang bermesraan.
"tenang rika tante akan memisahkan tari dan riko untuk mu sayang"ucap mamah sisil sambil berbisik.
"iya tante,aku sudah tidak sabar untuk memiliki riko tante"ucap rika sambil tersenyum sinis.
"tenang sayang"ucap mamah sisil.
setelah tari dan riko sampai dihadapan mamah sisil dan rika,mereka yang tadinya sedang berbisik pun langsung menghentikan aksinya.
"nak ku mau kekantor"taya mamah sisil
"iya mah aku mau ke kantor"ucap riko
"tumben kamu siang nak,biasanya kamu berangkat pagi pagi"taya mamah sisil
"biasa mah aku lagi pengen deket dengan tari"ucap riko sambil mengedipkan matanya sebelah ke tari,tari yang melihat riko seperti itu pun mencupit pelan pinggang riko.
"sayang sakit"ucap riko sambil mengelus pinggang yang dicubit tari.
"mas ah jangan bikin malu"ucap tari
rika yang melihat itu pun kesal dan malas melihat adegan kemesraan yang dilakukan dua sejoli itu rasanya ia sangat muak melihatnya,
__ADS_1