
Setelah alex tertidur dokter dika pamit keluar untuk mengecek keadan tata bagai mana.
Agam yang sudah selsai mendonorkan darah pun pergi ke kamar rawat alex.
"Nak kau baik baik saja"tanya ayah abraham.
"Aku baik baik saja yah"ucap agam.
"Li tolong bawa agam keruangan alex yang ada dilantai atas untuk istirahat disana ada kamar tidurnya"ucap ayah abraham .
"Baik ayah,ayo kita istirahat dulu"ucap lili sambil menarik tangan agam,
Lili melihat wajah agam pucat pun begitu kasihan pada agam.
"Iya"jawab agam
Lili dan agam pergi keruangan alex.
Diruang alex lili langsung membawa agam ke kamar yang dimaksud ayah abraham.
Agam pun merebahkan tubuhnya dikasur saat lili akan pergi agam langsung menarik lili kedalam pelukannya.
Lili pun terkejut dengan perilaku agam tapi ia tidak mencoba memberontak karena ia tau ini yang dibutuhkan agam .
"Li aku takut hikk"tangis agam.
"Kami yang sabar gam"ucap lili.
"Kau takut li,semua begitu nyata li,dulu kakak ku meregang nyawa karean melindungi ku dan sekarang aku melihat lagi kakak ku terbaring dirumah sakit lagi li"tangis agam.
"Aku tau ini sulit gam tapi kamu harus kauat demi bunda dan yang lain,apa lagi kak alex"ucap lili.
Agam langsung melepas pelukan dari lili,ia langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi leo anak buah alex.
"Hollo tuan agam ada yang bisa saya bantu"tanya leo
"Leo cari tau siapa yang telah mencelakai kakak tata dan kak alex di jalan B sekarang"ucap leo.
"Baik tuan sesuai perintah"ucap leo.
Agam langsung mematikan telvonya.
"Sudah kamu istirahat dulu"ucap lili.
Akhirnya agam istirahat dikamar,sedangkan lili kembali ke kamar rawat alex,tapi hanya ada audi saja disana.
"Di dimana yang lain"tanya lili
"Sedang menemui dokter lisa"ucap audi.
Di ruangan dokter lisa ayah abraham,bunda alia,mama naumi dan papa angga sedang menanyakan kondisi tata.
__ADS_1
"Dok bagai mana keadan anak saya dan kandungannya"tanya bunda alia.
"Nyonya Aleta belum sadarkan diri karena benturan yang dia membuat dia masih koma,apa dia pernah mengalami kecelakaan sebelumnya"tanya dokter lisa.
"Iya dok 11 tahun yang lalu dia pernah mengalami kecelakaan dan koma selama 2 bulan dan hilang ingatan dok"ucap ayah abraham.
"Itu lah yang membuat nyonya aleta koma,jika ia tak sadar dalam 1 minggu kemungkinan kandungan yang kami selamatkan sekarang tidak bisa kami selamatkan kemudian gari,jadi tolong bantu doa agar nyonya aleta bisa sadarkan diri secepatnya"ucap dokter lisa.
"Tidak,anakku baik baik saja,bagia mana dengan alex jika tau ini dia pasti akan terpukul"ucap bunda alia.
"Nyonya dan tuan harus sabar fan bantu doa akan kesembuhan nyonya Aleta,dan ruangan nyonya aleta ada disebelah ruangan tuan alex,dan maaf jika ingin masuk keruangan nyonya tata satu satu jangan bersaman karena nyonya aleta sedang dalam kondisi tak setabil"ucap dokter lisa.
Mamah naumi dan papa angga seolah tak percaya dengan ucapan dokter 11 tahun yang lalu terjadi lagi bunda alia sudah menangis tak karuan.
"Ya sudah dok kami permisi"ucap papa angga.
Mereka keluar dari ruangan dokter menuju tuang rawat tata.
"Al kamu masuk duluan biar kami tunggu diruangan alex"ucap mama naumi.
"Iya bun kamu masuk duluan,ayah tunggu diluar"ucap ayah abraham.
Akhirnya bunda alia masuk tapi ia disterilisasi dulu dan ayah abraham tentu saja menunggu di luar.
Papa angga dan mamah naumi menuju ruangan alex.
Tak lama iren dan kenzo datang dan langsung masuk tanpa permisi.
"Entah aku tidak tau"ucap audi.
"Apa kalian sudah mencari tau siapa dalang dari semua ini atau murni kecelakaan"tanya iren.
"Aku tidak tau ayah abraham sudah menyuruh anak buahnya untuk mencari tau"ucap audi.
"Bagai mana keadan alex dan tata"tanya kenzo.
"Kak alex baik baik saja,tapi aku tidak tau keadan kak tata,tadi dia kekurangan darah dan agam mendonorkan darahnya"ucap audi.
"Lalu dimana yang lain"tanya iren.
"Sedang menemui dokter yang memeriksa kak tata"ucap lili.
Tak lama papa angga dan mama naumi datang keruangan rawat alex,sedangkan yang lain menuggu tata diruang sebelah.
"Papa bagai mana keadan kak tata"tanya audi.
"Tata belum sadarkan diri koma"ucap papa angga .
"Lalu bagi mana keadan kandungan kak tata apa semua baik baik saja"tanya iren.
"Kandungannya bisa diselamatkan,jika saja dia terlambat sedikit saja pasti kandungannya tidak bisa di selamatkan "ucap papa angga.
__ADS_1
"Syukurlah kalo begitu baby masih bisa diselamatkan"ucap iren.
"Tapi jika tata belum sadar dalam waktu 1 minggu kemungkinan kandungannya tidak bisa diselamatkan"ucap papa angga.
"Tidak kak tata harus sadar"ucap agam yang baru saja masuk keruangan rawat alex.
"Agam"ucap lili.
Agam langsung lari menuju ruang rawat tata dan lili mengikuti agam.
Agam lihat ayah abraham duduk di kursi tunggu didepan ruang rawat tata.
"Ayah kak tata bagai mana"tanya agam sambil duduk dikursi sebelah ayah abraham diikuti lili.
Ayah abraham menceritakan semuanya agam pun syok mendengar semuanya.
"11 tahun yah 11 tahun terjadi lagi"ucap agam.
"Iya gam kita harus kuat dan kita harus banyak berdoa agar tata bisa cepat sadar"ucap ayah abraham.
"Iya yah,bunda dimana yah"tanya agam.
"Bunda didalam sama tata"ucap ayah abraham.
2 jam berlalu ayah,bunda,agam dan lili kembali ke ruangan rawat alex.
Alex pun bangun dan langsung mencari tata.
"Tata mana tata"tanya alex.
Semua keluarga yang mendengar suara alex langsung menghampiri alex.
"Tata lagi istirahat dikamar sebelah"ucap mama naumi.
"Aku mau lihat tata mah"ucap alex
"Sebentar ayah panggilan dokter dulu"ucap ayah abraham sambil menekan tombol disamping ranjang alex
Tak lama dokter dika datang bersama suster.
"Gimana lex udah baikan"tanya dokter dika.
"Aku baik baik saja,sudah aku tidak penting yang penting aku bisa tau tata gimana"ucap alex.
Semua orang terdiam karena mereka bingung apa yang harus dikatakan kepada alex.
"Kenapa kalian diam apa yang terjadi pada istriku mah,bun,yah pah,kenapa kalin diam iren,agam,lili,audi kenapa kalian diam dika"tanya alex.
"ayo lah kalian bicara padaku kenapa dengan istriku,apa yang terjadi dengan anak dan istriku"lanjut alex yang tak mendapat jawaban dari mereka semua.
Lagi lagi mereka hanya terdiam dengan pertanyaan alex.
__ADS_1
BERSAMBUNG....