
Setelah kepergian alex tata pun langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang.
Sedangkan alex memanggil Bayu dan riri untuk membahas rapat tadi bersama meneger keuangan.
Tak lama bayu dan riri sudah berada di ruangan alex dan mereka pun memulai membahas kerjaan.
Sekitar 30 menit semua sudah selesai giliran membahas maslah pernikahan agam.
"Bay kerahkan WO untuk mengurus semua pernikahan agam dan lili saya tidak mau ada masalah satu pun yang akan menghambat pernikahan mereka dan satu lagi tolong atur semua undangan jangan ada stasiun TV masuk dalam acara itu karena ini hanya kerabat saja permintaan dari pengantin tapi pestanya harus meriah ok"ucap alex
"Sipa tuan semua beres dalam waktu 2 hari"ucap bayu
"Bagus bay kalo begitu kalian boleh pergi dan satu lagi bay siapkan mobil untuk kita pergi"ucap alex
"Baik tuan"jawab bayu.
"Ri restorannya sudah siap belum"tanya alex pada riri.
"Semua sudah siap tuan saya sudah memesan ruangan VIP untuk tuan dan rekan bisnis tuan"ucap riri.
"Bagis kalau begitu kalian boleh pergi"ucap alex.
"Kami permisi tuan"ucap bayu dan riri bersaman dan keluar dari ruangan alex.
Alex yang melihat jam masih ada waktu 1 jam lebih akhirnya ia memutuskan untuk menyelesaikan pekerjaannya yang tertunda karena ada rapat.
Saat alex duduk dan membuka berkas berkas ternyata sebagian sudah dikerjakan istrinya.
Saat alex membaca hasil kerjaan istrinya ia tersenyum tipis.
"Ternyata kau cerdas juga sayang walau kau tak pernah terjun dalam dunia seperti ini tapi kecerdasan dari ayah menular pada mu"batin alex.
Alex pun menyelesaikan pekerjaan yang belum selsai dikerjakan oleh istrinya.
Jam sudah menunjukan pukul 11.30 alex beranjak dari kursi kebesarannya dan masuk ke kamar untuk membangunkan istrinya untuk siap.
"Sayang ayo bangun"ucap alex yang sudah duduk di samping ranjang istrinya dengan mengelus pipi tata.
Tata yang merasa ada yang menyentuhnya pun sedikit sedikit membuka mata,terlihat suaminya ada disampingnya walau penglihatannya masih samar samar.
"Sayang ayo bangun kita harus pergi sekarang"ucap alex.
"Emmmm... Memang sudah jam berapa mas"tanya tata sambil menggeliat.
"Sudah jam 11.30 kau tidak mau sip sipa dulu sayang"tanya alex.
"Iya mas aku bangun"ucap tata sambil mencoba untuk duduk.
Alex yang melihat istrinya mencoba bangun dengan sigap ia langsung membantu tata untuk duduk.
"Apa kau pusing"tanya alex.
Tata hanya menggelengkan kepalnya tanda sebagai jawaban.
"Oh syukurlah aku kira kau pusing,karena aku bangunkan"ucap alex.
__ADS_1
"Tidak mas aku tidak pusing"jawab tata takut suaminya khawatir.
"Ya sudah kalau begitu cuci muka mu dulu,jika kau mau berias ada perlengkapan riasnya di lemari itu"ucap alex sambil menunjuk lari kecil di samping meja rias.
"Baiklah"jawab tata sambil bangun dari tempat tidur.
"Aku tunggu diluar ok"ucap alex.
Tata hanya menggunakan kepalanya sambil berjalan menuju kamar mandi.
Sedangkan Alex kembali ke ruang kerjanya.
Tidak butuh waktu lama tata sudah siap dan sudah rapih kembali.
"Mas aku sudah siap"ucap tata sambil keluar dari kamarnya.
Alex yang sedari tadi menunggu tata sambil mengecek ponselnya pun mengalihkan pandanganya kearah suara sang istri.
"Kau sudah siap,kalau begitu kita berangkat"ucap alex.
"Ayo"ucap tata.
Alex dan tata keluar dari ruangan kerja tata.
Alex pun menghampiri riri terlebih dahulu.
Riri yang melihat alex menghampirinya pun langsung berdiri.
"Ri tolong urus semuanya yang ada di kantor kemungkinan saya tidak kembali ke kantor"ucap alex
"Ya sudah saya dan istri saya pergi dulu"ucap alex sambil berjalan menghampiri istrinya.
"Baik tuan hati hati dijalan tuan dan nyonya"ucap riri.
"Kak aku pergi dulu dadah..."ucap tata sambil melambaikan tangannya kepada riri.
Tanpa sepengetahuan alex,riri membalas lambaian tangan tata.
Tak lama alex dan tata sudah sampai di lobi dimana mobilnya terparkir dan disana sudah ada supir dan bayu.
Pak supir yang melihat tuan dan nyonya nya datang pun langsung membukakan pintu untuk mereka masuk.
Tata pun masuk terlebih dahulu sedangkan alex,ia menghampiri bayu.
"Bay kamu urus semua yang tadi aku bicarakan"ucap alex
"Siap tuan sesuai perintah"jawab bayu.
"Oh iya bay aku tidak akan kembali kekantor lagi,biar urusan kantor riri yang atur kamu urus itu saja"ucap alex
"Baik tuan"jawab bayu.
"Sekarang tidak ada jadwal rapat lagi kan"tanya alex.
"Tidak tuan semua sudah selsai"jawab bayu.
__ADS_1
Disaat alex akan masuk ia kembali berbicara pada bayu.
"Oh iya bay tolong bilang kepda riri untuk mengirimkan jadwal ku untuk satu minggu kedepan"ucap alex.
"Baik tuan nanti saya sampaikan kepada riri"ucap bayu.
"Saya pergi dulu"ucap alex sambil masuk kedalam mobil.
"Hati hati taun dan nyonya"ucap bayu.
Alex hanya tersenyum,sedangkan tata ia tidak mendengar karena ia asik bermain dengan ponselnya.
30 menit kemudian mereka sudah sampai di restoran dimana mereka akan bertemu dengan rekan bisnisnya.
Ternyata saat tata dan alex masuk disana sudah ada sepasang suami istri yang umurnya berkisar 50 tahunan.
Ya kedua paruh baya itu adalah sepasang suami istri dan suaminya adalah rekan bisnis alex.
"Selamat siang Tuan maaf kami terlambat"ucap alex sambil masuk dan memberi berjabat tangan kepada kedua paruh baya tersebut.
"Tidak taun alex kami yang berangkatnya terlalu cepat silahkan duduk tuan dan nyonya"ucap pak hartoyo.
"Terimakasih tuan"ucap alex dan tata.
"Tuan apa ini istri anda"tanya pak hartoyo
"Iya tuan ini istri saya namanya Aleta"ucap alex.
"Hello taun dan nyonya saya aleta istri dari alex"ucap tata sambil memperkenalkan diri.
"Salam kenal nyonya,kenalkan tuan ini istri saya namanya ratna"ucap pak hartoyo.
"Salam kenal nyonya"ucap alex dan tata bersaman.
"Salam kenal juga tuan dan nyonya"jawab ibu ratna.
"Apa kalian berdua saja"tanya alex
"Tidak taun kami bertiga dengan putra kami tapi dia sedang ketoilet,mungkin sebentar lagi dia kan kembali"jawab pak hartono.
"oh apa putra anda ini yang akan memegang kerja sama kita membangun apartemen itu"tanya alex pada pak hartono.
"iya tuan dia yang akan memegang kerja sama kita"jawab tuan hartono sembari takut jika alex tidak setuju dengan pendapatnya yang mengajukan anaknya yang akan memegang kerja sama mereka.
"baik lah kita lihat nanti"jawab alex.
"kalo begitu kita pesan saja dulu bagai mana"ucap tata yang ingin mencairkan suasana karena tata tau kalau pak hartono ragu dan takut kepada alex suaminya.
"kau benar nyonya kita pesan dulu"ucap nyonya ratna
akhirnya tata memanggil pelayan untuk mencatat pesanan mereka.
Sambil menunggu anka dari pak hartono alex dan yang lain pun memesan makanan untuk menemani ngobrol dan berbicara bisnis nanti.
Tak lama anak dari pak hartono pun masuk keruangan VIP yang dipesan oleh riri sekertaris dari alex.
__ADS_1