
nak ku mau kekantor"taya mamah sisil
"iya mah aku mau ke kantor"ucap riko
"tumben kamu siang nak,biasanya kamu berangkat pagi pagi"taya mamah sisil
"biasa mah aku lagi pengen deket dengan tari"ucap riko sambil mengedipkan matanya sebelah ke tari,tari yang melihat riko seperti itu pun mencupit pelan pinggang riko.
"sayang sakit"ucap riko sambil mengelus pinggang yang dicubit tari.
"mas ah jangan bikin malu"ucap tari
rika yang melihat itu pun kesal dan malas melihat adegan kemesraan yang dilakukan dua sejoli itu rasanya ia sangat muak melihatnya,
"sudah jangan bermesraan terus"ucap mamah sisil,karena mamah sisil memahami ekspresi muka rika.
Tari dan riko pun haya tersenyum.
"nak kamu sekalian yah anter rika ke kantornya,kan kantor kalian satu arah"ucap mamah sisil
"memang mobil rika kemana"taya riko
"mobil rika mogok nak tadi dibawa ke bengkel"ucap mamah sisil.
"iya mas mobil rika masuk bengkel jadi rika tadi terpaksa naik taxsi buat nganter makanan yang bunda masakin buat mamah sisil"ucap rika
"baik lah rika boleh ikut sama aku,gak papa kan sayang"taya riko pada tari.
Tari yang mendengar pertanyaan dari suaminya pun bingung harus apa dan tari pun melihat ke mamah mertuanya dan rika,mamah sisil pun memelototi tari agar mendapat ijin darinya .tari yang melihat itu pun mau tidak mau ia mengijinkannya.
"baik mas aku ijin kan"ucap tari pasrah.
rika pun tersenyum kemenangan kepada mamah sisil.
Mamah sisil yang melihat rika akan memulai mendekati riko pun semang,bagai mana tida kekayaanya akan bertambah dan dia tak akan jatuh miskin.
riko pun pamit kepada tari dan mamah sisil
'sayang aku pergi dulu kamu jaga diri kamu dan anak kita yah"ucap riko sambil mencium kening tari dan perut tari.
"iya mas kamu hati hati dijalan jangan kemaleman pulangnya"ucap tari.
"iya sayang"ucap riko sambil berjalan menuju mobilnya
__ADS_1
"tante Rika pergi dulu"ucap rika
"iya sayang hati hati dan selamat bersenang senang"ucap mamah sisil berbisik,dan dibalas senyuman oleh rika,lalu rika mengikuti riko dari belkang.
Dimobil riko.
"mas,bisa kita mampir dulu ke kantor aku"ucap rika
"mau apa"taya riko
"kita kan akan mengadakan meeting jadi aku sekalian ngambil berkas berkasnya soalnya papah menyuruh aku untuk mewakilinya"ucap rika sambil berusaha menggoda riko.
Papa rika memang sengaja menyuruh rika untuk mewakilinya karena memang papa rika tau kalau anaknya begitu mencintai riko.
"rika jaga sikap kamu jangan seperti ini saya sudah punya istri rika"bentak riko merasa risih dengan sikap menggoda riko
"maaf mas aku tidak berniat menggoda kamu"ucap rika pura pura sedih.
"baik lah tapi jaga sikap kamu rika"ucap riko
Lalu riko pun mengendarai mobilnya menuju perusahan papa rika sesuai ucap rika.
Dikediaman Ariendra.setelah kepergian riko dan rika
"iya mah ada apa"taya tari
"jaga sikap kamu jika ada rika disini"ucap mamah sisil
"maksud mamah apa,aku gak ngerti,sikap yang seperti apa yang harus aku jaga"taya bingung tari
"jangan pernah bermesraan di hadapan mamah dan rika jika rika berada dirumah ini"ucap mamah sisil
'kenapa mah,biasnya juga tari dan mas riko bermesraan dihadapan mamah,mamah tidak pernah masalah"ucap tari
"itu dulu sekarang tidak mamah tidak suka melihat kalian seperti tadi"ucap mamah sisil.
"sebenarnya mamah kenapa,sejak rika datang kemari sikap mamah berubah pada tari,biasnya mamah yang lembut pada tari tapi sekarang sejak ada rika mamah selalu membentak tari,apa salah tari mah"taya tari sambil terisak.
"kamu mau tau salah kamu dimana tari"taya mamah sisil yang mendekati tari dan mencengkram dagu tari.
"karena mamah menyesal menikahkan kamu dengan riko,lihat kamu itu dari kalangan bawah tak pantas bersanding dengan riko yang orang terpandang,kau pikir selama ini saya baik sama kamu saya bisa menerima kamu dari golongan kaum duafa itu"ucap mamah sisil dengan emosi,tari yang mendengar omongan mamah sisil pun tak kuasa menahan tangisnya.
"jangan harap mamah akan baik sama kamu seperti dulu,kalo kamu tidak tahan dengn ini silahkan kamu pergi dari sini."ucap mamah sisil masih dengan mencengkram dagu rika.
__ADS_1
"mah sakit"ucap tari sambil menangis
Lalu mamah sisil pun melepas cengkramanya dengan kasar sehingga membuat tari sedikit terpental.
hiiik... hiikkkk hikkkkkk... tangis tari
"sekarang kamu kerjain urusan rumah ini seperti menyapu,mengepel dan lain lain"ucap mamah sisil.
"tapi mah itu kan tugas bibi hikkk hikkkk"ucap tari sambil mengis.
'bibi semuanya libur mereka sedang pergi dan sekarang tugas kamu beres beres rumah sekarang tidak ada penolakan"ucap mamah sisil sambil melangkah pergi,tapi sebelum menaiki tangga ia kembali berucap
"jangan pernah kamu bilang ini pada riko jika kamu tidak ingin anak kamu dan kelurga kamu dikampung itu kenapa napa"acan mamah sisil,melanjutkan jalanya menuju kamar
Tari yang mendengar ancaman itu pun semakin menangis sejadi jadinya'.
"maafkan mamih sayang mamih gak bisa ngelakuin apa apa,demi kamu dan keluarga dikampung sayang"batin tari sambil mengelus perut yang masih datar itu.
Hari demi hari tari mendapatkan perilaku yang tidak mengenakan dari sang mamah mertuanya,sang papah mertua selalu menagis melihat tari yang diperlakukan seperti seorang pembantu itu,tapi apa daya dia tak bisa berbuat apa apa.
Rika sengaja menginap di ramah riko untuk mendekati riko. Rika yang tak sabar mendapatkan riko pun ia merencanakan hal licik untuk mendapatkan riko
"hallo bos ada apa,ada yang harus saya kerjakan"ucap orang disebrang telfon rika
"hallo ada tugas buat kamu"ucap rika tersenyum senang
"katakan bos apa yang bisa kami kerjakan bos"ucap rika
"nanti malam kamu rampok mobil riko ambil semua yang dibawa riko karena malam ini dia akan membawa surat surat penting yang bisa membuat perusahannya bangkrut"ucap rika
"untuk apa bos melakukan itu apa itu adalah lawan bisnis bos jika memang benar biar kita habisi sekalian"ucap anak buah riak
"jangan macam macam kamu yah,jangan sampai riko lecet sedikitpun karena dia akan menjadi milik ku"ucap rika smabil tersenyum licik
"Lalau kenapa bos menginginkan berkas berkas itu"taya anak buah rika
"sudah lakukan saja apa yang aku perintahkan selengkapnya akan aku kirim lewat Email"ucap rika
"baik bos"ucap anak buah riak,lalu rika pun mematikan telvonya
"haha semoga rencana ini berjalan dengan lancar agar aku bisa mendapatkan riko,jika' riko bangkrut pasti dia akan meminta tolong pada papah dan aku minta papa mengajukan syarat agar riko menikahi ku"ucap rika dengan tawa yang begitu bahagia..
Didepan pintu kamar rika terdapat seseorang yang medengar pembicaran rika dengan anak buahnya.
__ADS_1
Membuat seseorang itu khawatir dengan riko.