
Agam yang baru saja selesai berganti pakean pun turun menuju ruang keluarga untuk pamit.
Saat sampai ruang keluarga agam melihat lili menangis pun khawatir.
"Hey kalian apakan lili"tanya agam.
Mereka yang mendengar ucapan agam pun menoleh kearah agam.
"Kami pukul lili"ucap alex.
"Kenapa kalian jahat sekali pada lili"ucap agam sambil melangkah kearah lili dan duduk disamping lili.
"Sayang kau diapakan oleh mereka"tanya agam.
"Aku tidak di apa apakan"ucap lili.
"Lalu kenapa kau menangis"tanya agam.
"Aku hanya terharu karena mereka selalu baik pada ibu dan lili hikk hikk"tangis lili.
"Astaga jadi itu permasalahanya"ucap agam.
"Iya mereka menggap kami seperti keluarga"ucap lili.
"Tentu saja donk kita kan akan menjadi keluarga jadi kamu jangan merasa sedih jika mereka baik pada mu"ucap agam.
"Iya aku begitu bahagia mempunyai kalian"ucap lili.
"Kami juga bahagia li mendapatkan gadis sebaik kamu"ucap bunda alia.
"Sudah jangan bersedih sedih seperti itu"ucap alex.
"Papi ayo kita ke kamar mami,rara rindu mami"ucap rara.
"Ayo kita ke kamar"ucap alex.
"Ayo"ucap rara.
Alex dan rara pun meninggalkan ayah abraham,bunda alai,bi sumi,agam dan lili.
Sesampainya dikamar alex dan rara masuk terlihat tata yang sedang mengotak atik ponselnya.
"Mamih sudah bangun"tanya rara
"Sudah mamih dari tadi sudah bangun"ucap tata.
Rara pun duduk disamping tata dan alex mengikutinya.
"Mih mau makan apa"tanya alex.
"Entah aku tidak ingin makan"ucap tata.
"Kamu harus makan loh biar cepat sehat"ucap alex.
"Iya mami,mami harus makan"ucap rara.
"Ya sudah iya mamih makan"ucap tata.
"Mau makan apa"tanya alex
"Aku mau makan bubur aja"ucap tata.
"Ya sudah aku suruh bibi masakin buat kamu"ucap alex.
"Aku gak mau masakan bibi"ucap tata.
"Lalu kamu mau siapa yang masak"tanya alex
"Dedenya pengen kamu yang masak"ucap tata.
__ADS_1
Alex yang mendengar ucapan tata pun terkejut.
"Kau yakin meminta aku yang masak"tanya alex.
"Iya aku mau papih yang masak"ucap tata.
"Jangan aku deh biar bibi atau lili atau bunda yang bikinin"ucap alex.
"Tak mau"ucap tata kesal.
Rara yang melihat kekesalan pada ibunya pun menyuruh papihnya memasak.
"Sudah lah papih saja yang masak nanti mamih marah"ucap rara.
"Tapi papih gak bisa masak ra"ucap alex.
"Ya sudah kalo kamu tidak mau masakin buat aku,pokonya aku tak mau makan"ucap tata
"Sayang jangan seperti itu donk"ucap alex.
"Pokonya aku mau kau yang masakin"ucap tata.
"Tapi..."ucapan alex terhenti karena ucapan rara.
"Sudah lah papih jangan bikin mamih sedih"ucap rara yang melihat maminya sudah berkaca kaca.
Dengan pasrah akhirnya alex mengalah
"Baik lah aku akan masakin buat kamu"ucap alex.
"Nah begitu donk"ucap tata dengan wajah yang kembali berseri.
Sedangkan alex sedikit kesal dengan keinginan istrinya.
"Ayo pih rara ikut masak sama papih"ucap rara
Akhirnya alex dan rar pun pergi menuju dapur,sedangkan tata kembali memainkan ponselnya.
Di dapur alex dan rar baru saja sampai didapur,alex melihat para bibi yang sedang melakukan aktifitasnya seperti memasak,cuci piring,motong motong sayur dan masih ada lagi yang lain.
Bi cici yang melihat alex dan rara berdiri di pintu pun menyapanya.
"Tuan nona kecil ada apa kemari"tanya bi cici.
"Saya mau masak bi tapi saya gak tau bagai mana cara memasak"ucap alex.
"Mau masak apa tuan"tanya bi cici.
"Bubur buat istriku"ucap alex.
"Ya sudah biar saya saja yang masak"ucap bi cici.
"Tidak bisa bi tata meminta saya yang memasak"ucap alex.
"Iya bi biar papih saja yang memasak buat mamih kalo bukan papih nanti mamih nangis"ucap rara.
"Ya sudah silahkan tuan kebetulan kami sudah selesai memasaknya"ucap bi cici.
"Iya bi,oh iya bagai mana cara masak buburnya bi"tanya alex.
"Begini tuan caranya,Masak beras dengan air biasa dan air kaldu ayam. Beri garam dan kaldu ayam secukupnya.
Masak beras hingga menjadi lumar dan lembut sampai matang kira-kira selama setengah jam. Agar panci buat memasak tidak gosong, jangan lupa untuk mengaduk beras. Jika sudah matang, sisihkan sebentar.
Selanjutnya, bumbui daging ayam dengan garam lalu goreng sampai matang dan iris tipis.
Ambil mangkok lalu letakkan bubur ayam di atasnya. Taburkan daging ayam goreng, bawang goreng, daun bawang, daun seledri dan telur.
Tambahkan kecap asin atau kecap manis di atasnya."ucap bi cici.
__ADS_1
"Kenapa ribet sekali sih bi"ucap alex.
"Memang begitu tuan jika saya masak bubur nasi tuan"ucap bi cici.
"Astaga ya sudah lah bi aku akan coba"ucap alex
"Ya sudah tuan saya permisi untuk melanjutkan pekerjaan saya"ucap bi cici.
"Iya bi maksih"ucap alex.
Bi cici pun meninggalkan alex dan tata di dapur.
"Ra bagai mana tadi cara masaknya"tanya alex.
"Tidak tau rara tidak mendengarkannya"ucap rara polos.
"Lalu bagai mana ini"tanya alex.
"Tidak tau"ucap rara.
"Ya sudah lah kita coba saja bikin"ucap alex.
Akhirnya alex pun memasak bubur dengan caranya sendiri.
Sekitar 1jam kemudian bubur sudah matang.
"Pih sudah matang belum"tanya rara.
"Sudah"ucap alex.
"Mana rara lihat"ucap rara.
"Ini"ucap alex sambil menunjukan buburnya pada rara.
"Papi kenapa masakanya seperti ini"tanya rara yang melihat buburnya begitu berantakan
"Memang kenapa ra"tanya alex.
"Lihat pih ini apa ko da yang kaya gini"tanya rar.
"Itu karena papih tidak mengaduknya jadi agak hitam"ucap alex.
"Rasanya bagai mana pih"tanya rara.
"Tidak enak"ucap alex.
"Ra coba sini"ucap rara.
Alex pun mengambilkan sendok untuk rara mencoba buburnya.
"Ini sayang cobain"ucap alex
Rara pun mencobanya.
"Papih kenapa rasanya seperti ini asin dan gak enak,aku tidak mau yah nanti mamih dan adik kecil sakit perurt"ucap rara.
"Lalu papih arus bagai mana"tanya alex.
"Rara tidak tau"ucap rara.
"Biar lah nanti jika tidak enak pasti mamih minta ganti"ucap alex.
"Ya sudah ayo kita kekamar"ucap rara.
Mereka berdua pun keluar dari dapur menuju kamar,mereka menggunakan lif untuk menuju kamarnya.
sesampainya dikamar alex langsung memberikan buburnya kepada tata.
tata yang melihat suaminya membawa bubur pesanannya pun begitu bahagia ia begitu ingin cepat cepat memakannya buburnya.
__ADS_1