
Tata dan alex dibawa kerumah sakit yang milik alex oleh ambulance yang ditelpon oleh orang yang lewat.
Dika yang melihat alex dan tata didorong oleh para suster pun langsung mengikutinya.
"Sus apa yang terjadi pada alex dan tata"tanya dika sambil mendorong brankar milik alex.
"Mobil tuan Alex dan istrinya mengalami kecelakaan"ucap suster.
"Ok bawa langsung ke UGD,susu tolong panggil dokter erika untuk memeriksa tata karena dia sedang hamil"ucap dika.
"Baik dok"jawab suster.
Sesampainya di UGD dika langsung memeriksa alex dan dokter Erika dan dokter lisa memeriksa tata.
Audi,agam dan lili pun datang ia mencari alex dan tata tapi tidak ketemu akhirnya audi menanyakan pada resepsionis.
"Sus,saya mau tanya apa kak alex dan kak Aleta sudah datang"tanya audi.
"Anda audi adik dari tuan alex bukan"tanya suster.
"Iya sus saya adiknya,katanya mereka akan melakukan cek kehamilan tapi saya lihat tidak ada siap siap di ruang periksa kandungan"ucap audi.
"Iya memang tuan dan nyonya mengatur jadwal hari ini tapi maaf nona barusan ada 2 pasien yang bernama Tuan Alex Wijaya dan Nyonya Aleta Atmaja mengalami kecelakaan"ucap suster.
"Apa... Jangan bercanda sus"ucap audi
"Maaf nona jika masalah seperti ini saya tidak akan bercanda sekarang mereka berada di ruang UGD sedang ditangani oleh dokter dika, dokter erika dan dokter lisa"ucap suster.
"Terimakasih dok"ucap agam.
Audi,agam dan lili lari menuju ruang UGD.Mereka begitu terkejut mendengar kakak mereka mengalami kecelakaan.
"Gam kita harus menghubungi keluarga dirumah"ucap audi.
"Iya biara aku saja"ucap lili.
Lili mengerti keadan agam dan audi.
Lili menelvon bunda alia untuk memberi tahu kecelakaan yang menimpa alex dan tata.
"Hallo bun"ucap lili.
"Iya ada apa li"tanya bunda alia.
" bun bis ke rumah sakit sekarang"ucap lili.
"Ada apa li kenapa bunda disuruh kerumah sakit lexta hospital "tanya bunda alia.
"Bun kak taya dan kak alex mengalami kecelakaan hikk hikk"tangis lili yang tak kuasa membendung kesedihannya
Bunda alia yang mendengar berita itu pun syok dan langsung lemas tak berdaya.
Lili yang sudah tak mendengar suara bunda pun langsung mematikan telvonnya
__ADS_1
Dirumah Atmaja bunda alia mengis tak henti hentinya membuat semua keluarga bingung.
"Al kenapa ada apa"tanya mama naumi.
"Tidak ini tidak mungkin mereka pasti baik baik saja mereka pamit dengan keadan baik baik saja hikk hikk"tangis bunda alia.
"Ada apa ini pah"tanya mama naumi pada papa angga.
"Papa tidak tau"ucap papa angga.
"Bun ada apa" tanya ayah abraham.
"Yah tata dan alex yahh hikk hikk"tangis bunda alia.
"Kenapa al dengan anak kita"tanya mama naumi yang mulai khawatir.
"Mereka kecelakaan,ayo yah kita kerumah sakit"ucap bunda alia
"Apa tata,alex"syok mama naumi.
Mama naumi pun lemas tanpa pikir panjang ayah dan papa angga pun membawa istri mereka kerumah sakit untuk memastikan tata dan alex
1 jam kemudian dokter dika selesai memeriksa alex.sedangkan dokter erika dan dokter lisa masih didalam memeriksa tata.
Diruang tunggu sudah berkumpul semua keluarga.
Saat dokter dika keluar mama naumi langsung lari kerah dokter dika.
"Semua baik baik saja kan dok"tanya bunda alia.
"Kenapa lama sekali sih kak"tanya audi.
"Alex baik baik saja hanya kepalanya terbentur sedikit,sebentar lagi juga akan sadar"ucap dokter dika.
"Lalu bagai mana dengan tata dik"tanya mama naumi
"Aku belum tau karena dokter erika dan dokter lisa masih didalam"ucap dokter dika.
"Astaga tata dia sedang hamil hikk hikk"ucap bunda alia
"Ia al gimana dengan cucu kita hikk hikk"ucap mama naumi.
"Tante kalian yang sabar pasti tata dan bayinya akan baik baik saja"ucap dika.
"Dika tante tidak mau tejadi apa apa sama tata dan bayinya"ucap mama naumi.
"Iya kita doakan saja tata fan bayinya baik baik saja"ucap dika.
"Ya sudah semuanya aku permisi,oh iya alex sudah dipindahkan diruang rawat VIP"ucap dika.
"Terimakasih dik"ucap papa angga.
"Iya om"jawab dika.
__ADS_1
Setelah kepergian dika datanglah suster untuk mencari darah untuk tata karena tata begitu banyak mengeluarkan darah dari kepalanya dan dari perutnya.
"Maaf tuan,nyonya apa disini ada yang golongan darahnya sama dengan pasien B+"ucap suster.
"Saya susu saya sama dengan kakak saya B+"ucap agam.
"Mari taun kita cek terlebih dahulu kami butuh 2 kantung darah karena stok disini sudah habis"ucap suster.
"Mari sus"jawab agam.
Akhirnya agam dan suster menuju ruangan untuk donor darah,sedangkan kelurga lain menuju ruang rawat alex.
Tak lama alex sadar dan ia melihat semua keluarga berkumpul kecuali iren dan agam.
"Mah aku dimana"tanya alex sambil mencoba mengingat.
"Kamu dirumah sakit nak"ucap mama naumi.
Alex pun mengingat kejadian dimana ia dan istrinya mengalami kecelakan.
"Tata.. tata dimana mah tata"tanya alex yang panik.
"Nak tenang dulu"ucap mama naumi mencoba menenangkan alex.
"Lex kamu tenang dulu"ucap ayah abraham.
"Bagai mana bisa aku yah aku tak melihat istriku"teriak alex yang takut akan kehilangan istrinya untuk kesekian kalinya.
Audi langsung menekan tombol yang da disamping ranjang alex,tak lama dokter dika datang.
"Lex aku sudah sadar"tanya dokter dika.
"Dika dimana istriku apa dia baik baik saja"tanya alex.
"Lex kamu tenang istrimu baik baik saja"bohong dokter dika.
"Kau jangan bohong dik aku mau lihat istriku dik"ucap alex samabil mencoba bangun dari tempat tidurnya.
Dokter dika yang melihat pun mencoba menenangkan alex.
"Lex aku bilang kamu tenang tata baik baik saja dia sedang dirawat disebelah"ucap dika.
Bunda alia,mama naumi dan audi yang melihat alex begitu khawatir pada tata pun menangis karena mereka pun tak tau apa kabar tata.
"Dik aku mohon pertemuakan aku dengan tata"ucap alex sambil menangis pada dokter dika.
"Lex aku baru lihat kamu menangis hanya gara gara wanita,tapi maaf lex kamu baru sadar kamu butuh istirahat"ucap dokter dika.
"Aku tidak perduli dengan kesehatan ku yang aku perduli kan itu anak dan istriku"ucap alex sambil mengis.
"Lex maaf kanaku,aku harus menyuntikan ini pada mu"ucap dika
Dokter dika menyuntikan obat tidur untuk alex agar alex bisa istirahat terlebih dahulu.
__ADS_1