Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Gadis Miskin


__ADS_3

Setelah mengobrol banyak hal dengan mantan kakak iparnya kia kembali kerumah Ariendra.


Kia masuk kerumah terlihat papa radit, dan mamah sisil sedang duduk diruang tamu.


"Kia kamu dari mana"tanya papa radit


"Habis dari Kez Caffe"ucap kia sambil mendudukan bokongnya dikursi.


"Ngapain aja kamu disana sampai sesore ini"ucap mamah sisil.


"Aku tadi ketemu kak tari disana"ucap kia.


"Tari ngapain dia disana dia bekerja disana"tanya mamah sisil.


"Tidak dia bertemu pemilik caffe itu dan menunggu calon suaminya"ucap kia.


"Calon suami siapa???"tanya mamah sisil.


"Calon suaminya kak tari"ucap kia.


"Siapa dia,pasti orang yang sama sama miskin seperti tari"ucap mamah sisil.


"Sudah dong mah jangan menghina tari terus dia sudah bukan menantu mu masih saja kau hina seperti itu"ucap papah radit.


"Memang dia pantas mendapat hinaan karena dia terlahir dari orang miskin"ucap mamah sisil.


"Jangan gitu mah aku lihat penampilan kak tari tidak seperti orang miskin dia menggunakan pakean Bendet dan mamah tau calon suaminya itu pengusaha terkaya dikota ini"ucap kia.


"Maksud mu tuan alex"tanya mamah sisil.


"Iya aku salut sama kakak tari setelah dibuang sama kak riko dia mendapatkan orang yang lebih segalanya dari kak riko"ucap kia


"Paling juga dia menggoda tuan alex agar mau sama tari"ucap sinis mamah sisil.


"Mah kenapa sih mamah kaya gak suka sama kak tari padahal kak tari begitu baik sama mamah dan papah"ucap kia.


"Kenapa mamah tak suka pada tari karena dia itu miskin,mamah menyesal menikahkan tari dan alex,tapi mamah bersyukur karena sekarang riko sudah menikah dengan keluarga uang sederajat dengan kita"ucap mamah sisil.


"Sederajat mamah bilang,wanita tak bisa punya anak itu mamah bersyukur,aku gak ngerti sama pemikiran mamah yang terlalu memikirkan harta saja"ucap kia.


"Dulu mamah yang meminta tari untuk menikah sama riko tapi lihat sekarang mamah menjelek jelekan tari sebegitunya"ucap papa radit.


"Itu dulu bukan sekarang,kenapa sih kalian lebih membela tari dari pada aku,aku ini keluarga kalian bukan tari gadis miskin itu"ucap mamah sisil.


"Terserah mamah mau bicara apa tapi aku harap suatu saat mamah tidak menyesal dengan pilihan mamah"ucap kia sambil melangkah pergi menuju kamarnya.


Disusul oleh papa radit menuju kamar masing masing mamah sisil sangat kesal kepada suami dan anaknya yang selelu saja membela tari.


Tak lama riko dan rika pulang dari kantor,riko menuju ruang kerjanya sedangkan rika menuju kamar mereka.

__ADS_1


Riko menyalakan televisi untuk mencari hiburan karena pikiranya sedang kacau,sudah 2 hari dirinya mencari keberadaan tari dan rara tapi ia tak bisa menemukanya.


Didalam televisi sedang heboh kembalinya keluarga Atmaja keluarga terkaya pertama 11 tahun yang lalu dan penculikan anak keluarga Atmaja.Tapi didalam sana tidak tertera foto foto keluarga Atmaja yang tertera hanya para penculik dan tuan tomas.


Kia yang tadinya akan menuju dapur melihat pintu ruang kerja riko sedikit terbuka memutuskan untuk melihat siapa yang ada didalam,saat melihat kakaknya tidak fokus dengan TVnya dirinya memutuskan untuk masuk.


"Kak sudah pulang"tanya kia


"Sudah dek"ucap singkat riko.


"Ada masalah apa kak kenpa kakak seperti sedang banyak masalah"tanya kia.


"Tidak apa apa dek"ucap riko.


"Apa ini menyangkut rara dan kak tari kak"tanya kia.


Seketika riko memandang kia dengan tajam.


"Kenapa kamu tau kalau kakak sedang miemikirkan mereka"ucap riko.


"Apa sih yang membuat kakak kacau kalau bukan rara dan kak tari,kakak sering mengamuk hanya karna rara dan kakak tari saja"ucap santai kia


"Iya aku sudah mencari tari dan rara mencari kemana mana tapi kakak tidak bisa menemukannya,aku harus cari kemana kia"ucap sendu riko.


"Tadi aku bertemu kak tari di caffe saat aku sedang makan disana"ucap kia.


"Di kenz caffe"ucap kia.


"Lalu kau tanya dimana dia tinggal"tanya riko


"Tidak kakak kau tidak menanyakan yang aku tanyakan hanya rara saja,aku sangat merindukan rara"ucap kia


"Jika nanti kamu bertemu tari tolong tanyakan pada nya dimana dia tinggal aku sangat mengkhawatirkannya"ucap riko.


"Kakak tidak usah mengkhawatirkannya dia hidup dengan layak dan sangat bahagia"ucap kia.


"Maksud kamu apa kia"tanya riko.


"Tidak papa sudah lah kakak gak usah cari kakak tari lagi,hiduplah berbahagia bersama kak rika itukan pilihan mu"ucap kia


"Aku tak bisa bahagia jika bersama rika,aku bahagianya bersama tari dan rara"ucap riko.


"Kamu masih tetap egois ya kak,lebih baik kakak perbaiki hidup kakak dari pada harus berpikir bagai mana cara mendapatkan kakak tari lagi"ucap kia sambil melangkah pergi.


Dibalik pintu ternyata ada seorang wanita mendengarkan semua pembicaran adik dan kakak itu,saat kia akan keluar ia langsung pergi dari balik pintu.


Jam sudah menunjukan pukul 17.45 Tari dan alex menuju kediaman Atmaja.


"Ta dirumah mu sudah ada audi,papa sama mamah dan juga iren"ucap alex.

__ADS_1


"Bagai mana keadan iren kakak apa kak iren baik baik saja"tanya tari.


"Dari tadi iren mengurung diri dikamar,dia tak mau keluar dari kamar,karena terpukul dengan berita yang ada di tv"ucap alex.


"Aku jadi merasa bersalah kak,lalu mamah kak iren gimana kak"tanya tari.


"Entah tidak ada yang tau dimana mamah iren karena dia sangat sibuk dengan butik yang ada diluar negri"ucap alex.


"Ayo kakak cepat,kita harus cepat sampai rumah"ucap tari.


"Sabar sayang sebentar lagi juga sampai"ucap alex.


Tak lama mereka sampai di rumah Atmaja.Audi yang melihat kedatangan tari dan alex menghampiri mereka.


"Kakak tata,apa kabar"tanya audi pada tari.


"Audi aku baik,kamu apa kabar katanya kamu kecelakaan bersama mamah dan kak iren"tanya tari.


"Aku,kak iren dan mamah sudah baik baik saja kak,mamah juga ada disini lagi nyiapin makan malam sama bunda dan kak karin,tapi kak kak iren dari tadi gak keluar kamar makan siang pun dia tidak,aku khawatir kak sama kak iren"ucap audi


"Ya sudah aku temuin mamah dulu setelah itu aku ke kamar kak iren"ucap tari


Merek menuju dapur sedangkan alex menuju ruang keluarga berkumpul dengan ayah,papah dan adit.


Di dapur tari melihat calon mamah mertuanya bersama bundanya sedang sibuk memasak.


"Aduh mamah dan bundaku lagi masak apa nih kelihatanya enak"ucap tari yang tiba tiba masuk kedapur membuat para ibu ibu yang sedang memasak terkejut.


"Eh kami udah pulang ta"tanya mamah naumi.


"Sudah mah"ucap tari.


"Ta tolongin iren dia dari tadi belum mau keluar,dia begitu terpukul atas apa yang papahnya lakukan,dan mamahnya pun tak bisa dihubungi sampai saat ini"ucap mamah naumi.


"Iya ta siapa tau kami bisa membujuknya"ucap bunda.


"Ya sudah aku ke kamar kak iren dulu"ucap tari.


Diangguki oleh mamah dan bundanya.


"Bi tolong bawakan makan ke kamar kak iren yah"ucap tari pada bi yati.


"Baik non"ucap bi yati.


Bi yati mengambil makanan yang diperintahkan tari.


Tari terlebih dahulu menuju life dan menekan angka 2 untuk menuju kamar yang ditempati iren.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2