Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Pengakuan Mawar


__ADS_3

Pagi harinya pukul 7 keluarga Wijaya melakukan sarapan pagi bersama.


Keluarga Atmaja tidak ikut sarapan disana karena mereka sudah pulang malam tadi.


Setelah selesai sarapan alex dan tata pergi ke markas alex untuk menemui mawar,sedangkan rara bersama mama naumi dan audi.


Dimobil alex dan tata membahas tentang rara.


"Sayang apa perlu kita melakukan pengobatan untuk rara"tanya alex.


"Sepertinya perlu sayang biar dia melupakan traumanya akan penculikan itu,aku takut dia akan terbawa sampai dewasa jika tidak diobati"ucap tata


"Iya tapi itu tidak bahaya sayang"tanya alex.


"Entah sayang,atau kita bawa saja ke desa bersama kita"tanya tata.


"Boleh juga sayang kita coba saja kita pulang ke kampung untuk memulihkan pesikologis rar"ucap alex.


"Apa tidak papa sayang"tanya tata.


"Tentu aku tidak papa aku malah senang ada rara bersama kita,kita seperti keluarga biasa"ucap alex.


"Terimakasih ya sayang kamu sudah mau menerima rara"ucap tata.


"Sayang tak perlu berterima kasih aku juga sangat menyayangi rara,walau dia bukan anak ku tapi dia seperti anak kandungku"ucap alex.


Tiba tiba Tata pun mencium alex yang sedang menyetir.


"Sayang jangan memancingku,aku sudah menahannya dari semalam"ucap alex.


"Maafkan aku sayang"ucap tata.


"Tidak apa apa sayang asal nati malam kita bikin adik untuk rara"ucap alex.


"Iya nati yah kalo tidak lupa"ucap tata


"Jangan gitu dong sayang"ucap alex.


"Becanda sayang"ucap tata


"Sayang aku samapi lupa siapa yang memerintahkan mawar untuk mencelakai ku"tanya tata.


"Kau pasti kenal sayang"ucap alex membuat tata mengerutkan dahinya.


"Siapa"tanya tata.


"Yang menyekap rara"ucap alex


"Kau percaya"tanya tata.


"Tidak"ucap alex


"Bagus sayang"ucap tata.


"Menurut mu siapa yang melakukannya"tanya alex


"Kita lihat saja nanti"ucap tata


"Lalu apa rencana mu sayang"tanya alex.


"Aku akan membuat mawar mengaku dulu dan membuat orang nya jera"ucap tata.

__ADS_1


"Caranya"tanya alex


"Aku sudah menyuruh bang roy untuk mencari tau siapa mawar,dia sudah mengirimkan keponsel ku"ucap tata.


"Ok aku akan mencari tau apa yang akan dilakukan sisil"ucap alex.


"Iya sayang,tolong cari tau apa yang akan dilakukan sisil dan rika apa mereka kerja sama akan hal ini"ucap tata.


"Siap sayang"jawab alex.


Tak lama mereka sampai di markasnya alex.Tata dan alex turun dari mobil menuju markas,mereka disambut oleh anak buah alex yamg berjaga.


"Dimana dia"tanya tata.


"Diruang penyekapan nyonya"ucap anak buah alex.


Alex dan tata membuka pintu ruang penyekapan terlihat mawar yang sedang duduk di lantai didalam jeruji besi yang sudah di buat alex untuk menyekap para musuhnya.


"Sayang aku pergi dulu,kamu disini,saja nanti aku suruh boy untuk menemani mu"ucap alex


"Siap sayang,terimakasih"ucap tata.


"Aku pergi dulu"ucap alex,sebelum pergi iya mencium tata terlebih dahulu di depan pintu rungan.


Alex pergi dan tata masuk keruangan penyekapan yang gelap.


"Hai mawar apa kabar"tanya tata.


Mawar yang melihat tata pun terkejut dan memohon untuk dikeluarkan.


Datang lah boy dan berdiri dibelakang tata.


"Nyonya maafkan saya,saya mohon nyonya"ucap mawar.


"Nyonya saya tidak bersalah,saya tidak melakukan apa pun nyonya,saya tidak berencana mencelakai nyonya"ucap mawar.


"Kau pikir aku bodoh mawar kau bisa membodohi nak buah suami ku tapi kau tidak bisa membodohi aku"ucap tata santai.


"Maksudmu nyonya"tanya mawar.


"Siapa yang menyuruh mu mawar Angraeni"ucap tata.


"Aku tidak disuruh siapa pun nyonya"ucap mawar.


"Boy buka pintunya"ucap tata.


"Baik nyonya"jawab boy anak buah alex yang ikut masuk.


Boy membuka pintu besi dan mengeluarkan mawar.


"Apa yang akan anda lakukan nyonya"ucap mawar.


"Cepat katakan siapa yang menyuruhmu"tanya tata.


"Aku tidak disuruh oleh siap siap nyonya"ucap mawar.


"Wah sepertinya ia ingin melihat ayahnya meninggal,aku tau ayah mu sedang kritis dia di rawat diruamah sakit Lexta,dan aku hanya menekan tombol di ponsel ku untuk mencabut alat medisnya dan apa kamu tau apa yang akan terjadi jika alat medisnya dicabut mawar"ucap tata smabil duduk dikursi kayu yang ada disana.


Mawar begitu terkejut dengan apa yang tata ucapkan.


"Aku mohon nyonya jangan kau mencabut alat medis ayah ku"ucap mawar sambil memegang kaki tata.

__ADS_1


"Jangan seperti itu berdiri kau,boy angkat dia"ucap tata,boy mengangkat mawar agar berdiri.


"Sekarang katakan siap yang melakukan ini"tanya tata.


"Baik nyonya aku akan mengatakannya"ucap mawar.


"Boy aktifkan"ucap tata.


"Baik nyonya"jawab boy,lalu mengaktifkan kamera yang ada disana.


"Katakan sekarang"ucap tata.


"Baik nyonya,saya disuruh oleh Rika untuk mencelakai nyonya"ucap mawar sambil menunduk.


"Lalu apa rencana mu sebenarnya dengan rika"tanya tata.


"Aku disuruh membunuh nyonya"ucap mawar.


"Dengan cara"tanya tata santai.


"Membuang nyonya ke jurang"ucap mawar.


"Bagus,sekarang telvon rika dan bilang kalo kamu sudah membuang saya ke jurang"ucap tata


"Tapi nyonya"ucap mawar.


"Tidak ada tapi tapian cepat"ucap tata.


"Boy mana ponsel dia"tanya tata


"Sebentar nyonya saya ambilkan"ucap boy lalu pergi keluar untuk mengambil ponselnya.


"Kau dibayar berapa oleh rika"tanya tata.


"Saya dibayar 10juta nyonya untuk bayar rawat ayah saya,maafkan saya nyonya"ucap mawar.


"Bukanya kau dan dia itu bersahabat"tanya tata.


"Iya nyonya saya dan dia memang bersahabat,saya melakukan itu bukan haya untuk uang tapi untuk membalas kebaikan rika karena dia sudah membantu saya"jujur mawar.


"Kau bodoh mawar"ucap tata.


Mawar hanya diam saja ia memang menyadarinya ia bodoh mencari musuh dengan dengan keluarga dari Atmaja.


Tak lama boy datang membawa ponselnya dan diberikan kepada mawar.


Mawar menelvon rika untuk memberi tahu jika ia sudah membunuh Tata.


"H.. halo rika"ucap mawar.


"Iya mawar bagai mana"tanya rika.


"Aku berhasil menyingkirkannya"ucap mawar.


"Bagus mawar,kau memang sahabat yang terbaik"ucap rika.


"Ya sudah aku tutup"ucap mawar.


Tanpa menuggu jawaban rika,mawar sudah mematikan telvonya.


Rika yang mendengar berita itu begitu bahagia karena ia bisa menyingkirkan wanita yang akan merusak rumah tangganya dengan riko.

__ADS_1


..."Apa pun yang aku ingin kan pasti aku dapatkan,walau aku harus menghabisi nyawa seseorang"batin rika....


Rika akhirnya masuk kerumah dan melihat riko yang sedang duduk diruang keluarga bersama kia.


__ADS_2