Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Curhatan Riko


__ADS_3

Diruamah sakit Singapura ibu sari sedang menyuapi mamah naumi makan siang.


Di sana ada pak tio dan papa Angga yang tengah berbicara tentang pekerjan selama ditinggal oleh pak tio.


Setelah selsai menyuapi mamah naumi ibu sari pun memberikan obat untuk diminum mamah naumi.


"angga apa kau sudah memberi tahu anak mu alex kalau naumi dan adiknya terkena musibah"tanya pak tio


"belum,ponsel alex sulit sekali dihubungi"ucap papa angga


"coba lagi siapa tau bisa"ucap pak tio


papa angga pun mengambil ponselnya dan menghubungi alex sampai malam hari pun ia tak bisa menghubungi alex.


dimalam hari di Singapura


"gimana apa bisa kamu menghubungi alex"tanya pak tio.


"belum,coba sekarang siapa tau bisa."ucap pak tio


papa angga pun menghubungi alex kembali.


Benar saja ponsel alex bisa dihubungi oleh papa angga.


"hallo pah"ucap alex dari sebrang sana.


"hallo nak kamu dari mana saja kenapa ponsel mu tak bisa dihubungi dari kemarin malam"tanya papa angga


"ponsel ku ada aku bawa kemana mana dan tidak kenapa kenapa"ucap alex


"ada apa pah apa kalian baik baik saja"lanjut alex


"papa baik tapi tidak dengan adik adik mu dan mama mu"ucap pak angga


"ada apa dengan mama,iren dan audi"tanya alex


"mereka kecelakaan nak kemarin siang"ucap papa angga.


"apa kecelakaan,aku akan segera kesana"ucap Alex tanpa pikir panjang ia mematikan telvonya.


"alex... alex.. alex..."panggil papa angga


"kenapa ga"tanya pak tio


"alex mematikan telvonya,dia akan kemari"ucap papa angga.


"baik lah biar dia kemari mungkin dia khawarir pada mamahnya dan adiknya"ucap pak tio


"iya bener juga,ya sudah kita cari makn dulu rian tidak kemari karena sedang mengurus kerjan disini"ucap papa angga


"ayo"jawab pak tio mereka pun pergi mencari makan sedangkan mamah naumi dan ibu sari haya berbincang bincang untuk menunggu para suami mencari makanan.


Sedangkan Audi dan iren mereka sedang beristirahat karena mereka besok boleh keluar rumah sakit,karena kondisinya sudah baik.


Sedangkan di ibu kota,setelah alex mengantarkan Tari, rara dan karin ,alex dan rangga kembali ke kediaman wijaya.


Setelah sampai dikediaman wijaya alex mendapat telvon dari sang papa sehingga membuatnya khawatir tanpa pikir panjang

__ADS_1


Alex menghubungi anak buahnya untuk menyiapkan pesawat karen malam ini juga ia akan terbang kesingapura untuk menemui keluarganya disana.


Sedangkan Riko yang melihat anak dan mantan istrinya pergi ia pun ikut pergi kerumah kediaman Ariendra.


Sampainya riko sampai rumah ia langsung masuk kerumah dan menuju kamarnya,dikamarnnya sudah ada Rika yang tengah tertidur di ranjangnya.


Riko yang melihat rika tidur di ranjangnya pun ia semakin muak dengan rika tadinya ia akn tidur diranjangnya akhirnya ia pergi ketempat kerjanya dan tidur disana dan mengunci pintunya agar tidak ada yang menggunnya.


Tepat pukul 12 malam rika terbangun dari tidurnya dan melihat kesamping ternyata riko tidak ada disampingnya.


rika pun memutuskan untuk keluar kamar untuk mencari riko disaat rika sampai di ujung tangga terlihat mama sisil yang tengah berjalan habis dari dapur mengambil minum.


"nak ada apa nak kenapa belum tidur"tanya mamah sisil


"ma mas riko apa belum pulang"tanya rika


"riko sudah pulang tadi pukul 9 malam memang tidak ada dikamar"tanya mamah sisil


"tidak ada mah dikamar rika sendiri sudah rika cari tapi tidak ada"ucap rika


"diruang kerjanya apa kau sudah memeriksanya"tanya mamah sisil


"belum mah"ucap rika


"ya sudah ayo kita ke ruang kerja riko"ajak mama sisil pada rika


Mamah sisil dan rika pun naik keatas menuju ruang kerja riko saat dibuka pintu ternyata pintunya terkunci dari dalam.


tok tok tok suara pintu diketuk dari luar.


"mas apa kau didalam"ucap rika sambil mengetuk pintu


tok tok tok...


Tapi tidak ada jawaban dari dalam.


"sini biar mama yang coba"ucap mamah sisil


Akhirnya mamah sisil mengetuk pintu ruangan riko.


tok tok tok.... pintu diketuk lagi oleh mamah sisil.


"nak buka pintunya apa kamu didalam"ucap mama sisil.


"riko"panggil mama sisil


Riko yang merasa tidurnya terganggu karena ketukan pintu dan namanya dipanggil pun mencoba bangun dan membuka pintu dengan sedikit emosi tapi dia mencoba menenangkan untuk tidak membuat keributan ditengah malam.


ceklek... suara pintu terbuka


"ada apa"tanya riko datar


"nak kenapa kau tidur disini"tanya mamah sisil.


"kenapa ada larangan aku tidur disini"ucap riko


"tidak nak tapi istrimu mencari mu nak"ucap mamah sisil.

__ADS_1


"sudah sana kalian tidur saja jangan ganggu aku"ucap riko.


"ayo mas kita ke kamar"ajak rika


"sudah sanah tidur dan jangan ganggu aku"ucap riko


"tapi mas...."perkataan rika terpotong oleh bentakan riko


'kenapa kalian selalu saja mengatur hidup ku,urus saja urusan kalian jangan ganggu aku bisa tidak hah"bentak riko


"riko istrimu itu mengkhawatirkan mu tapi kenapa sikapmu begini riko"bentak mamah sisil.


"kenapa mamah tidak terima menantu kesayangan mamah dibentak oleh ku"ucap riko


"jika tidak suka anak menantu mamah dibentak oleh ku bawa dia pergi jauh jauh dari hidup ku jangan biarkan dia muncul dihadapanku lagi"lanjut riko


Papa radit yang mendengar teriakan riko pun menyusul ke atas untuk melihat ada tengah malam begini ribut.


"ada apa ini kenapa kamu berteriak seperti itu riko"tanya papa radit


"tanya pada istri dan menantu kesayangan mama itu,"ucap papa riko


"ada apa mah kenapa tengah malam begini kalina ribut"tanya papah radit.


"ini pah anak mu tidak mau tidur bersama istrinya"ucap mamah sisil.


"biarkan saja mah ini akibat atas keserakahan mu"ucap papa radit


"loh kenapa papa malah menyalahkan mamah sih"bentak mamah sisil.


Tanpa menjawab papa radit pun membawa riko ke ruang kerja riko dan mendudukkannya dikursi panjang yang ada disana


"ada apa nak kenapa kau begitu kusut nak"tanya papah radit


"pah tadi riko bertemu tari pa,dia bersama gadis kecil yang cantik sekali dia begitu mirip sekali dengan ku pah"ucap riko smabil membayangkan wajah gadis kecil itu.


"siapa nak siapa gadis kecil itu"tanya papa radit.


"dia rara pah gadis kecil yang aku sia siakan tanpa pernah aku menanyakan kabar sedikit pun"sendu riko


"bukanya kau senang bertemu dengannya"tanya papa radit


"aku senang tapi pah aku sedih karena dia menyebut rekan bisnis ku papi,dia menggap orang lain papihnya pah aku sakit sekali mendengarnya"sendu riko.


"nak itu lah hasil yang kau tanam sendiri dan sekarang kau petik hasil dari ke egoisan mu nak"ucap papa radit.


Didepan pintu mamah sisil dan rika pun menguping pembicaran mereka berdua.


jangan lupa like n comen..


dan jangan luapa juga dukung author yah dengan cara


vote


vote


vote.

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2