
Tari yang mendengar ucapan itu pun kembali duduk dikursi.
"Ada apa apa kalian berubah pikiran"tanya tari.
"Baik lah aku akn bicara siap yang menyuruh kami,menculik mu,agam dan audi dan ,mencelakai nyonya naumi dan nona audi"ucap tahanan 2.
"Katakan siapa"ucap adit.
"Tapi saya mohon jangan buat keluarga kami menderita"ucap tahanan 4
"Ok aku tidak akan membuat keluarga kalian menderita,tapi setidaknya kalian pertanggung jawabkan semuanya didalam jeruji besi"ucap adit.
"Baik lah aku akan mempertanggung jawabkan semuanya"ucap tahanan 3.
"Ok biar pengacaraku yang mengurusnya"ucap alex.
"Tapi benar nona jangan buat keluarga kami menderita saya mohon"ucap tahanan 1
"Tenang saja saya bukan orang yang suka mengingkari janji,jadi jangan hkawatir"ucap tari.
"Tapi nona bagaimana dengan keluarga kami berdua"tanya penjahat 6.
"Tenang saja aku akan mengurusnya kau jangan khawatir mereka tidak akan aku buat menderita,jika mereka membutuhkan pekerjaan aku pasti akan berikan"ucap tari.
"Terimakasih nona kau memang baik,maaf kan kami karena kami telah melukai nona dan den agam dan juga keluarga Wijaya karena kami dibayar oleh Tuan Ariwibawa"ucap penjahat 7.
"Baik lah,kalo begitu kita pergi dulu,dan kalian akan di urus sama anak buahku dan maaf kami tidak bisa membela kalian dipengadilan karena kalian sudah keterlaluan sudah membuat anak anak ku tersiksa karena kalian"ucap pak tio.
"Iya tuan kami tidak papa,ini juga salah kami karena kami telah mencelakai keluarga kalian,padahal kalian baik sekali pada keluarga kami"ucap tahanan 5.
"Sudah itu sudah berlalu,kalau begitu kami pergi dulu"ucap pak tio.
Alex,tari,adit,dan pak tio pun pergi dari ruang bawah tanah,mereka menuju kerumah utama,dirumah begitu terlihat sepi maklum sekarang sudah menunjukan pukul 1 dini hari.
Mereka pun duduk diruang keluarga untuk berbincang bincang.
"Kak aku besok ada pertemuan dengan tuan Ariwibawa untuk membicarakan kontrak di kantor Ateja grup"ucap adit.
"Bagus kalo begitu kita bisa menangkap om Tomas disana"ucap tari.
Alex yang sedang mengotak atik ponsel dan tari yang melihat alex tersenyum pun bingung.
"Kak kau kenapa"tanya tari
"Aku mendapat pesan dari bayu kalau kita akan bertemu dengan om tomas di perusahan Ateja dan juga membahas kerja sama antara lexta grup dan Ateja grup"ucap alex.
"Bagus deh aku ikut dengan kalin,aku ingin menemui om Tomas sebelum mereka masuk penjara"ucap tari.
"Ya sudah kita istirahat dulu sudah malam dilanjut lagi besok lihat sekarang sudah pukul 01.30 dini hari"ucap pak tio.
"Ya sudah ayo kita naik ke atas"ucap adit.
__ADS_1
Mereka pun masuk kelife menuju lantai 3 untuk ke kamar masing masing.
Tari masuk kamar terlihat rara dan bundanya sedang tidur lelep,akhirnya tari memutuskan untuk tidur di kamar sebelah karena takut menggu anak dan bundanya yang sedang tertidur.
Pukul 6 pagi tari baru saja bangun dari tidurnya.
"Ah masih ngantuk,perasan dulu aku juga sering begadang tapi kenapa sekarang rasanya ngantuk sekali"ucap tari.
Akhirnya tari memutuskan untuk memejamkan matanya kembali.
Sedangkan dikamar tari rara sedang menangis mencari mamihnya karena ia bangun mamihnya tidak ada disana hanya ada neneknya saja.
"Nenek mamih rara dimana hikkkk hikkk"tangis rara.
"Nenek juga tidak tau sayang,kita cari mamih yuk kita tanya pada kakek"ucap ibu sari.
"Ayo nek"ucap rara
Akhirnya ibu sari dan rara yang ada di gendongan ibu sari pun menuju kamar pak tio.
(Visual Kamar Pak Tio)
Saat membuka pintu ternyata pak tio pun tak ada dikamarnnya.
"Loh kakek juga tidak ada kemana kakek ra"bingung bu sari.
Terdengar suara percikan air dari kamar mandi.
"Tunggu ra,coba rara dengarkan kaya ada suara orang mandi dikamar mandi,kita tunggu kakek mandi dulu"ucap ibu sari.
"Iya nek hikk hikk"ucap rara.
Tak lama pak tio keluar dari kamar mandi terlihat rara yang sedang menangis.
"Ra ko nangis kenapa sayang"tanya pak tio
"Kakek mamih dimana"tanya rara.
"Loh bukanya semalam mamih mu tidur sama rara"tanya pak tio
"Gak ada mas,kemana tari sepagi ini"tanya ibu sari.
"Apa tidur bersama alex"ucap pak tio.
"Hussss mas ini bicara apa mana mungkin tari tidur dikamar alex mereka belum sah loh"ucap ibu sari.
"Lalu dimana"tanya pak tio.
"Sudah lah kita cari saja ayo ra"ucap ibu sari
__ADS_1
Ibu sari dan rara keluar dari kamar terlihat ada bi cici yang sedang menyapu lantai.
"Bi apa kau tau dimana nona muda"tanya ibu sari
"Nona muda ya nyonya tadi sih masih dikamar ujung sana nyonya,tadi saat saya mau menyapu kamar ternyata ada nona muda sedang tidur jadi saya tak jadi beres beres dikamar sana nyonya"jelas bi cici
"Ya sudah maksih ya bi,kamu lanjutin lagi beres beresnya"ucap ibu sari
Rara dan ibu sari masuk kekamar diujung,terlihat tari tang sedang tertidur lelap dikasur.
(Visual Kamar Yang Ditempati Tari)
Rara akhirnya turun dari gendongan ibu sari dan duduk disamping tari.
"Nenek rara mau sama mamih aja,nenek kalo mau mandi mandi saja,rara mau disini dulu"ucap rara.
"Ya sudah nenek mau mandi dulu,nanti bi sumi yang jaga rara disini atau mau baby sister rara yang baru yang nungguin rara"tanya ibu sari.
"Bi sumi aja nek,kalo suster rara gak kenal"ucap rara
"Ya sudah nenek telvon dulu,sekalin mandi rara disini dulu jangan kemana mana yah"ucap ibu sari.
"Iya nek"jawab rara.
Akhirnya ibu sari pergi dari kamar tamu yang ditempati tari.
Ibu sari menekan tombol yang ada di dinding untuk berkomunikasi dengan para bibi yang ada di tempat lain.
Ibu sari menekan tombol untuk bicara ke paviliun kamar pelayan.
"Hallo ada yang bisa di bantu"ucap bibi dari sebrang sana.
"Bi Tolong panggilkan bi sumi buat ke kamar diujung buat menemani rara"ucap ibu sari.
"Baik nyonya"jawab bibi.
Setelah menelvon ibu sari pergi kekamarnya untuk mandi.Tak lama bi sumi datang dan masuk kekamar tamu,terlihat rara yang sedang duduk dan tari yang sedang tidur.
"nona kecil ayo kita mandi dulu,setelah mandi kita temani mamih nona kecil lagi"bujuk bi sumi
"beneran ya bi,"ucap rara.
"iya dong non,ayo biar bibi mandin"ucap bi sumi
"ayo bi"jawab rara.
Akhirnya rara mandi bersama bi sumi,sedangkan tari masih tertidur pulas.
BERSAMBUNG......
__ADS_1