Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Tari pingsan


__ADS_3

mereka pun terdiam apa pun yang alex putuskan mungkin itu yang terbaik untuk mereka berdua.


"Kenapa kalian berfikir seperti itu"tanya alex.


"Lalu kami harus berfikir apa jika kamu tidak mau kembali pada tata lex"ucap mamah naumi.


"Ya siapa suruh motong ucapan alex main sambar aja"ucap alex.


"Jadi maksudmu kamu mau kembali pada tata lex"tanya papa angga.


"Ya masa pencarian ku selama 11 tahun harus sia sia haya karena kami sudah menyandang status janda dan duda"ucap alex.


"Kamu gak lagi becanda kan lex"tanya ibu sari.


"Tentu aja tidak bun,rasa sayang ku masih sama bun seperti dulu gak akan berubah meski tata tak lagi gadis seperti waktu dulu"ucap alex.


"Terimakasih ya lex udah mau menerima tata meski tata sudah punya anak"ucap pak tio.


"Iya yah,aku jadi rindu rara"ucap alex


"Kau sudah pernah bertemu rara lex"tanya mamah naumi.


"Iya sebelum papa ngabarin mamah,iren dan audi kecelakaan aku sudah bertemu dengan rara dan kami pergi ke mall buat bermain bersama rara"ucap alex sambil membayangkan kebersamaan mereka.


"Apa kau senang lex"tanya papa angga.


"Tentu pa aku sangat bahagia walau dia bukan anak kandungku aku seperti nyaman bersamanya,dan dia memanggil ku papih ah aku sangat suka panggilan itu"ucapan alex sambil senyum senyum sendiri.


"Kenapa kamu senyum senyum sendiri seperti itu"tanya mamah naumi.


"Seperti sedang jatuh cinta kembali"ucap papa angga.


Ucapan papa angga membuat tawa semua orang.


Ucapan papa angga membuyarkan lamunan alex,dan menatap papa angga dan yang lain.


Saat mereka bercerita banyak hal telvon pak tio dan alex berbuyi bersaman.


"hallo rang ada apa"tanya alex


........


"APA"tanya lagi alex


..........


"Ok aku akan terbang sekarang"ucap alex.


,........


"ok aku hubungi keluarganya"ucap allex


Pak tio yang telah selesai menerima telvon dari anak buahnya pun langsung bertanya pada alex.


"Apa kau sama mendapatkan kabar itu"tanya pak tio


"Iya yah aku akan terbang sekarang"ucap alex


"Ayah ikut"ucap pak tio

__ADS_1


"Ada apa mas kenapa kalian terlihat khawatir seperti itu"tanya ibu sari.


"Bun tata pingsan diruangan ku dan sekarang dia ada dirumah sakit"jelas alex.


"Kalau begitu ayo kita pulang mas"ucap ibu sari.


"Biar alex saja ayah dan bunda disini saja kasian kalian harus bulak balik"ucap alex.


"Tapi nak...."ucap ibu sari


"Sudah al biarkan alex yang menemani tari sekalian biar dia dekat dengan tata"ucap mamah naumi.


"Benar apa yang dikatakan istriku al"ucap papa angga.


"Sudah lah bu biarkan alex yang menangani tata,sebelum kamu sampai biar adit yang menemani tata"ucap pak tio.


"Iya benar nak biar adit yang menemani tata dulu"ucap ibu sari.


"iya bun yah kebetulan dokter ingin bertemu keluarganya jadi lebih baik adit yang menemui dokter sebelum aku datang "ucap alex.


"tapi yah aku tidak punya nomer adit"ucap alex


"Biar ayah yang menelvon adit untuk menemui dokter sekalian untuk menemani tata sebelum kau datang"ucap pak tio.


"Ya sudah kamu pergi lah nak papa akan menelvon asisten rian untuk menyiapkan pesawat untukmu"ucap papa angga


"Baik lah pah aku mau pergi dulu,mamah cepat pulang alex menunggu mamah di rumah ok"ucap alex


"Iya sayang,kamu hati hati dijalan yah"ucap mamah naumi.


"Iya mah,mah pah,ayah,bunda aku pergi dulu"ucap alex.


"Siap bun"ucap alex


Setelah berpamitan alex pergi ke bandara,sedangkan pak tio menelvon adit untuk menyusul kerumah sakit.


Sedangkan di ibu kota,setelah tari dari restoran bersama riri,tari kembali keruangan alex untuk menyelesaikan pekerjannya.


Hampir 3jam tari bersama leptopnya untuk menyelesaikan hasil rapat tadi bersama riko.


Dirasa selesai pekerjaannya tari pun melihat sekeliling ruangan alex dan melihat lihat foto foto yang dipasnag didinding ruangan alex.


Seketika tari terhenti didepan foto foto 2keluarga yang bahagia.


"Loh bukanya itu bapak dan ibu,itu kan adit waktu dulu"ucap tari.


"Dan ini tante naumi lalu 2gadis kecil itu siapa dan ini mirip tuan alex dan gadis ini......."ucapannya terhenti karena ada sekilas gambaran saat ia bertunangan dengan alex.


"Ah.. kenapa kepalaku begitu sakit"teriak tari.


Riri yang sedang bekerja dimejanya mendengar suara teriakan tari pun langsung masuk tanpa mengetuk.


Betapa terkejutnya riri melihat tari yang tengah duduk dilantai dan memegang kepalanya sambil merintih kesakitan.


Riri pun menghampiri tari dan membawa tari ke kursi panjang untuk mendudukkan tari.


"Tari kamu kenapa"tanya riri.


"Kak kepalaku sakit ah ......"teriak tari sambil memegang kepalanya.

__ADS_1


"Kenapa tiba tiba sakit tar"tanya riri


"Aku melihat foto itu kak"ucap tari sambil menunjuk foto yang membuat kepalnya sakit.


Riri yang melihat foto itu pun terkejut.


"Kenapa liat foto itu kamu kesakitan tar"tanya riri.


Tari tak menjawab pertanyaan riri,tari malah tambah kesakitan.


Didalam ingatan tari terbayang penculikan dan sedikit tentang pertunangan dirinya dan seorang pria.


"Aku harus apa tar"tanya riri.


"Ayo kita ke rumah sakit"lanjut riri.


Saat tari akan berdiri tapi ia tidak kuat dengan sakit kepalanya akhirnya ia pun pingsan.


Riri yang melihat tari pingsan pun bingung harus bagai mana.


Riri langsung pergi keruangan rangga untuk meminta bantuan pada rangga.


"Tuan rangga tolong tari dia pingsan diruangan tuan alex"ucap riri


"Apa tari pingsan ayo kita kesana"ucap rangga.


Riri dan rangga pun menuju ruangan alex,rangga pun membopong tari menuju mobil dan membawa tari kerumah sakit Lexta hospital.


Sesampainya dirumah sakit tari diperiksa oleh dokter dika.


30 menit memeriksa dokter dika pun keluar.


"dik gimana keadan tari"tanya rangga.


"Apa dia amnesia"tanya dokter dika.


"Aku tidak tau bay"ucap rangga.


"Memang kenapa"tanya riri.


"Lebih baik kalian hubungi keluarganya dan suruh keruangan ku dan tari akan aku pindahkan keruangan rawat"ucap dokter dika.


"Ok aku telvon alex dulu"ucap rangga.


Setelah dokter dika pergi rangga pun menelvon alex.


"Halo rang ada apa"tanya alex dari sebrang telvon.


"Lex tari pingsan diruangan mu sekarang dia berada dirumah sakit lexta hospital"ucap rangga.


"Ok aku terbang sekarang"ucap alex.


"lex tunggu jangan dimatikan dulu,tolong kamu tau keluarganya suruh dia kemari untuk menemui dokter karen kami tidak tau kondisi yang dialami tari"ucap rangga.


"ok nanti aku hubungi keluarganya."ucap alex.


Dari sebrang sana alex mematikan telvonya.Sedangkan yang rangga dan riri menuju ruang rawat tari.


🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2