
Lanjut yah masih di riko yah....heheeee.....
Dikamar Riko,papah radit masih menenangkan riko agar dia tenang.
"pah,apa papah tau jika tari diperlakukan seperti itu oleh mamah dan rika"tanya radit
"papah tau nak,maafkan papah nak papah tidak bisa berbuat apa apa waktu itu,sungguh papah tidak berguna"sendu papah radit.
"pah ini bukan kesalahan papah,tapi ini kesalahan rika,liat saja aku akan membalas semua perlakuan rika pada tari"emosi riko
riko sudah jangan seperti ini,jika pun kamu meluapkan emosi mu dengan rika dan mamah mu,tari tidak akan kembali lagi pada mu nak"ucap papah radit.
Riko yang mendengar ucapan papah radit pun sejenak berfikir.
"tidak pah tari harus kembali pada ku,suka atau tidak sukanya mamah aku tetap akan kembali pada tari"ucap kenzo penuh keyakinan
"terserah kamu sekarang kamu mandi di kamar tamu sekalian bawa baju gantinya,biar para bibi membersihkan kamar mu ini"ucap papah radit sambil melangkah pergi meninggalkan riko.
Sejenak riko terdiam,lalu ia pergi kekamar tamu yang ada dilantai atas untuk mani,
Sedangkan papah radit menyuruh para pembantu membersihkan kamar riko.
Papah radit yang melihat rika masih menangis diperlukan sang istri haya menghela nafas panjang dan duduk di kursi depan mamah sisil dan rika.
"mamah aku harus bagai mana hikkk... hikk..."tanya rika
"mamah juga gak tau nak,apa yang harus kita lakukan,mamah bingung kalau sudah riko mengamuk seperti ini,dia tak pernah semarah ini pada mamah"jelas mamah sisil
Papah Radit haya tersenyum sinis,mamah sisil yang melihat senyuman itu pun bingung.
"papah kenapa tersenyum seperti itu bukanya bantuin kita"ucap mamah sisil,rika yang mendengar ucapan mamah mertuanya bilang seperti itu pun mengangkat kepalanya dan melihat papah mertuanya.
"papah harus bantu apa?"tanya papah radit.
"bantu bujuk riko buat tidak kasar pada rika dan gak marah sama mamah"ucap mamah sisil
"hmmmm... bukanya ini yang mamah mau dari dulu"ucap papah radit sambil berdiri dan pergi ke kamarnya.
__ADS_1
"nak kamu tidur diruang kamar tamu dulu yah,percumah kamu tidur bersama riko,pasti dia akan marah lagi pada mu dan biar beri waktu pada riko"ucap mamah sisil
"iya mah rika akan tidur dikamar tamu"ucap rika
"ya sudah mamah tinggal yah mamah mau susul papah dulu"ucap mamah sisil sambil berdiri
"iya mah"singkat rika dan dibalas senyuman oleh mamah sisil sambil melangkah pergi ke kamarnya.
"dari pada aku harus melihat riko marah marah lebih baik aku ke club aja,ngapain mikirin pria itu,lebih baik bersenang senang dengan yang lain"batin rika sambil melangkah kekamarnya untuk mengambil baju dan tasnya lalu rika pun pergi menuju club yang bisa ia datangi.
Dikamar riko para bibi sedang sibuk membersihkan kamar riko yang berantakan ulah riko tadi.
Dikamar papah radit dan mamah sisil.
"pah,maksud papah apa bilang kalo semua itu kemauan mamah"tanya mamah sisil
Papah radit yang sedang merebahkan tubuhnya di kasur empuknya pun terbangun mendengar pertanyaan yang diberikan istrinya itu.
"mamah tak sadar apa yang telah mamah lakukan kepada riko"tanya papah radit
"mamah tau kesalahan mamah adalah memisahkan riko dengan tari itu kesalahan mamah yang paling fatal,mamah tau alasannya kenapa"tanya papah radit.
"itu bukan kesalahan pah itu terbaik buat riko"ucap mamah sisil setengah berteriak.
Papah radit yang mendengar ucapan itu pun tersenyum kecut.
"mamah bilang itu terbaik buat riko,papah tanya sama mamah,itu terbaik untuk riko atau terbaik untuk kehidupan mamah yang tak mau jatuh miskin haya karena gretakan yang diberikan mantu kesayangan mamah itu"ucap papah radit
"pah tapi itu yang terbaik pah buat keluarga kita,mamah gak mau dalam kondisi papah yang dulu struk harus jatuh miskin,mamah tidak mau pah"ucap mamah sisil
"Dengan cara mengorbankan perasan anak mu,kamu bilang itu yang terbaik buat anak mu mah,apa haya segitu sayang mamah pada anak mu,kamu lebih memilih harta dari pada kebahagian anak mu itu"emosi papah radit.
Mamah sisil haya diam tanpa berkata.
"mamah bahagia sekarang melihat riko sudah 2tahun mamah berikan kehidupan dengan wanita yang sudah tak bisa mempunyai anak,jika ia sekarang bersama tari dan anaknya mungkin kehidupan anak mu tak akan seperti ini,lihat sudah sekian lama dia haya menyibukkan diri dengan bekerja dan bekerja,sampai sampai istrinya saja menjadi asistenya agar apa agar dia punya waktu bersama riko tapi apa yang istrinya dapat sekarang,pernah kah riko menganggap dia istrinya"jelas papah radit.
__ADS_1
Mamah sisil haya menyimak apa yang sang suami katakan padanya.
"sudah mah sekarang tidur sudah malam"ucap papah radit sambil merebahkan badanya kembali.
Mamah sisil yang melihat papah radit tidur pun ia mengikuti papah radit untuk tidur di samping papah radit.
Dikamar tamu bagian atas Riko baru selsai berendam merilekskan otaknya yang dipenuhi amarah tadi.
setelah selesai mandi ia kembali kekamarnya melihat kamarnya yang sudah rapih seperti semula walau barang barangnya sebagian dibuang karena pecah ulah riko tadi.
Setelah melihat kamarnya bersih ia pun merebahkan tubuhnya di kasur empuknya itu.Sejenak ia mengingat kata kata yang diucapkan tari padanya.
"sebegitu menderit kah dirimu tar hidup bersama ku,aku menyesal tar,aku menyesal tak mengetahui ini dari awal,kalausaja aku tau semuanya dari awal tak mungkin aku melepaskan mu tar haya karena harta,aku menyesal tar,aku rindu kamu tar,aku rindu rara juga,apa kabar kamu nak"batin riko menangis.
Tak lama riko pun tertidur karena kelelahan habis mengacak acak kamarnya agar kamarnya terlihat tidak bersih.
Pagi hari mamah sisil,papah radit sudah ada diruang makan sedang sarapan tapi rika walau sudah ada disana tapi ia menunggu suaminya turun.
Rika sudah pulang jam 3 pagi tanpa ada yang tau,haya satpam yang berjaga pintu gerbang.
Tak lama orang yang ditunggu rika pun terlihat sedang menuruni tangga dengan setelan jas kerjanya.
"mas sarapan dulu"ucap rika sambil menghampiri riko dan menyentuh tangan riko,
"jangan sentuh aku"ucap riko sambil menepis tangan rika.
"nak sarapan dulu"ucap mamah sisil
Riko yang mendengar ucapan mamah sisil pun tersenyum kecut.
Tanpa menjawab riko pun melangkah pergi menuju mobil yang sudah disiapkan oleh supirnya.
"pah lihat anak mu itu kurang ajar"ucap mamah sisil kesal.
"sudah lanjut saja makannya gak usah urusin anak mu biar dia memilih jalan hidupnya sendiri,sudah cukup mamah atur sedari dulu."ucap santai papah radit.
__ADS_1
Mamah sisil dan rika yang mendengar ucapan papah radit pun mematung,bagai mana bisa papah radit bicara seperti itu.
Sejak kejadian itu riko selalu bersikap cuek pada mamahnya dan bertambah kasar pada rika.