Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Nasi Goreng Dan Mie Goreng Pedas


__ADS_3

30 menit kemudian nasi goreng yang dipesan pun datang.


"Wah udah dateng udah gak sabar pengen coba"ucap tata sambil berbinar melihat 2 piring pesanannya.


"Iya ini tar pesenan kamu"ucap banu sambil memberikan nasi goreng dan mie goreng pesenannya.


Alex yang melihat betapa banyak cabe yang digunakan.


"Mang kenapa banyak banget cabenya"tanya alex.


"Itu pesenan dia lex jangan bingung"ucap bi lilis.


"Iya tuan ini pesanan tari"ucap bayu.


"Jangan panggil tuan panggil alex aja kamu teman tata berarti teman aku juga"ucap alex.


"Iya lex,ini suami kamu tar"tanya bay


nu.


"Iya ini suami ku"ucap tata.


"Lebih ganteng nyatanya deh dari pada di TV"ucap fitri.


"Iya bener"ucap bayu.


"Udah gak usah diliatin terus nanti naksir"ucap tata


"Kamu cemburu tar"tanya banu.


"Gila aja kamu ban masa ia aku cemburu sama kalian berdua pasangan suami istri lagi"ucap tata.


"Terus kalo sama gadis gadis yang liatin alex terus kamu gak cemburu"ucap bayu smabil menujuk sekeliling


Tata yang mendengar ucapan banu pun langsung melihat sekeliling,benar saja para gadis melihat alex tanpa berkedip.


Tata yang melihat itu pun langsung kesal dan langsung memukul meja.


Bi lilis,bayu,alex dan fitri begitu terkejut betapa mengerikan tata jika sedang marah.


Disekitar juga langsung melihat arah dimana suara pukulan meja.


"Gak usah lihat lihat,kalo gak mau matanya aku colok"ucap tata kesel.


Danu yang baru kali ini melihat emosi tata bun terlejut.


"Lex ini tari yang dulu bukan"tanya danu.


"Iya dia tari yang dulu memang kenapa"tanya alex.


"Gak aneh aja dulu hadis cantik,manja dan lemah lembut,kenapa sekang jadi singa menakutkan"ucap banu.


"Kamu cari masalah ban"ucap alex


"Memang kenapa"tanya banu sambil melihat alex


"Lihat aja tuh tatapannya"ucap alex.


Banu langsung melihat kearah tata,benar saja tata sedang begitu marah.


"Canda tar jangan marah,udah sekarang kamu makan,ini nasi goreng dan mie goreng dan es teh"ucap banu


"Awas kalo kamu bilang begitu lagi"ucap tata.


"Iya gak,maaf"ucap banu.


"Sudah ayo kita kesana banyak yang beli"ucap fitri untuk melerai pertengkaran 2 teman itu.


Danu dan fitri pergi dari tempat duduk tata,dan tata langsung makan nasi goreng dan mi gorengnya.

__ADS_1


Alex yang melihat itu pun ngeri.




"Sayang itu gak pedas"tanya alex.


"Iya neng apa itu gak pedes"tanya bi lilis.


"Gak mau coba"tanya tata.


"Mau"ucap alex sambil ngambil mie gorengnya,saat alex memasukan mienya ke mulut betapa pedasnya alex langsung mengambil minumanya.


"Sayang ini pedes sekali jangan dimakan yah nanti perut kamu sakit"ucap alex yang khawatir pada tata.


"Ini gak pedes mas"ucap tata.


"Ini pedes ta,bi coba deh pasti pedes banget"ucap alex.


"Jangan diambil"ucap tata sambil berkaca kaca.


"Udah lex gak apa apa biarin aja,dari pada nangis disini"ucap bi lilis


"Tapi bi ini pedes banget"ucap alex.


"Udah lex biarin bibi jamin gak akan sakit perut"ucap bi lilis.


Tak lama juga rara,keke dan mang asep datang.


"Weh udah dipesenin nih"ucap mang asep.


"Udah tinggal makan aja rara keke duduk sini samping bibi"ucap bi lilis.


Rara dan keke duduk di dekat bi lilis.


Mereka berdua makan dengan lahapnya.


"Neng kenapa ko nangis"tanya mang asep.


"Itu mang dia pesen makanan pedes sekali aku takut dia sakit perut"ucap alex


"Udah biarin aja lex,istri kamu itu lagi sensitif biarin dia melakukan apa saja asal gak yang bahaya"ucap mang asep yang mengerti dengan situasi tata.


"Tuh kan dengerin kata mang asep"ucap tata.


"Ya udah aku ngalah,kamu boleh makan"ucap alex mengalah.


"Yes,kalo begitu abis ini kita beli martabak manis yah"ucap tata.


"Iya gimana nanti"ucap alex.


Mereka pun melanjutkan makannya setelah selsai alex melihat tata dan bertanya.


"Sayang apa tidak pedas"tanya alex yang melihat kedua piring didepan tata habis,yang tersisa hanya piring dan sendoknya saja.


"Gak"jawab tata santai.


"Mamih aku sama keke pengen beli mainan"ucap rara.


"Iya boleh"ucap tata.


"Ayo mih"ajak rara.


"Udah biar sama mamang aja kamu istirahat disini nanti kecapen"ucap mang asep


Alex langsung mengeluarkan dompet dan ngambil uang 100 ribuan 3 lembar.


"Mang pake ini untuk beli kemauan rara dan keke"ucap alex.

__ADS_1


"Tapi ini kebanyakan lex"ucap mang asep.


"Gak apa mang pake aja kalo kurang bilang"ucap alex.


"Ini lebih lex"ucap mang asep


"Kalo lebih baut bibi beli perlengkapan dapur atau apa saja"ucap alex


"Gak usah lex"ucap bi lilis.


"Gak apa apa bi sana belanja kalo kurang bialang"ucap alex.


Akhirnya rara,keke,mang asep dan bi lilis pergi dari sana menuju pasar malam kembali untuk menemani rara dan keke.


"Sayang"panggil tata


"Iya ada apa"tanya alex.


"Sayang kamu tau apa kemauan aku"tanya tata.


"Iya inget martabak manis kan"tanya alex.


"Iya aku mau sekarang"ucap tata.


"Apa kamu tidak kenyang sayang"tanya alex.


"Gak"jawab singkat tata.


"Ya ampun ta kamu dah makan besar masih saja kurang"ucap alex


"Pokonya aku mau martabak sekarang"ucap tata.


Alex yamg sudah melihat cemberut tata pun akhirnya mengalah untuk membelikan martabak yang tata inginkan.


Alex mencari apa yang diinginkan tata.


Sedangkan tata duduk dikursi datang lah fitri untuk mebersihkan meja.


"Tar mana yang lain"tanya fitri sambil ngambil in piring dan gelasnya.


"Yang alin lagi jalan jalan "ucap tata.


"Kok kamu gak ikut" tanya fitri.


"Gak aku lagi pengen martabak"ucap tata.


"Oh suami mu lagi beli apa"tanya fitri.


"Ia dia lagi beli"ucap tata.


"Ya udah tunggu aja,aku kebelakang dulu"ucap fitri.


"Iya santai aja"ucap tata.


Fitri pun pergi dari sana menuju belakang untuk cici piring.


Taka lama alex datang dengan 5 kotak varian martabak.


"Ini sayang"ucap alex.


"Ahh makasih suami ku"ucap tata


"Iya sama sama"ucap alex sambil duduk didekat tata.


Tata langsung membuka kotak martabaknya tanpa basa basi tata langsung makan.


"Sayang apa kau tak kenyang"tanya alex


"Tidak,kamu gak mau sayang"tanya tata.

__ADS_1


"Tidak aku sudah kenyang,makan kamu saja"ucap alex sambil melihat lahapnya tata memakan martabaknya.


Jam sudah menunjukan pukul 9 malam rara dan keke bersama bibi dan mang asep kembali ke tempat mereka makan tadi.


__ADS_2