
Disaat mereka menunggu makanan datang ada seorang pria datang menghampiri mereka.
"Tari...."panggil riko.
"Mas riko.."ucap tari terkejut.
"Boleh aku gabung"ucap riko.
"Silahkan mas gabung aja"ucap tari.
Rara yang melihat seorang laki laki datang meminta bergabung dengan mereka pun merasa bingung.
"Mamih om ini siapa"tanya rara pada tari.
Belum tari menjawab sudah disambar pertanyaan oleh riko.
"Hai cantik apa ini yang namanya rara"tanya riko.
"Iya om aku rara,om ini siapa,kenapa om mirip sama ayahnya rara"ucap rara.
"Tapi ayah rara tak mungkin ayah rara sibuk sekali"ucap rara.
"Apa rara pernah melihat foto ayah rara"tanya riko.
"Iya rara pernah melihat foto ayah rara dari mamih,tapi ayah rara tak pernah menemui rara"ucap rara merasa sedih.
"Apa rara merindukan ayah rara"tanya riko.
"Dulu iya rara sangat rindu sama ayah rara,tapi saat teman teman mengolok olok rara karena rara tak punya ayah,ayah rara tak pernah ada buat rara,dan sekarang rara tak merindukannya lagi"ucap rara.
Ucapan rara membuat hati riko begitu sakit bagikan tertusuk seribu pedang.
"Kenapa rara tak merindukan ayah rara lagi"tanya riko
"Karena rara sudah punya papih yang sayang sama rara"ucap polos rara.
Tari dan karin yang melihat dan mendengar ucapan rara pun merasa sedih dan juga terkejut dengan pengakuan rara.
"Siapa"tanya riko.
Dari belakang riko datanglah pria tampan menghampiri mereka,ia langsung menghampiri rara,karena ia merasa rindu sekali pada rara sudah 2hari ia tak bertemu rara.
"Hay sayang"sapa alex
"Papih..."ucap rara begitu bahagia rara pun meminta di gendong oleh alex.
Alex yang melihat rara minta digendong pun dengan senang hati ia mengendong rara.
"Papi dari mana saja,kenapa papih tak menemui rara 2 hari ini"tanya rara.
"Maaf yah sayang papih ada urusan pekerjan jadi papih baru sempat menemui rara,maafkan papih ya sayang"ucap alex sambil mencium rara.
"Iya papih,rara maafin papih,tapi dengan 1 syarat"ucap rara.
"Apa syaratnya"tanya alex
__ADS_1
"Papih harus main sama rara sampai rara mau tidur"ucap rara.
"Baik lah apapun demi rara pasti papi ikuti"ucap alex.
Riko yang melihat kedekatan antara alex dan rara begitu menusuk hati riko.
..."Harusnya ayah yang ada dalam pelukan mu ra,maafkan ayah ra gara gara ayah kamu harus mengalami kesusahan dalam hidup mu,tapi melihat mu tertawa dan memanggil orang lain dengan sebutan papih membuat hati ayah sakit sayang,maafkan ayah sayang"batin riko....
Tari yang mendengar batin riko pun yang tadinya melihat alex dan rara mengalihkan pandangannya pada riko.
..."Maaf mas aku tidak bisa berbuat apa apa,aku sudah menjelaskan semuanya pada rara,tapi dia tidak mau menerima karena sikap egois mu yang menutup hati rara,gara gara kamu rara selalu diejek oleh teman temanya disangka anak haram karena ia tak punya ayah"batin tari....
Alex yang baru menyadari adanya riko pun langsung menyapa riko.
"Tuan riko anda disini"tanya alex
"Iya tuan kebetulan tadi saya ada meeting dan melihat ada rara dan tari disini"jelas riko
"Owh begitu"ucap alex
"Ra kau belum pesan makan"tanya alex.
"Sudah papih tapi makanannya belum datang,padahal rara udah laper banget pih"ucap rara
"Ya sudah rara tunggu disini biar papih yang mengcek kedalam"ucap alex.
"Beneran pih"ucap rara.
"Iya sayang"ucap alex.
"Gak papa ta,kasian rara udah kelaparan"ucap alex.
"Ya sudah gimana baiknya saja "ucap tari.
Dan dijawab senyum oleh alex.
"Tuan riko sudah pesan makanan"tanya alex.
"Tidak,kebetulan saya sudah makan"ucap riko.
"Bagai mana kalau kita minum kopi disini biar saya yang pesankan"ucap alex.
"Boleh taun jika anda tidak repot"ucap riko.
"Tidak tuan tunggu sebentar aku akan kedalam dulu"ucap alex.
Alex pun pergi ke arah dapur untuk menyakan pesanan rara dan meminta 2 gelas kopi untuk dirinya dan riko.
Sedangkan di meja riko selalu melihat rara,
..."harusnya aku yang memberi perhatian itu pada anak ku,tapi kenapa aku begitu tak percaya diri sekali,Betapa aku bodohnya meningalkan mu nak,maafkan ayahmu nak"batin riko...
Riko selalu merasa bersalah karena kebodohannya ia meninggalkan darah dagingnya demi harta.
Tari yang mendengar batin riko sedikit iba dengan riko,tapi disisi lain dia merasa kesal dengan kebodohan dan keegoisan riko.
__ADS_1
Tak lama alex datang bersama para pelayan yang membawa makanan dan kopi untuk dirinya dan yang lain.Alex duduk disamping rara,sedangkan Para pelayan menyajikan makanan yang begitu bayak di atas meja,membuat tari dan karin bingung,tapi tidak untuk rara,Rara begitu senang karena bayak makanan.
"Kak kenapa jadi bayak begini"tanya tari.
"Iya tuan kenapa jadi bayak begini,perasan kita pesan gak banyak gini"ucap karin
"Tidak apa apa ini untuk putri papih yang sedang kelaparan karena menunggu lama makanannya"ucap alex sambil membelai rambut rara.
"Kak ini berlebihan"ucap tari.
"Tidak papa sudah makan saja"ucap alex.
"Iya mamih makan saja rara juga sudah lapar"ucap rara
"Baik lah tuan dan nona muda yang berbicara saya sudah tidak bisa berbuat apa apa"ucap tari
Ucapan tari membuat tawa mereka semua kecuali riko,Riko masih betah memandang anak nya.
"Papih suapin rara yah,udah 2 hari papih tak pernah suapin raar lagi"kesel rara.
"Baik lah tuan putri papih akan menyuapi mu"ucap alex.
"Ra makan sendiri donk kasihan. Papih nya juga mau minum kopi"ucap tari
Membuat rara cemberut karena dilarang oleh mamih nya.Alex yang menyadari kalau rara kesal pun mencoba membuat rara kembali untuk tersenyum.
"Udah tar gak papa,aku udah janji sama rara kalo hari ini aku untuknya"ucap alex
"Maaf ya kak rara jadi ngrepotin kakak"ucap alex.
"Yah masa buat anak susah sih tuan alex,kalau untuk anak mah tidak ada kata susah,dan tidak ada kata repot iya gak taun"ucap karin,sebenarnya itu sindiran untuk riko
Riko yang mendengar ucapan karin pun sedikit menciut nyalinya untuk bicara.
Sedangkan tari iya sudah menginjak kaki karin untuk menghentikan ucapannya.
Alex pun menyadari perubahan raut wajah riko membuat iya tak enak hati.
"Ra kamu suapi oleh ayah rara saja yah"ucap alex.
"Tidak papih,ayah rara tidak ada disini"ucap rara polos.
Alex yang mendengar ucapan rara pun terkejut,bagi mana ia tidak terkejut ayah yang ia maksud ada dihadapannya.
Alex pun mengalihkan pandanganya kearah riko dan tari.
Tari yang memahami tatapan alex pun menggelengkan kepalanya untuk menjawab tatapan alex.
Alex yang mengerti jawaban tari pun terdiam dan menyuapi rara sesuai permintaan rara.
Sedangkan riko iya sungguh sungguh menyesal atas perbuatanya sendiri kepada Rara.Anak semata wayangnya itu.
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏