Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Kekecewaan Iren


__ADS_3

Sesampainya dilantai 2 tari menuju kamar iren.


Tok tok tok suara pintu diketuk.


"Kak iren ini aku tari bisa kakak buka pintunya"ucap tari.


Tak ada jawaban dari dalam tak henti hentinya tari mengetuk pintu kamar iren.


"Kakak ayo lah buka pintunya,masa aku harus membuka paksa pintunya kan gak baik"ucap tari.


Tak lama akhirnya iren membuka pintu terlihat iren yang begitu acak acakan mata yang sembab karena dari siang sampai sore ia menangis tak henti hentinya.


Iren yang melihat tari berdiri di depan pintu pun seketika memeluk tari dan mengucapkan kata maaf tiada henti.


"Ta maafkan papah ku maafkan papaku hikk hikk"tangis iren.


"Kita duduk dan kita bicara ok"ucap tari sambil melepas pelukan dari iren dan menuju kasur yang ada dikamar itu.


Tari dan iren duduk ditepi ranjang.


"Ta,maafkan aku,aku gak tau kalo papah yang melakukan semua ini"ucap iren.


"Sudah kak ini bukan salah kakak,sekarang kakak jangan nangis lagi yah"ucap tari sambil menghapus air mata iren.


"Aku kecewa tak pada papah dia rela melakukan apa saja demi keinginannya,sampai dia tega mau membunuh aku anaknya sendiri hikk hikk"tangis iren.


"Aku tau kak,kamu pasti kecewa pada om tomas,aku pun sama sangat kecewa padanya,dia yang dulu sangat dekat dengan kami tapi dia yang menyiksa aku dan adit,tapi gimana lagi ini sudah berlalu,saatnya sekarang om tomas bertanggung jawab semuanya"ucap tari.


"Iya ta aku sangat kecewa sama papah tapi aku harus apa ta dia juga papah ku,tapi aku tak mau menemuinya dia juga tak perduli dengan ku"ucap iren.


"Jangan seperti itu kak bagai mana pun om tomas papah kakak dia butuh dukungan dari kakak dan tante sila"ucap tari.


"Tapi tak aku kecelakaan apa ada papah dan mamah menjenguk ku mereka lebih mementingkan uang dari pada kesehatan anaknya hikk hikk,sampe saat ini juga aku tak tau kabar mamah bagaimana"ucap iren.


"Iya aku tau kak,tapi setidaknya besok kakak datang dipersidangan om"ucap tari


"Bagai mana besok saja jika semua membaik aku akan ke sana"ucap iren.


"Ya sudah kita makan yah tadi bibi sudah nyiapin makanan untuk mu"ucap tari.


"Tidak ta kita makan bersama dibawah"ucap iren


"Apa kakak sudah baik baik saja"tanya tari.


"Aku baik baik saja"ucap iren


"Syukur lah,kak apa kak kenzo sudah menghubungi mu"ucap tari


"Sudah tadi dia mau kemari tapi aku larang aku takut dia juga kecewa pada ku"ucap iren.


"Tidak akan aku tau kak kenzo bagi mana,lebih baik sekarang kakak suruh kak kenzo kemari untuk makan bersama,agar kakak juga lebih baik ada kak kenzo"ucap tari.


Iren pun berpikir sejenak tapi apa yang tari katakan ada benarnya juga,akhirnya iren menelfon kenzo untuk kemari.


"Kak aku mau ke kamar dulu mau mandi,bau asem aku seharian diluar"ucap tari.


"Iya aku juga mau mandi sekalian mau menelpon kenzo"ucap iren.

__ADS_1


"Kakak ada bajunya gak,kalo gak ada nanti aku suruh karin buat nganterin ke kamar kakak"ucap tari.


"Gak ada tak,makasih yah kamu memang yang terbaik"ucap iren.


"Lebai kamu kak,aku pergi dulu"ucap tari sambil keluar dari kamar iren.


Tari menuju kamarnya dan dikuti oleh karin.


"Kar tolong kasih baju ke kak iren yah ambil di lemari baju yang belum dipake"ucap tari.


"Baik lah,ada lagi gak yang bisa aku lakukan"tanya karin.


"Gak deh,oh iya rara kemana aku belum ketemu rara sehari ini"tanya tari.


"Rara sama lili di taman lagi main sama bi sumi juga"ucap karin.


"Ya sudah aku mau mandi,kalo boleh minta tolong suruh rara ke kamar yah aku kangen deh sama anak itu"ucap tari.


"Siap ta"ucap karin lalu karin pergi dari kamar tari menuju taman belakang.


Tari melanjutkan aktifitasnya untuk mandi.


Tak lama rara datang bersama lili,disaat tari sedang memoles berbagai alat kecantikannya.


"Mamih..."panggil rara sambil berlari menuju tari.


"Nona kecil jangan lari nanti jatuh"ucap lili.


"Rara jangan lari lari sayang nanti jatuh benar kata mba lili"ucap tari.Setelah sampai didepan tari,rara langsung naik kepangkuan tari.


"Mamih dari mana saja seharian ini rara tidak bertemu mamih"ucap rara.


"Suguh mamih"tanya rara.


"Tentu sayang mamih janji"ucap tari.


"Nyonya muda saya kebawah dulu saya mau mandi dulu"ucap lili.


"Ya sudah kamu mandi sekalian istirahat biar rara malam ini sama saya kamu pergi saja"ucap tari.


"Baik nyonya saya permisi"ucap lili.


Lili meninggalkan kamar tari,tak lama datang karin untuk memanggil makan malam.


"Ta ayo makan malam semua sudah menunggu mu dibawah"ucap karin


"Ya udah ayo,ra ayo makan malam dulu"ucap tari.


"Ayo mih"jawab rara.


Tari,karin dan rara turun menuju lantai bawah untuk masakan malam bersama keluarga dan keluarga alex.


Sesampainya tari,karin dan rara diruang makan rara langsung lari menuju alex.


"Papih"panggil rara.


"Hey sayang sini duduk didekat papih"ucap alex.

__ADS_1


Rara duduk disamping alex,tari dan karin duduk didepan rara dan alex.


"Loh iren mana bun"tanya tari.


"Masih di atas nak belum turun,apa dia tidak makan tadi"tanya ibu sari.


"Tidak bun tadi katanya mau makan bersama dengan kita"ucap tari.


"Ya sudah biar bibi yang panggil iren"ucap ibu sari.


Terdengar suara bel pintu rumah.Saat bi sumi akan membuka pintu dilarang oleh tari.


"Bi biar aku aja yang buka"ucap tari.


"Baik nona"ucap bi sumi.


Tari menuju pintu utama,dan tari membuka pintu ternyata kenzo yang datang.


"Kak ayo masuk"ucap tari.


"Makasih ta,iren mana ta"tanya kenzo.


"Ada didalam ayo kita masuk kak,semua lagi kumpul dimeja makan"ucap tari.


"Aku gak ngerepotin nih ta"tanya kenzo.


"Tidak ayo"ajak tari.


Mereka menuju ruang makan di sana sudah ada iren yang duduk dekat kursi kosong


"Eh ada nak kenzo"ucap ibu sari.


"Iya tante tadi saya ditelpon iren untuk kemari"ucap kenzo.


"Owh ia gak papa mari kita makan semua sudah disini"ucap pak tio.


Mereka makan malam bersama.setelah makan mereka berkumpul di ruang keluarga.


"Ren gimana keadaan kamu nak"tanya pak tio.


"Iya kamu bagaimana apa sudah baikan"tanya papa angga.


"Aku udah lebih baik om berkat tari aku bisa kuat"ucap iren


"Syukur lah nak kalau kau baik baik saja"ucap ibu sari.


"Ta gimana hubungan kamu sama alex nak"tanya mamah naumi


"Baik mah"ucap tari.


"Maksud mamah apa kalian akan segera langsungkan pernikahan kalian"tanya mamah naumi.


"Entah mah aku belum tau,masalah menikah itu gimana dari keluarga dan dari kak alex aja"ucap tari.


"Jadi kamu sudah siap nak menikah dengan alex"tanya ibu sari.


Akhirnya mereka membicarakan tentang pernikahan alex dan tari.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2