Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Kekesalan Tata


__ADS_3

Tata yang bisa mendengar batin alex pun kembali menangis.


"Sayang kenapa kamu menangis lagi"tanya alex.


"Tak tau aku tak mau sama kamu"ucap tata beranjak dari duduknya menuju kamar.


Alex yang melihat tingkah tata hanya menggeleng gelengkan kepalanya.


Tata yang kesal kepada alex akhirnya memutuskan untuk tiduran disamping rara.


Alex pun menghampiri tata yang tertidur disamping rara.


Alex langsung memeluk tata dari belakang.


Tata sebenarnya tidak tidur dia hanya pura pura tertidur,saat alex memeluknya dari belakang ia merasa sangat begitu nyaman.


"Kenapa pelukannya begitu nyaman"batin tata.


15 menit kemudian rara bangun.


"Mamih"ucap rara.


Tata yang mendengar ucapan rara pun langsung bangun.


"Uya sayang ada apa"tanya tata.


Alex dari belakang hanya tersenyum karena ia tau tata hanya pura pura tidur.


Saat tata tersadar kalau dirinya sedang dipeluk alex langsung dilepas oleh tata.


"Sayang kenpa dilepas"tanya alex.


"Berat"singkat tata.


"Mamih papih sekarang jam berapa"tanya rara.


"Jam 5 ra memang kenapa"tanya tata


"Tata pengen ke pasar malam mamih"ucap rara


"Iya nanti kalo rara udah mandi"jawab tata.


"Iya mamih rara mandi sekarang"ucap rara.


"Ya sudah ayo mandi in"ucap tata.


"Biar sama papih aja yah"jawab alex.


"Iya mih rara mandi sama papih aja"ucap rara.


"Ya sudah mamih siapin baju buat kamu"ucap tata.


Akhirnya rara dan alex masuk kekamar mandi sedangkan tata menyiapkan pakean untuk alex dan rara.


Setelah selsai mandi rara langsung pakai baju dan gantian alex yang mandi.


"Mamih rara kedepan dulu yah"ucap rara.


"Ya sudah sana"jawab tata.


Tak lama rara keluar alex pun keluar dari kamar mandi.


Ia melihat tata sedang mengambil handuk tanpa aba aba seperti biasa alex langsung memeluk tata dari belakang.


"Sayang kau masih marah pada ku"tanya alex


"Menurut mu"jawab tata sinis.

__ADS_1


"Sayang jangan marah marah gitu donk,kamu gak kasian apa sama aku"ucap alex.


"Gak,kamu aja gak sayang sama aku"ucap tata sambil melepas pelukannya alex dari tubuhnya.


"Hus jangan bilang begitu sayang aku tuh sayang banget sama kamu"ucap alex sambil menciumi leher tata yang menurutnya itu wangi.


"Diem kenapa sih itu bibir"kesel tata yang geli akan kelakuan alex.


"Abisnya kamu wangi sayang"ucap alex.


"Aku tuh belum mandi sana jauh jauh"ucap tata.


"Gak mau kalo bisa seharian aku kaya gini juga betah"ucap alex.


"Papih mamih lagi ngapain"tanya rara yang baru saja datang..


Alex yang mendengar suara rara langsung melepaskan pelukannya dari tata.


"Ini sayang papih lagi bantu mamih mu melepas resleting"alasan alex.


"Kenapa dilepas"tanya rara.


"Mamih kan mau mandi mamih kesusahan melepasnya"ucap alex


"Apa begitu mamih"tanya rara


"Iya sayang mamih gak sampai jadi mamih minta tolong sma papih,ya sudah mamih mau mandi,rara telvon keke suruh siap siap"ucap tata.


"Siap mih rara mau kedepan dulu mau telvon keke"ucap rara sambil mengambil ponsel mamihnya.


Rara pun pergi kedepan untuk menelvon,sedangkan alex dan tata begitu lega setelah kepergian rara.


"Ah aman"ucap alex lega.


"Makanya kalo disuruh lepas itu lepasin kan jadi ketahun anak"ucap tata kesel.


"Sayang kamu jangan kesal begitu kamu itu tambah cantik kalo begitu"ucap alex.


"Eh bukan begitu sayang,kau itu terlihat selalu cantik tapi kalo kamu cemberut begitu kecantikan mu tambah "ucap alex tau jika istrinya sedang sensitif.


"Sudah lah aku mau mandi dari pada disini bikin kesel"ucap tata sambil pergi ke kamar mandi.


"Sayang aku ikut,aku mau lihat hasil tanaman aku"ucap alex.


Seketika tata terhenti.


"Tanaman apa"Tanya tata


"Itu tanaman yang ada di rahim kamu sudah tumbuh atau belum"ucap alex


"Jangan ngaco kamu emang aku ini tanah"ucap tata.


"Iya kan anak kita ibaratkan tanaman sayang"ucap alex.


"Sudah jangan hanya itu yang kau pikirkan kita ditunggu oleh rara"ucap tata dan langsung menutup pintu kamar mandi.


Alex yang melihat tingkah tata hanya tersenyum begitu lebar,Entah kenapa ia sangat suka menggoda tata dan sangat suka jiak tata cemberut seperti itu.


Setelah selesai mandi ia langsung ganti baju dan berdandan.sedangkan alex yang sudah selesai berganti pakean dan menggunakan perlengkapan prianya ia menuju depan untuk memanaskan mobil karena mobil hari ini dia akan bawa.


30 menit kemudian tata sudah selsai dan bersiap untuk pergi,tapi sebelum pergi tata duduk di ruang TV bersama rara sambil menunggu alex yang sedang memanaskan mobil.


jam sudah menunjukan pukul 7 malam tata,rara dan alex menuju rumah mang asep untuk menjemput mang asep dan keluarga.


Sesampainya di rumah mang asep tata turun,sedangkan alex dan rara menunggu di dalam mobil.


Tok tok tok... Suara pintu rumah mang asep diketuk oleh tata.

__ADS_1


Dari dalam mang asep membuka pintunya.


"Eh neng udah datang"ucap mang asep.


"Iya mang keke dan bi lilis ya mana"tanya tata


"Masih didalam neng,lalu mana alex sama rara"tanya mang asep.


"Ada di mobil mang menunggu kalin"ucap tata.


"Ya sudah tunggu sebentar mamang panggil keke sama lilis"ucap mang asep.


"iya mang saya tunggu di mobil yah"ucap tata.


"Iya neng"jawab mang asep.


Tata pun pergi kemobil dan masuk.


"Mana mang asep dan keluarganya"tanya alex.


"Mang asep didalam lagi manggil bi lilis dan keke"jawab tata.


"Keke jadi ikut mih"tanya rara.


"Jadi sayang"jawab tata.


"Yes aku ada temanya"ucap rara.


"Kenapa kau senang sekali"ucap alex


"Iya dong pih"jawab rara.


Tak lama keluarga mang asep masuk kemobil.


"Maaf lama yah nunggunya"ucap bi lilis


"Gak ko bi,santai aja"ucap alex


"Ya sudah ayo kita berangkat"ucap tata


"Iya pih ayo kita berangkat rara udah gak sabar main disana"ucap rara antusias.


"Keke juga gak sabar"ucap keke.


Alex pun menyalakan mobilnya dan melajukan mobilnya menuju pasar malam yang dimaksud rara dan keke.


"Dasar anak kecil gak sabaran"ucap tata.


"Iya nih"ucap bi lilis.


"Iya cepat lex mamang udah gak sabar"ucap mang asep.


"Gak sabar apa mang"tanya tata


"Yah jangan ditanya neng mamang sih,paling juga gak sabar makan"ucap bi lilis


"Hadeh masih doyan makan mang"tanya tata.


" Yah neng makan mah bukan doyan tapi kebutuhan"ucap mang asep


"Iya tapi kalau mamang itu kelebihan porsinya"ucap tata


""His amit amit kamu ta"ucap bi lilis.


"Memang kenapa amit amit kan aku lagi gak hamil"ucap tata.


"Gak apa apa amit amit saja"ucap bi lilis.

__ADS_1


"Iya deh,amit amit"ucap tata smabil mengelus perut datarnya.


Keke dan rara yang mendengar percakapan orang tuanya pun sedikit mengerti.


__ADS_2