
Akhirnya tata pun mengingat apa yang ingin dikatakan olehnya pada suaminya itu.
"Oh iya aku ingat,mas apa bunda boleh mengurus pernikahan adam dan lili"tanya tata pada alex.
Alex yang mendengar ucapan tata pun terkejut,bagai mana tidak terkejut kesepakatan sudah diambil semua keluarga tidak ada yang mengaturnya biar anak buah alex yang mengatur semuanya.
"Sayang bukanya kita sudah sepakat biar anak buah aku yang mengurusnya biar kalian tidak cape sama disaat acara nanti"ucap alex.
"Tapi mas bunda ingin mengurusnya"ucap tata.
"Iya lex bunda bosan dirumah sendirian kalo kalian pergi"ucap bunda alia.
"Tidak bunda,bunda belanja atau apa saja alex tidak masalah asal bunda tidak cape"ucap alex.
"Tapi mas bunda dibolehin ya mengurus apa saja asal bunda punya kegiatan"ucap tata merayu alex.
"Ok bunda boleh mengurus gaun pernikahan lili dan agam itu saja yang lainya biar kami yang urus"ucap alex mengalah kepada istri dan mertuanya itu.
"Nah gitu dong lex,terimakasih menantu bunda yang tampan"ucap bunda alia sembari ia pergi ke kamarnya.
Alex yang melihat tingkah mertuanya hanya menggelengkan kepalanya.
Sedangkan tata ia tersenyum senang melihat bundanya begitu senang.
"Mas terimakasih yah udah mau mengalah"ucap tata sambil menatap alex.
Alex yang tadinya melihat mertuanya pergi pun mengalihkan pandanganya kearah sang istri yang sedang menatapnya.
"Sayang tidak usah berterimakasih seperti itu,aku akan melakukan apa saja asal orang tua kita bahagia"ucap alex sambil memegang pipi tata dan mencium tata seluruh wajah.
"Mas sudah ah malu kalau ada bibi yang lewat"ucap tata sambil melepas tangan alex dari dirinya dan tata Pun pergi kelif untuk kekamarnya.
Sebelum lif tertutup alex langsung lari mengejar istrinya.
Tata yang melihat alex berlari pun menahan lif agar tidak tertutup sampai alex masuk.
Tak lama mereka sampai di kamar merek tata pun pergi membersihkan diri sedangkan alex iya duduk di kursi yang ada disana sambil bermain ponsel sambil mengecek email yang dikirim sekretarisnya untuk dirinya.
30 menit kemudian tata keluar dari kamar mandi menuju ruang ganti.
__ADS_1
Alex yang melihat istrinya berjalan keruang ganti alex pun berdiri dan pergi ke kamar mandi untuk mandi.
1 jam kemudian tata dan alex sudah selsai mandi dan berpakaian.
Tata dan alex duduk di balkon kamar mereka sambil berbincang bincang.
"Mas gimana apa nanti malam teman mas jadi kemari"tanya tata pada alex.
"Tentu sayang mereka jadi kemari"ucap alex.
"Kalau begitu nanti aku suruh bibi buat masak buat makan malam bersama bagai mana"tanya tata pada alex.
"Tentu sayang boleh banget"ucap alex
"Ok deh aku kedapur dulu buat nyuruh bibi masak"ucap tata sambil pergi dari ruang kamarnya menuju dapur yang ada dibawah.
Alex yang melihat tingkah tata hanya tersenyum.
Setelah kepergian tata,alex melanjutkan pekerjaannya.
Sesampainya tata di dapur tata langsung menghampiri bibi untuk pemerintahnya memasak untuk nanti malam.
Tak lama tata keluar dari dapur dan ia menuju ke depan rumah untuk melihat situasi sekitar rumahnya.
"Ta sedang apa kamu"tanya bunda alia.
Tata yang mendengar suara bunda pun langsung memutar badannya ke arah bunda.
"Tata sedang melihat lihat saja disini"ucap tata.
"Kenapa ada masalah lagi"tanya bunda alia pada tata.
"Tidak ada bunda"jawab tata.
"Lalu ada apa,bunda tau kalo kamu ada masalah"ucap bunda.
"Tata tidak ada masalah bunda"jawab tata.
"Ta mungkin kamu bisa membodohi orang lain tapi tidak dengan bunda dan keluarga yang lain"ucap bunda alia.
__ADS_1
Tata tersenyum dengan ucapan bunda,memang benar tata mungkin bisa membohongi yang lain tapi tidak dengan bundanya itu.
"Jujur saja bunda aku merasa akan ada sesuatu yang akan membuat keluarga kita terpisah,tapi tata tidak tau sumber dari mana masalah itu"ucap tata sambil berjalan menuju taman depan rumah.
"Maksud kamu apa ta"tanya bunda pada tata sambil mengikuti tata dari belakang.
"Entah bun tata juga tidak tau"jawab tata..
"Lalu apa yang kamu lakukan jika itu semua terjadi"tanya bunda alia.
"Tata cuman minta sama bunda jaga rara dan anak yang ada didalam rahim aku sekarang jika ia selamat"jawab tata.
"Hey anak mu pasti selamat ta,dia kiat sayang sama seperti ibunya yang kuat menghadapi semua ujian ini"ucap bunda sambil menggenggam tangan tata dan duduk di kursi taman.
"Semoga saja bun"jawab tata.
Saat mereka berbincang bincang datang lah sebuah mobil mewah yang memasuki halaman rumah.
Tak lama keluar pria paruh baya yang masih tampan dan mempesona siapa lagi klo bukan Ayah Abraham.
Saat ayah abraham keluar mobil ia melihat dua wanita cantik yang paling mereka sayangi sedang duduk di taman pun langsung menghampirinya.
"Hay para wanitaku sedang apa kalian"tanya ayah abraham.
"Hey ayah kau sudah pulang"tanya tata pada ayahnya
"Tentu saja putriku yang cantik"jawab ayah abraham.
Bunda hanya tersenyum melihat ayah dan anaknya itu.
"Tumben sekali kalian duduk duduk disini,biasanya kamu sibuk sekali sayang"tanya ayah abraham sambil mengacak ngacak rambut tata.
"Ayah kebiasaan suak ngacak ngacak rambut tata,kan jadi berantakan"ucap tata sambil menata rambutnya agar tida berantakan.
"Iya maaf deh"ucap ayah abraham.
"Sudah lah ayo kita masuk sudah sore,kamu juga mandi katanya nanti ada tamu"ucap bunda alia.
"Tamu siapa"tanya ayah pada bunda.
__ADS_1
"Teman alex yah"jawab bunda alia.
"Ohhh teman alex,ya udah ayo masuk"ucap ayah sambil menggandeng kedua wanita itu kedalam rumah