
Leo datang bersama 2 anak buahnya yang tadi malam.
"Tuan kita harus segera kesana"ucap leo.
"Ada apa leo kenapa buru buru"tanya alex.
"Ternyata pernikahannya di majukan setengah jam dari jadwal yang sudah ditentukan"ucap leo.
"Lalu apa anak pak gio sudah kerumahb lili"tanya agam.
"Belum tuan"ucap leo.
"Ya sudah kamu ke dalam panggil tata dan bi sumi sebelum mereka datang kita terlebih dahulu datang kesana"ucap ayah abraham.
"Ya sudah aku panggil yang tata dan bi sumi dulu"ucap alex.
"Iya panggil saja,tapi jika tata tidak mau ikut jangan dipaksa,biar kita yang menyelesaikan semuanya"ucap ayah abraham.
"Itu sudah pasti yah"jawab alex.
Alex masuk kedalam dan memanggil semua orang untuk segera kerumah lili.
"Bi,ta ayo kita kerumah lili,pernikahan mereka akan dilangsungkan sebentar lagi"ucap alex.
"Kita berangkat sekarang tuan"tanya bi sumi.
"Iya bi semua sudah menunggu di depan"ucap alex
Akhirnya bi sumi pergi ke depan untuk menemui agam dan ayah abraham.
"Ya sudah ayo kita pergi"ucap tata semangat.
"Tadi kayaknya kamu males gerak kenapa sekarang jadi semangat gitu"tanya alex
"Iya aku ingin menghajar para orang orang kam*ret itu"ucap tata.
"Tidak boleh"ucap alex.
"Hisss... Kenap sih"kesel tata.
"Kamu tidak inget klo kamu sedang hamil"ucap alex.
,Agam yang merasa kakaknya lama pun mencarinya ternyata mereka berdua sedang asik ngobrol.
"Hey kenapa kalian asik ngobrol nasib aku bagai mana"ucap agam yang kesal kepada kedua kakaknya itu.
"Iya gam kita pergi"ucap tata yang jalan duluan.
Saat tata lebih dulu berjalan alex dan agam hanya melihat tata yang begitu semangat untuk pergi.
Saat tata sampe pintu ruang tengah tata melihat agam dan alex yang hanya terdiam.
"Sudah ku bilang ayo kenapa kalian diam saja"ucap tata.
"Hey aku tadi yamg menyuruhmu pergi tapi kenapa kau yang memarahiku"ucap agam
"Kamu lama ini nasib adik ku kau pikir ini mainan"kesel tata.
Tata pun pergi dari dapur dan menuju ruang tamu.Tata duduk di samping ayah Abraham.
"Ayah kenapa agam selalu saja bikin aku kesel"ucap tata.
"Kenapa lagi dengan agam,kemana mereka berdua"tanya ayah abraham.
"Lagi mematung di tempat"ucap tata.
__ADS_1
Agam dan alex datang dan duduk dikursi ya gosong.
"Kenapa kamu lama sekali"tanya ayah abraham
"Kak...."belum agam menjawab sudah di potong oleh ayah abraham.
"Sudah tidak usah banyak alasan,ayo ta,bi sumi kita pergi"ucap ayah abraham
"Ayo yah"jawab tata.
"Mari tuan"ucap bi sumi.
"Pak kita pergi dulu"ucap tata kepada pak ibram
"Iya non hati hati"jawab pak ibram.
Ayah abraham dan tata,alex bi sumi,diikuti oleh leo dan kedua anak buahnya sedangkan agam mematung di kursi.
Alex yang melihat agam masih duduk pun memanggil agam.
"Gam ayo"ucap alex
Agam pun langsung berjalan mengikuti mereka.
Mereka berjalan bersama menuju rumah lili dijalan mereka bertemu dengan pak gio dan rombongan akhirnya mereka berjalan bersama menuju rumah lili.
Pak gio mengira bahwa ayah abraham dan yamg lain menghadiri pernikahan anaknya dan lili.
Tata yang tau pemikiran pak gio pun tersenyum.
Sesampainya di rumah lili tata langsung masuk tanpa permisi kerumah lili dan langsung menuju kamar lili dikuti 2 anak buah leo.
Tok tok tok. Suara ketukan pintu dari luar.
Lili yang sedari tadi menangis pun tak mau membuka pintu.
Lili yang dari dalam mendengar suara majikanya pun mencoba untuk memastikan siapa yang datang.
"Siapa diluar"tanya lili
"Aku tata li,buka pintunya"ucap tata.
Lili yang sudah yakin jika itu majikanya pun langsung dibuka pintunya.
Ceklek suara pintu terbuka.
"Nyonya"ucap lili dengan suara serak karena ia mengis sepanjang malam.
Tata yang melihat lili sudah siap dengan pakaian pengantin dan riasanya pun tersenyum.
"Nyonya tolong aku"ucap lili.
"Kita masuk,kalian tunggu disini jika ada yang mau masuk kalian halangi dulu"ucap tata.
"Siap nyonya"serempak kedua anak buah leo.
Tata dan lili masuk kedalam kamar lili dan duduk di kasur milik lili.
"Nyonya tolong saya"ucap lili.
"Iya tenang dulu di luar ayah,agam dan mas alex sedang berusaha membawa mu keluar dari sini"ucap tata.
"Terimakasih nyonya"ucap lili.
"Ya sudah ayo kita keluar"ucap tata.
__ADS_1
"Baik nyonya"jawab lili.
Diluar ayah abraham,alex dan agam bersertasedang berbicara kepada pak gio.
"Tuan anda datang untuk menghadiri pernikahan anak saya"tanya pak gio
"Siapa bialang aku akan menghadiri pernikahan anak mu aku kemari untuk menghadiri pernikahan lili dan anak ku agam"ucap ayah abraham
"Maksud anda apa tuan"tanya pak gio.
"Mana ayah dan ibu dari lili"tanya alex.
Tak lama ibu tiri dan ayah lili pun datang menghampiri pak gio,ayah abraham,agam,alex,leo dan bi sumi.
"Sumi ngpain kamu kesini"tanya ibu tiri lili yang bernama ijah dengan sewot.
"Tentu saja aku akan mengambil anakku"ucap bi sumi.
"Anak mana"tanya ijah.
"Lili putriku"ucap bi sumi.
"Putri sejak kapan dia jadi anak mu,dia itu dibesarkan oleh aku,kenapa kau mengaku sebagi anak"ucap ijah.
"Diam kalin"ucap gio.
"Tuan kenapa kau membentak ku"tanya ijah.
"Sudah tidak usah berdebat lagi merebutkan anak,bi sumi ibu kandung dari lili dan dia juga yang membiayai anaknya dan kamu hanya sebagi pelakor diam"ucap Alex.
Tak lama tata dan lili bersama 2 anak buah leo datang.
"Lili kenapa kamu keluar"tanya ijah.
"Aku tidak mau menikah dengan pria itu"ucap lili sambil menujuk anak pak gio.
"Kau harus menikah dengannya"ucap ijah.
"Aku tidak mau"teriak lili smabil menangis.
Bi sumi yang melihat anaknya menangis pun langsung menghampiri dan memeluk lili
"Ibu anda sudah mendengar ucapan anak mu di tidak mau menikah dengan pria itu"ucap tata.
"Kau siapa kenapa kau ikut campur dengan urusan ku"tanya ijah.
"Kau tak tau aku siapa,dan jangan bilang kamu juga tidak tau ketiga pria itu"tanya tata sambil menujuk ayah,agam dan alex.
"Tidak tai dan aku tidak perduli"ucap ijah.
"Baik pah kalau kau tidak perduli"ucap tata.
"Gio aku minta kami batalkan pernikahan ini"ucap ayah abraham.
"Aku tidak bisa"ucap pak gio.
"Baik lah pak gio kalo begitu,sepertinya kemiskinan sudah menanti anda"ucap alex.
"Maksud mu"tanya pak gio.
"kau tidak maksud kata kata ku"tanya alex.
"Tidak"jawab singkat pak gio.
"Pak ayo nikahkan aku sama lili"ucap anak pak gio.
__ADS_1
"Iya nak ayo"ucap pak gio.
Pak gio dan anaknya menuju tempat ijab kabul sedangkan lili masih menangis diperlukan bi sumi.