Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Bermain Bersama


__ADS_3

Setelah selesai makan rara mengajak alex untuk jalan jalan dimall.


"Papih ayo kita jalan jalan,papih udah janji sama rara kalo papih mau sama rara terus sampe rara tidur"ucap rara.


"Iya sayang papi ingat kok,emang rara mau jalan jalan kemana"tanya alex


"Jalan jalan keliling mall aja deh pih"ucap rara.


"Ya sudah ayo"ajak alex


"Ayo,mamih mau ikut gak"tanya rara.


"Gak mamih nunggu disini yah"ucap rara.


"Ya sudah ayo pih"ajak rara


"Ayo"ucap alex,sekilas alex memandang tari dan riko


..."Aku takut ta kalo kamu akan balik lagi sama riko,walau gimana pun riko mantan suami yang pernah kami cintai sekaligus dia ayah dari rara"batin alex....


Tari yang mendengar itu pun tersenyum senang ternyata alex masih menyayanginya.


Rara dan alex pergi keliling mall untuk memenuhi keinginan rara.


Dimeja tari riko yang melihat alexdan rara pergi pun agak iri oleh kedekatan mereka,tari yang memahami itu pun mencoba menenangkan riko.


"Mas riko"panggil tari


"Hemmm iya tar ada apa"tanya riko


"Kamu yang sabar ya mas menghadapi rara,dia memang begitu jika dia sudah terlanjur kecewa oleh seseorang apa lagi ayahnya sendiri"jelas tari.


"Kenapa kamu yang minta maaf tar,memang itu pantas riko dapatkan dari rara karena dia sudah menyakiti hati rara"ucap karin.


"Gak gitu donk kar gimana pun riko adalah ayah kandung dari rara,dia harus tau itu dan harus menerima kalo Riko adalah ayahnya"ucap tari


"Ok memang dia itu ayahnya,tapi apa dia mikir perasan rara saat dia tidak mengakui dan tidak ada selama hampir 4 tahun tar"ucap karin penuh emosi.


"Iya aku tau kar,tapi aku tak mau menjadi seorang ibu yang egois yang tak mau memberi tahu anak ku ayah kandungnya dan kau tau suatu saat jika dia akan menikah pun dia akan mencari ayah kandungnya karena apa,karena iya butuh wali untuk menikahkannya kar,aku tau kekecewaan rara tapi kita ubah kekecewaan itu perlahan lahan"ucap tari.


Karin pun terdiam karena memang apa yang dikatakan tari memang betul adanya.


Dari belakang mereka ternyata alex dan rara mendengar ucapan tari,karin dan riko.


"Papih jadi om itu bener ayah rara"tanya rara.


"Iya ra dia memang ayah rara"ucap alex.

__ADS_1


"Tapi kenapa baru sekarang dia menemui rara,kenapa saat Rara sudah bertemu papih dia baru datang"ucap rara.


"Papi tidak tau ra,mungkin baru ada kesempatan menemui rara"ucap alex


Rara haya terdiam oleh ucapan alex.


"Ayo kita kesana katanya rara mau ngajak mamih dan yang lain pulang"ucap alex.


"Iya papih ayo"ucap rara


Alex dan rara pun menghampiri tari dan yang lainya.Tari yang melihat rara dan alex mendekat pun merasa bingung kenapa berkelilingnya haya sebentar.


"Loh ko cuman sebentar kelilingnya"tanya tari


"Iya ko cuman sebentar belum juga ada 10 menit"ucap karin.


"Iya rara ngajak pulang"ucap alex.


"Iya rara mau pulang mamih rara mau main sama papih ditaman deket komplek"ucap rara


"Ra kita main bersama om riko yah"ucap alex.


"Baik lah kita main bersama"ucap rara


..."Sebenarnya rara malas harus main sama ayah yang buat rara di ejek sama temen temen,tapi rara merasa kasihan sama mamih nanti dikira rara diajari oleh mamih"batin rara...


Tari yang mendengar batin rara pun begitu terkejut,sejak kapan rara tau jika riko ayahnya.


"Iya mih"jawab rara.


"Rara tau jika om riko ini ayah rara"tanya tari.


Rara haya diam saja tak mau menjawab pertanyaan sang mamih.


"Ra apa mamih pernah mengajarkan untuk tidak menjawab pertanyaan orang tua"tanya tari


Rara haya mengelengkan kepalanya.


"Sudah tar jangan gitu sama rara,iya rara tau dia tadi tak sengaja mendengar ucapan mu,karin dan tuan riko"ucap alex.


"Oh bagus lah kalau rara tau itu lebih baik"ucap tari.


Rara haya memeluk alex dan menghadap ke belakang karena iya tak mau melihat ayahnya.


"Sudah ayo kita pulang"ucap alex.


"Tuan riko apa anda ada waktu untuk bermain bersama kami"tanya alex karena menghargai riko sebagai ayahnya.

__ADS_1


"Tentu tuan aku ada waktu"ucap riko,sebenarnya riko ada rapat dengan karyawan tapi demi rara iya harus mengatur jadwal kembali.


Sedangkan tari mendapat pesan dari ayahnya jika ayahnya sudah mendarat di negaranya.Dan tari pun menyuruh adit untuk menjemput ayah dan bundanya.Karena perusahan Ateja grup lebih dekat dengan bandara.


"Mamih ayo kita main di taman"ajak rara


Tari yang tadinya sibuk dengan ponselnya pun mengalihkan pandanganya kepada rara.


"Maaf sayang mamih tidak bisa menemani kalian,Rara pergi saja sama ayah dan papih yah"ucap tari.


"Kenapa mih"tanya rara


"Mamih harus bertemu dengan kakek dan nenek mu nak,maaf yah mamih tak bisa menemani kalin",ucap tari.


..."Ada apa ini kenapa ayah dan bunda mendadak pulang"batin alex....


Tari yang mendengar batin alex hanya terdiam.


"Baik lah mih,kalau mamih ada urusan bersama nenek dan kakek"ucap rara.


Mereka pun keluar dari mall menuju parkiran tari dan karin menuju mobil pemberian alex dan alex menuju mobilnya bersama rara,sedangkan riko mengikuti alex dari belakang.


Riko yang melihat tari menggunakan mobil super mewah pun bertanya tanya dari mana tari punya uang untuk membeli mobil yang harganya mencapai miliyaran.Riko pun menghubungi anak buahnya untuk mencari tau dari mana tari mendapatkan mobil mewah itu.


Sesampainya di taman alex,rara dan riko pun bermain seperti anak kecil pada umumnya.alex dan riko mengajak rara makn es krim dan bayak hal yang mereka lakukan.


Sedangkan tari dan karin menuju kontrakan mereka,Sesampainya dikontrakan terlihat mobil mewah tengah terparkir di depan kontrakan mereka.



"Tar itu mobil siapa"tanya karin.


"Entah kita lihat saja tuh pintu juga udah kebuka mungkin adit sudah pulang"ucap tari sambil keluar dari mobil.


Setelah masuk terlihat rumah begitu sepi,tari pun langsung mencari ayah dan bundanya kedalam.


"Tar kamu cari siapa"tanya karin.


Belum tari menjawab keluar lah ibu sari dari kamar tari.


"Nak sudah pulang"tanya ibu sari


"Sudah bun"ucap tari.


Ibu sari yang mendengar panggilan itu pun terkejut.


"Nak kau mengingat semuanya"ucap ibu sari sambil menghampiri tari.

__ADS_1


"Iya bun aku ingat semuanya"ucap tari.


Betapa bahagianya ibu sari ia langsung memeluk tari,membuat karin bingung pada mereka.Karena karin tak tau jika selama ini tari hilang ingatan yang karin tau haya masalah rumah tangga tari saja.


__ADS_2