
Terlihat disana sudah ada kedua orang tuanya yang sedang mengobrol dengan tata dan rara,tapi alex masih pura pura tertidur untuk mendengar percakapan antara mertua dan menantunya itu.
"Terlihat indah"batin alex.
Tata yang mendengar batin alex pun tersenyum.
"Mas kalo udah bangun gak usah pura pura tidur"ucap tata tanpa mengalihkan pandanganya dari kedua mertuanya.
"Memang alex sudah bangun ta"tanya mamah naumi.
"Sudah mah dia sudah bangun hanya pura pura tertidur mungkin untuk mendengarkan pembicaraan kit"ucap tata.
Alex yang mendengar ucapan tata pun langsung bangun.
"Siapa bilang aku mendengarkan aku memang benar benar tidur tau"ucap alex.
"Tuh kan nyatanya kamu dengar apa yang kita ucapkan"ucap papa angga.
"Ah kenapa aku harus terpancing"kesel alex
Tata,mamah naumi dan papa angga pun tertawa tapi tidak untuk rara.
"Kenapa oma,opa dan mamih tertawa"tanya rara bingung.
"Iya sayang kenapa mereka tertawa"kesel alex.
"Papih kenapa marah marah seperti itu"tanya rara bingung melihat sang papih kesal.
"Tidak apa apa papih tidak kesal ko"ucap alex.
"Sudah sudah kenapa harus kesel seperti itu lex"ucap papa angga.
"Tidak apa apa"jawab alex.
Tak lama bunda alia dan ayah abraham pun masuk kekamar tata dan alex.
"Loh ko ada kalian"ucap bunda alia.
"Ia ni li anak mu meminta aku kemari"ucap mama naumi.
"Tumben ta"tanya ayah abraham.
"Gak tau yah aku pengen aja ketemu sama mamah dan papa oh iya audi kemana mah"tanya tata.
"Audi sekarang kerja di kantornya alex"ucap mamah naumi.
"Hemmmmm... Kerja jadi apa disana"tanya tata
"Meneger keuangan"jawab mamah naumi
"Oh begitu"jawab tata.
"Oh iya mah mamah masih mengurung anak gio kan"tanya alex.
"Masih dia masih mamah kurung si gudang"jawab mamah naumi.
"Memang kenapa"tanya mamah naumi.
"Tidak mah jika anak buah ku ingin mengambil rima jangan dulu dikasih"ucap alex.
"Memang kenapa kau berubah pikiran untuk membuatnya menderita"tanya bunda alia.
"Tidak...."jawab alex.
"Lalu kenapa kau menunda"tanya ayah abraham.
"Itu kemauan bumil"jawab alex
"Maksudmu"tanya papa angga.
__ADS_1
"Iya tata ingin bermain dulu dengan dia"jawab alex
"Ta apa yang ingin kamu lakukan"tanya papa angga.
"Entah aku belum kepikiran tapi aku ingin melihat dia itu bahagia sesaat dan aku jatuhkan seketika"jawab tata dengan senyum sinis.
"Astaga sayang jangan senyum seperti itu aku takut"ucap alex
"Lebay kamu tuh"ucap tata.
"Sudah sudah kalian ini,ta gimana keadan kamu"tanya mamah naumi.
"Aku baik baik saja ko mah"jawab tata.
"Yakin kau sudah baik baik saja"tanya papa angga.
"Iya pa aku baik baik saja"jawab tata.
"Oma,opa kapan kita jalan jalan"tanya rara.
"Astaga ra apa kau tidak bosan jalan jalan"tanya bunda alia
"Tidak.."jawab rara sambil menggelengkan kepalanya.
"Bagai mana kalau minggu depan kita jalan jalan,soalnya besok oma sama opa akan pergi ke Singapura untuk melakukan perjalanan bisnis"jawab mamah naumi.
"Rara ikut"ucap rara.
"Rara yakin mau ikut"tanya papa angga.
"Iya rara ikut"jawab rara.
"Tapi oma sama opa akan lama sayang entah 1 samapi 2 minggu"jawab mama naumi.
"Gak papa kalau lama nanti rara bisa jalan jalan sama opa sama oma"jawab rara.
"Kalo oma sama opa sih gak papa kalau rara ikut,tapi apa boleh sama mamih dan papih"ucap papa angga.
"Rara juga belum tanya sama mamih dan papih"ucap papa angga.
"Iya rara tanya sama mamih dan papih"jawab rara .
"Papih,mamih rara boleh ikut oma sama opa"tanya rara.
"Emang rara yakin mau ikut oma sama opa nanti rara jauh sama papih"jawab alex.
"Iya papih rara ingin main sama oma dan opa"jawab rara.
"Tanya mamih mu boleh tidak ikut"ucap alex.
"Mamih boleh rara ikut oma sama opa"tanya rara pada tata.
"Mamih sih boleh apa oma dan opa tidak kerepotan jika rara ikut"tanya tata.
"Oma opa jika rara ikut apa oma sama opa tidak repot"tanya rara.
"Tidak ra,ta oma malah senang rara ikut jadi kita rame iya gak opa"tanya mamah naumi pada papa angga.
"Iya donk nanti opa bawa bibi biar ada yang bantu rara biar gak bosen disana"ucap papa angga.
"Tuh mih kata opa dan oma boleh"kata rara.
"Ya udah boleh"jawab rara.
"Horeeeee...."ucap rara dengan lompat lompat.
"Ra jangan lompat lompat nanti jatuh"ucap bunda alia.
"Gak jatuh nenek rara senang karena rara boleh ikut oma sama opa jalan jalan"ucap rara.
__ADS_1
"Kapan kau akan berangkat ga"tanya ayah abraham
"Besok pagi jam 5"jawab papa angga.
"Ua sudah nanti nenek suruh bi lia untuk beres beres pakaian rara yang akan dibawa"ucap bunda alia.
"Berapa lama kalian disana"tanya ayah abraham.
"Entah jika urusanku cepat paling 1 minggu kalo tidak ya lebih dari itu"ucap papa angga.
"Lalu audi bagai mana"tanya bunda alia.
"Tidak tau katanya sih mau dirumah aja"jawab mama naumi.
"Ya kalau dia ingin disini kesini saja jangan sungkan"ucap bunda alia.
"Lah anak itu punya rasa sungkan"ucap alex.
"Hahaaa.... Bener bun audi kan dari dulu juga udah deket sama kita mana ada dia sungkan"ucap tata.
"Tuh bener kata alex dan tata ia"ucap mama naumi.
"Iya juga sih,ya udah aku mau cari bi lia dulu suruh milih baju yang akan dibawa rara"ucap bunda alia.
"Li jangan banyak banyak bawa bajunya nanti juga pasti disana rara beli baju lagi"ucap mama naumi.
"Iya iya siap nyonya"jawab bunda alia sambil bercanda.
Akhirnya bunda alia pergi dari kamar tata.
"Mah kalo pulang bawa oleh oleh yah"ucap alex
"Oleh oleh apa"tanya mama naumi.
"Tidak tau yang penting aku ingin dibawakan oleh oleh"ucap alex
"Tumben lex kau ingin dibawakan oleh oleh sama mama"ucap mama naumi.
"Mungkin dia nyidam mah"jawab tata.
"Bisa jadi"ucap papa angga.
"Ya sudah mamah pasti bawakan oleh oleh"ucap mama naumi.
Mereka pun berbicara banyak hal tak lama bunda alia kembali ke kamar tata.
"Gimana li sudah"tanya mama naumi.
"Sudah bajunya aku sudah masukan kemobil mu"ucap bunda alia.
"Ya sudah kita pulang yuk pa"ajak mama naumi.
"Ko cepat cepat sih mah"tanya tata
"Iya sayang kita harus istirahat dulu buat perjalanan besok apa lagi rara"ucap mama naumi.
"Ya sudah rara hati hati jangan bikin susah oma dan opa yah"ucap tata.
"Siap mamih"jawab rara.
"Ya sudah kami pulang"ucap papa angga.
"Hati hati pa"ucap alex.
"Iya ga kamu hati hati kamu pake pesawat pribadi kan"tanya ayah abraham
"Iya kami menggunakan pesawat pribadi"jawab papa angga.
"Ya sudah kalo begitu"jawab ayah abraham
__ADS_1
akhirnya papa angga,mamah naumi dan rara pun pergi dari rumah Atmaja menuju rumah wijaya.