Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
CCTV


__ADS_3

Tari yang melihat mawar melirik ke arah dirinya hanya tersenyum kecut.


"Kenapa mobilnya tidak bisa dibuka"tanya tata.


"Iya nona saya mau mengecek keluar tapi tak bisa dibuka pintunya ini bagi mana"ucap mawar mencoba tenang padahal ia sebenarnya takut, karena baru kali ini ia melakukan kejahatan demi sahabatnya.


"Tunggu saja sampai pintu bisa dibuka baru kita keluar"ucap tata.


Mawar berusaha membuka dengan menekan nekan tombol kunci tapi sayang pintu tak bisa dibuka.


"Sudah mawar jangan merusak mobil,sampai tangan mu keriting pun mobil tidak bisa dibuka"ucap tata.


"Apa mau mu"tanya mawar.


"Loh kenapa kau tanya apa mau ku,harusnya aku yang tanya apa mau mu mawar"ucap Tata smabil bergerak mendekat kursi depan.


"Aku.. aku hanya mau mengantar mu saja"ucap mawar.


"Kau yakin,kau jangan bersikap bodoh nona mawar"ucap Tata.


"Apa maksud nona"tanya mawar.


"Kau jangan pernah berurusan dengan keluarga Atmaja atau keluarga Atmaja nona cantik"ucap tata.


Tak lama mobil alex dan anak buahnya dan juga anak buah ayahnya datang,mereka turun menuju mobil Tata.


Seketika kunci dibuka dan Tata turun dari mobil.


"Tangkap dia"ucap Tata memerintah 2 orang anak buahnya alex.


Dengan cepat anak buah alex langsung memegangi mawar.


Alex yang begitu khawatir dengan Tata langsung memeluk Tata.


"Sayang kamu tidak apa apa"tanya alex cemas.


"Aku baik kak"ucap Tata


Saat mawar keluar dari mobil tata langsung melepas pelukan dari alex.


"Nona apa maksud semua ini kenapa saya di tangkap seperti ini"tanya mawar mencoba melepas tangan anak buah alex dari dirinya.


"Bisa kau tanyakan pada dirimu sendiri"ucap Tata.


"Bawa ke markas biasa"ucap alex.


"Baik tuan"ucap serempak 2 anak buah alex.


"Tuan apa salah saya"tanya mawar.


Tanpa menjawab Alex yang melihat Tata buru buru masuk kemobil yang mawar bawa.


Seketika alex naik ke sebelah kursi kemudi.


Tata yang melihat alex masuk langsung mengemudi dengan kecepatan penuh dan 2 mobil dibelakang mengikuti Tata,sedangkan 1 mobil yang membawa mawar,mereka menuju markas alex.


Alex yang melihat Tata mengendarai mobil dengan kencang pun bingung kenapa ia seperti itu.


"Sayang jangan ngebut,aku takut terjadi sesuatu pada mu"ucap alex.


"Aku harus buru buru sayang,rara,audi dan lili dalam bahaya"ucap Tata yang masih mengfokuskan dirinya pada jalan.


"Maksud kamu apa sayang"tanya Alex.


"Nanti aku jelaskan disana yang lebih penting kita harus sampai mall terlebih dahulu"ucap Tata.


Perjalanan yang harusnya ditempuh dalam waktu 30 menit dipersingkat oleh Tata menjadi 15 karena tata menggunakan dengan kencang dan kebetulan jalan tidak ramai.


Sesampainya di mall Tata yang melihat anak buah ayahnya sedang berdiri disamping mobilnya.


"Bagi mana om apa sudah ketemu"tanya tata.


"Belum nona sebagian anak buah tuan Abraham sedang mencarinya,saya sudah mengecek CCTV ternyata ada 2 orang pemuda yang menggunakan pakean seragam bodyguard Lexta grup membawa nona kecil,audi dan juga lili nona"ucap om Burhan.


Alex sudah mengerti jalan cerita apa yang dimaksud istrinya itu.

__ADS_1


"Anak buahmu sudah mencari rara,audi dan lili"tanya alex.


"Sudah tuan tapi mereka belum menemukannya"ucap om burhan.


"Ayah sudah tau ini"tanya Tata.


"Sudah nona,tuan abraham dan tuan agam sedang mencari mereka"ucap om burhan.


Sesaat Tata berpikir dia harus apa,dan harus mencari kemana,seketika tari teringat dengan seseorang yang bisa menolongnya dalam kondisi seperti ini.


"Aku harus pergi,tolong om dan yang lain cari,dan tolong suruh ayah ke rumah wijaya,ada yang harus kita bicarakan"ucap tata.


"Baik nona,ayo kita pergi"ucap om burhan kepada 2 anak buahnya.


Om burhan dan 2 anak buahnya pergi,Tata mengajak alex kembali kerumah Wijaya.


Dimobil dalam perjalanan.


"Sayang aku harus menelvon seseorang untuk menyadap CCTV jalanan"ucap tata.


"Siapa sayang"tanya Alex.


"Abang roy"ucap Tata.


"Siapa dia"tanya alex curiga.


"Nanti kamu tau"ucap tata sambil menelvon roy.


"Hallo nona muda"ledek roy.


"Sudah abang jangan meledek,nanti lagi ledek ledekannya,sekarang abang dimana"tanya tata.


"Kebetulan abang lagi di pendopo dikotamu"ucap roy.


"Abang bisa ke rumah wijaya sekarang,nanti aku kirim lokasinya,ini penting,abang jangan banyak tanya,sekarang abang kerumah,rara diculik"ucap tata.


"Ok kirim sekarang abang kesana"ucap roy.


Seketika telvon dimatikan oleh tata,lalu tata mengirim pesan ke roy.


Kehilangan rara,audi dan lili membuat mamah naumi dan bunda alia khawatir.


"Abang tolong cek semua CCTV yang ada dikota ini"ucap Tata.


"Ok ta"ucap roy,roy mengeluarkan leptopnya untuk mengecek CCTV kota.


10 menit kemudian roy sudah menemukan dimana rara dan audi berada.


"Bagai mana bang,sudah ketemu"tanya agam.


"Sudah,dia ada di kota x dirumah kosong"ucap roy.


"Bagus bang aku harus kesana"ucap tata.


"Tidak aku tidak mau terjadi apa apa sama anak ku"ucap tata.


"Iya dia juga anak ku tapi kita jangan gegabah sayang"ucap alex.


"Benar ta kata alex kita tidak bisa gegabah"ucap ayah abraham.


"Tunggu lihat ada wanita yang masuk kerumah itu"ucap roy yang masih mengecek CCTV nya.


Tata langsung melihat siapa yang masuk kerumah itu.


"Mama sisil"guman tata.


"Siapa wanita itu"tanya roy.


"Kakak bukanya dia itu mama kak riko"ucap agam.


"Iya benar gam dia mama sisil"ucap tata.


"Apa maksud dia membawa rara dan audi"tanya alex.


Tak lama suara ponsel Tata berdering.

__ADS_1


"Siapa sayang"tanya alex.


"Tidak tau nomer tidak dikenal"ucap tata.


"Coba angkat siapa tau penting"ucap ayah abraham.


Tata akhirnya mengangkat telvon itu benar saja telvon itu dari para penculiknya.


"Hallo siapa ini"tanya tata.


"Hallo nona Aleta Atmaja,bagai mana apa kau mencari anak mu"ucap penculik itu.


"Siapa kau"tanya tata.


"Tidak perlu bertanya siapa saya nona saya hanya ingin bilang jika anda ingin anak dan adik ipar mu selat temui aku di jalan x,jangan pernah membawa polisi atau anak buah mu,datanglah sendiri"ucap penculik itu.


"Ok aku akan datang"jawab tata.


Seketika telvon dimatikan oleh penculik itu.


"Ada apa sayang"tanya alex.


"Aku harus kerumah itu"ucap tata.


"Kenapa ada apa"tanya ayah abraham.


"Dia menginginkan ku"ucap tata.


"Aku tidak setuju jika kamu yang kesana"ucap alex


"Sayang aku tidak papa aku akan baik baik saja"ucap tata.


"Tapi..."ucapan alex terhenti karena ucapan ayah abraham.


"Benar kamu harus kesana,tenang lex kau tak usah khawatir tata akan baik baik saja"ucap ayah abraham.


"Gam ambil senjata di mobil"lanjut ayah abraham


"Baik ayah"jawab agam.


Agam mengambil pistol yang disuruh ayah abraham.


"Ini ayah"ucap agam


"Ini pake ini jika keadan darurat"ucap ayah abraham.


"Jangan nanti tata tidak bisa menggunakan pistol"ucap alex


"Tenang sayang aku bisa"ucap tata.


"Ka tenang saja dia ahli dalam main pistol dan bela diri,dia dulu adalah pelatih bela diri dan pistol"ucap agam


Betapa terkejutnya Alex ternyata wanitanya adalah wanita yang bisa dalam berbagi ahli.


"Jadi jangan mengkhawatirkan ku,aku akan baik baik saja"ucap tata.


"Ayah,alex dan agam awasi aku dari jarak jauh nanti aku akan kirim sinyal jika waktunya sudah tepat untuk lain masuk"ucap tata.


"Baik lah semoga kau berhasil nak"ucap ayah abraham dan papa angga.


"Kamu hati hati sayang"ucap alex.


"Siap komandan"ucap tata.


"Bun mah jangan menangis,rara dan audi akan baik baik saja"ucap tata.


"Kamu hati hati sayang"ucap bunda dan mama.


"Siap mah bun"ucap tata.


Sedari tadi mamah naumi dan bunda alia menangis karena khawatir pada anak dan cucu mereka.


Tata akhirnya pergi terlebih dahulu menggunakan mobil nya yang sudah dimodif sedemikian rupa untuk anti peluru,untuk waspada.


Sekitar 30 menit yang lain mengikutinya,walau mereka memantau dari jarak jauh.

__ADS_1


__ADS_2