Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
mengerjai lili dan agam


__ADS_3

Setelah mendengar penjelasan dari tata bi sumi pun tersenyum.


"Kenapa sih kak sekarang kalian membahas ini disaat aku dan lili ingin melangkah ke jenjang yang lebih serius"tanya agam


"Kamu tanya kenapa,lihat dia hanya anak seorang pembantu apa kamu tak malu"tanya alex


"Lihat alex dia mendapat kan wanita yang tepat yaitu wanita yang sederajat dengan keluarga nya sedangkan kamu apa"ucap ayah abraham.


"Ayah kenapa ayah,alex dan tata jadi seperti ini"tanya bunda alia berbisik kepada ayah abraham.


"Tenang bun ayah hanya ingin melihat bagai mana anak laki laki mu itu melindungi calon istrinya"bisik ayah abraham.


Bunda alia yang mendengar bisikan ayah abraham pun lega.


"Ayah memang sejak kapan kalian mempermasalahkan setatus sosial keluarga"tanya agam sedikit kesal.


"Sejak sekarang karena kami tidak ingin kau salah pilih"ucap alex.


"Aku tidak akan pernah salah memilih calon istri,aku sudah mantap dengan pilihan ku,jika kalian tidak setuju aku akan tetep menikah dengan lili"ucap agam


Lili yamg sedari tadi hanya menunduk karena takut dengan keluarga abraham.


Tapi disaat dia mendengar ucapan agam lili langsung sepontan menoleh dan menatap agam.


"Tidak jika keluarga mu tidak setuju biarkan kita mengakhiri hubungan ini"ucap lili.


"Tidak li bagai mana pun kita akan tetap menikah dengan atau tanpa restu mereka"ucap agam.


"Berani sekali kau menikah tanpa restu dari kami"ucap ayah abraham.


"Jangan mas agam biar kita mencari restu semuanya dulu baru kita menikah"ucap lili.


"Tapi jika tidak ada restu"tanya agam.


"Kita tidak usah menikah,bagiku restu keluarga itu penting gam"ucap lili.


Semua keluarga hanya terdiam didalam hati mereka tidak tega melihat lili dan agam seperti itu tapi mereka sudah terlanjur melakukan hal konyol itu.


"Memang kalian kapan akan merencanakan menikah"tanya alex.


"Bulan depan kak"ucap lili.


"Tapi semua gagal karena kalian"ucap agam.


Mereka semua tidak tega melihat lili dan agam yang seperti itu.


Akhirnya mereka memutuskan untuk menyudahi Semua itu


"Ayah tidak setuju"ucap ayah abraham.


"Ya memang ayah dan yang lain tidak setuju"ucap agam.

__ADS_1


"Dengarkan dulu jika orang tua bicara"ucap tata sinis


Seketika agam pun terdiam.


"Ayah dan yang lain akan membuat pernikahan kalian minggu depan"ucap ayah abraham


Ucapan ayah abraham membuat lili dan agam terkejut.


Beda dengan alex,tata,bunda alia dan bi sumi karena mereka memang sepakat akan menikahkan mereka minggu depan.


"Loh kok"bingung lili.


"Kenapa li kol bingung"tanya tata


"Bukanya kalian tidak setuju dengan pernikahan kami"tanya lili.


"Kata siapa"tanya bunda alia.


"Tadi kalian menentang pernikahan kami"ucap agam.


"Ya ampun gam sejak kapan kau bodoh seperti itu"tanya tata.


"aku tidak bodoh yah"kesal agam.


"Lalu tadi apa,kenapa kau percaya sekali"tanya ayah abraham


"Gimana gak percaya kalian memainkan dramanya begitu menghayati"ucap agam.


"Apa iya sih bun,bi,li"tanya tata.


"Bagai mana kami bisa melarang mereka menikah,kami saja sampai mengambil lili ke kampung dan tata sama aku hampir aja kehilangan nyawa gara gara bedeb*h si*l*n itu"ucap alex.


"Iya benar kata mas alex"jawab tata.


"Lalu kalian kapan akan menikah"tanya ayah abraham kepada lili dan agam.


"Bulan depan yah"jawab agam.


"Li apa kau setuju"tanya bunda alia


Lili yang masih sedikit syok dengan drama yang dibuat keluarga abraham pun hanya melihat bunda alia dengan tatapan seolah tak percaya.


"Li ditanya bunda ko bengong"tanya tata.


"Mungkin dia syok"ucap bi sumi.


"Bisa jadi bi"jawab alex.


"Gimana li kamu setuju"tanya bunda alia lagi.


"Lili gimana kalian saja"jawab lili.

__ADS_1


"Ok kalo begitu minggu depan kita adakan pernikahan"ucap tata sepontan.


Bunda alia,ayah abraham dan alex tidak terkejut karena mereka memang mau mengadakan pernikahan agam dan lili minggu depan karena merek sudah membicarakan semuanya sebelum mereka berkumpul


Lili,bi sumi dan agam pun terkejut,bagaimana tidak tata mengucap tanpa ada pembicaran sebelumnya.


"Loh kak ko cepat sih kan kita juga belum ada persiapan apa pun"ucap agam


"Tenang kalian terima beres saja"santai alex.


"Loh kok kakak main setuju setuju aja,jangan bilang bunda dan ayah setuju juga"tanya agam.


"Sesuai perkataan mu"jawab ayah abraham.


"Bi gimana apa bibi setuju"tanya alex.


"Kalo saya sih gimana baiknya aja"jawab bi sumi


"Astaga bi kenapa bibi sepasrah itu"tanya tata.


"Bagai mana lagi non saya hanya bisa setuju dengan keputusan kalian"jawab bi sumi


"Kalo bibi gak setuju gak papa kita bisa cari hari lain"ucap bunda alia.


"Iya bi jangan sungkan kalau bibi punya pendapat,lili juga akan anak bibi"ucap ayah abraham.


"Iya bener bi"ucap alex


"Saya setuju saja tuan lebih cepat lebih baik kan menghindari fitnah juga kan"ucap bi sumi.


"Ok kalau begitu berarti semua setuju"ucap tata senang.


"Kakak kau belum bertanya pada ku"ucap agam.


"Aku tidak mau bertanya pada mu mau tak mau harus mau,ah.... Mana mungkin tidak mau juga sih"ucap tata.


"Kakak tau aja"jawab agam senyum senyum senang sambil mengedipkan matanya pada lili.


tata yang melihat kegenitan agam pun terkejut baru kali ini dia menggoda perempuan


biasanya iya seperti suaminya dulu dingin terhadap wanita.


"gam sejak kapan kau punya sifat genit seperti itu"tanya tata


agam yang mendengar pertanyaan kakaknya pun terkejut.Ternyata ada yang memperhatikan dirinya.


"gam jangan kau kira hanya aku yang melihat mu seperti itu"ucap tata.


"lalu"tanya agam.


"semua orang disini melihatmu"ucap tata.

__ADS_1


agam pun langsung melihat ke arah orang tuanya,calon mertuanya dan kakak iparnya semuanya pun tersenyum .


betapa malunya dirinya begitu juga dengan lili


__ADS_2