Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
PULANG KERUMAH


__ADS_3

dokter erika datang dengan membawa obat yang tadi alex bicarakan.


"selamat sore"ucap dokter Erika


"hey sore dok"jawab bunda alia.


"sore juga dok"jawab mama naumi dan tata.


"bagai mana perasan nyonya tata sekarang"tanya dokter erika.


"aku senang dok akhirnya aku bisa pulang juga"ucap tata yang begitu antusiasnya


"baik lah kalau begitu"jawab dokter erika.


"jadi tata kapan bisa pulang"tanya alex pada dokter erika.


"sekarang juga boleh pulang"jawab dokter erika.


"ya sudah ayo kita pulang"ajak ayah abraham.


"tunggu saya ambilkan kursi roda untuk nyonya tata"ucap dokter erika sambil keluar untuk mengambil kursi rodanya.


tak lama dokter erika datang bersama membawa kursi roda.


"ini tuan kursinya"ucap dokter erika.


"terimakasih dok"jawab ayah abraham


"ya sudah ayo kita pulang,semua orang sudah menunggu kepulangan baby boy"ucap mama naumi.


"aku juga gak sabar untuk pulang"jawab bunda alia.


tata di papah oleh alex untuk duduk di kursi roda lalu mereka pergi,ayah abraham dan papa angga mengambil barang barang yang akan di bawa pulang.


bunda alia mengendong anak tata.


mama naumi dan dokter erika mengikuti dari belakang.


sesampai di depan lobi rumah sakit tata di gendong oleh alex masuk ke mobil disusul bunda alia dan yang lain.


alex berpamitan kepada dokter erika.


"kami pulang dulu dok"ucap alex.


"baik tuan,hati hati di jalan"jawab dokter erika.


"terimakasih dok sudah memberi perawatan terbaik anda untuk istri dan anak saya"ucap alex


"sama sama tuan itu sudah tugas kami sebagai dokter"jawab dokter erika.


"kalau begitu kami pamit,dan selamat bertugas kembali"ucap alex


"baik tuan"jawab dok ter erika.


alex masuk kedalam mobil,mobil yang membawa tata sekeluarga meninggalkan rumah sakit menuju rumah ayah abraham


tidak membutuhkan waktu lama mobil tata sudah memasuki halaman rumah ayah Abraham.

__ADS_1


Di depan rumah sudah banyak orang yang menunggu kedatangan tata dan baby boy nya.


mobil berhenti tepat di depan pintu.


semua orang turun dari mobil,tata yang masih merasakan sakit langsung di gendong oleh alex.


"akhirnya mereka datang juga"ucap agam.


"iya aku udah gak sabar pengen liat adiknya rara"ucap kenzo yang sedang menggendong rara.


"om rara juga pengen sama mamih dan papih"ucap rara


"memang kau tidak ingin bersama adikmu"tanya kenzo.


"tentu saja om,aku ingin melihat adikku"jawab rara.


"memang rara belum bertemu dengan adik"tanya kenzo.


"sudah ,tadi di rumah sakit"jawab rara polos.


"oh iya,rara sayang tidak sama adik rara"tanya kenzo.


"tentu saja rara sayang"jawab rara.


semua orang hanya melihat pembicaraan mereka berdua.


audi yang melihat kakak iparnya di gendong oleh alex langsung mengikuti alex dari belakang.


tentu saja rara mengekor di belakang alex.


sesampainya di kamar alex langsung menaruh tata di ranjangnya untuk istirahat sedangkan anak tata di tidurkan di box bayinya.


"mamih,apa mamih masih sakit"tanya rara


"tidak sayang"jawab tata.


"lalu kenapa mamih di gendong sama papi"tanya rara.


"biar mamih tidak banyak bergerak sayang"jawab alex yang duduk disebelah rara dan mengelus rambut rara.


"benar mmih apa yang dikatakan papih"tanya rara.


"benar sayang"jawab tata.


"kak kau baik baik saja"tanya audi.


"aku baik baik saja audi"jawab tata


"kakak mau apa biar aku ambilkan"tanya audi


"aku tidak mau apa apa"jawab tata.


"sudah sudah lebih baik kita sekarang keluar,biar tata dan baby boy istirahat"ucap ayah abraham


"iya benar biar mereka istirahat"ucap mama naumi


"ya sudah kalian istirahat dulu,lex kau juga istirahat,dari pagi sampai sekarang kau belum istirahat"ucap bunda alia.

__ADS_1


"iya bun aku merasa cape"jawab alex.


"ya sudah ayo rara kita keluar"ajak lili.


"tidak mau,mamih papi rara mau sama kalian aja"ucap rara manja pada tata dan alex.


"tapi papih sama mamih mau istirahat sayang"ucap agam.


"biar dia di sini,aku juga pengen sama rara"ucap tata.


"nanti dia menggu kamu dan alex ta"ucap bunda alia


"tidak apa apa bunda,aku yakin rara gak akan rewel yah"ucap tata sambil mengelus rambut rara.


"iya bun biarin aja rara sama kita"ucap alex


"ya sudah kalau begitu kami tinggal yah"ucap bunda alia.


akhirnya semua orang keluar dari kamar tata untuk menuju ruang keluarga untuk mengobrol bersama


sedangkan tata,rara dan alex mereka tidur bersama.


jam sudah menujukan pukul 9 malam tata terbangun dari tidurnya.


ia melihat suami dan anaknya yang terlelap dalam tidurnya,sekilas ia melihat ke box bayi disana ada seorang anak kecil yang masih lelap dalam tidurnya


tata turun dari box bayi,ia melihat betapa tampannya anaknya itu.


"ya ampun kenapa kau mirip sekali dengan ayahmu"ucap tata.


"tentu saja itu kan anak ku"ucap alex yang tiba tiba ada dibelakang tata sambil memegang pundak tata dan melihat ke anaknya itu


"astaga kau sudah bangun sayang"tanya tata.


"tentu,kau bangun aku juga ikut bangun"jawab alex.


"apa aku mengganggu tidur mu"tanya tata.


"tidak sayang aku mau mandi jadi aku bangun"jawab alex.


disaat mereka berbincang bincang suara bayi membuyarkan obrolan mereka.


tata langsung menggendong anaknya dan ia langsung duduk di kursi baru untuk memberi asi untuk anaknya


alex baru tersadar disana ada kursi khusus untuk tata memberi asi pada anaknya.


"sayang sejak kapan ada kursi itu"tanya alex pada tata yang heran dengan kursi yang di duduki tata.


tata yang baru sadar dengan apa yang di dudukinya itu.


"eh iya sayang sejak kapan ada ini"tanya tata yang masih memberi asi pada anaknya


"sayang ternyata sebegitu antusiasnya keluarga kita kedatangan kamu dan anak kita"ucap alex.


"iya yah,aku bahagia punya mereka"ucap tata.


"tentu sayang"jawab alex.

__ADS_1


sesaat suasana hening,akhirnya alex memutuskan untuk mandi,dan tata masih memberi asi pada anaknya,sedangkan rara masih asik dengan dunia mimpinya.


__ADS_2