
Saat mama sisil dan keluarga akan keluar dari hotel kebetulan karin hendak masuk kehotel,ia baru saja datang karena ia harus mengurus sesuatu diluar bersama Rangga sahabat dari alex.
"Tante mau kemana kenapa dipegang in sama anaknya,itu kepalanya kenapa"tanya karin.
"Mama pusing kak"ucap kia.
"Pusing yah tante melihat menantu yang kamu sia sia in ternyata tajir melintir,nyesel yah membuang berlian demi batu kerikil yang tak ada gunanya"ucap karin.
"Apa maksud mu"ucap rika.
"Sudah rika kita pergi saja gak usah diladenin,mama udah pusing banget"ucap mama sisil.
"Kenapa tante udah gak ada tenaga yah buat ngelawan,atau udah gak mampu menghina gadis miskin itu lagi"ucap karin.
"Sudah kar ayo kita pergi"ajak rangga.
"Tidak rangga wanita seperti mereka itu harus dikasih pelajaran biar tau diri"ucap karin.
"Sudah kar"ucap rangga.
"Gak ada kata cukup buat dua mahluk yang tak tau diri dan tak tau malu ini"kesel karin.
Mama sisil yang semakin pusing tak bisa menahan dirinya akhirnya ia tak sadarkan diri membuat keluarga Ariendra kebingungan.
"Mama.."teriak kia yang berada disebelah mama nya.
"Ayo cepat angkat kita bawa ke rumah sakit"ucap papa radit.
Mama sisil diangkat oleh papa radit dan riko,dibawa ke mobil disusul oleh rika dan kia.
"Makanya jadi orang jangan sok berkuasa di atas langit masih ada langit bu"teriak karin.
"Sudah kar lihat dia sudah pingsan ayo lebih baik kita kedalam dari pada disini haya bikin emosi kamu"ucap rangga.
Akhirnya karin dan rangga masuk kedalam hotel menuju aula resepsi pernikahan.
Jam sudah menunjukan pukul 17.00 itu tandanya pesta sudah selesai dan mereka memutuskan berkumpul di meja bundar untuk berbincang bincang bersama tata,tapi alex sedang berkumpul dengan para sahabatnya kebetulan sahabat sahabat alex berkumpul semua.
"Wehh pengantin baru udah tancap gas belum"ledek dokter dika.
"Iya nih gak sabar nunggu ponakan dari kamu lex"ucap rangga.
"Makanya kalian menikah"ucap alex
"Tuh bayu suruh nikah ngikutin kamu terus apa dia gak bosen ketemu kamu terus"ucap dika.
"Tanya aja sama orangnya"ucap alex.
"Gimana bay apa kamu gak bosen liat alex mulu tiap hari,kapan kamu nikah"ucap rangga.
"Ah saya mah nunggu kalian aja nikah,kalian aja masih jomblo"ucap bayu.
"Puas kalian,kapan nikah"tanya alex.
"Aku sih nunggu orangnya siap"ucap rangga.
"Siapa"kepo bayu.
__ADS_1
"Ada deh nanti juga tau"ucap rangga.
"Aku curiga deh kayanya ada yang deket sama asisten istriku"ucap alex
"Siapa"tanya dika.
"Tak usah aku jawab kalian pasti tau"ucap alex.
Seketika bayu dan dika melihat ke arah rangga.
"Kenapa kalian melihat aku"tanya rangga.
"Hanya kamu yang dekat dengan tata dan asistenya"ucap bayu.
"Tidak"tolak rangga.
"Sudah lah gak usah bahas dia nati mati kutu dia"ucap alex.
Membuat bayi dan dika tertawa terbahak bahak.
Jam sudah menunjukan pukul 7 malam mereka semua memutuskan untuk menginap di hotel.
Saat makan malam bersama anggota keluarga dan juga sahabat alex datang lah iren dan kenzo.
"Wah dari mana nih dari tadi gak kelihatan"tanya bayu
"Biasa baru selesai ngurus makan"ucap kenzo.
"Kerja mulu sih"ucap dika
Mereka melanjutkan makan dan berbincang bincang kembali.
Pukul 10 malam mereka memutuskan untuk kembali kekamar masing masing untuk tidur.
Sedangkan keluarga Ariendra,mama sisil tengah berbaring dikamarnnya.
Mama sisil tidak dirawat dirumah sakit.
"Mah sudah baikan"tanya riko.
"Sudah ko mama sudah baikan"ucap mama sisil.
"Ko apa kamu masih mencintai Tari"tanya mama sisil.
"Kenapa mama tanya seperti itu,sudah mamah jangan mikirin hal hal yang tidak tidak"ucap riko.
"Kalo kamu mau sama tari mama setuju"ucap mama sisil.
Sedangkan rika yang mendengar dibalik pintu begitu emosi.
"Aku akan membuat mu menyesal tari telah hadir kembali ke riko"batin rika.
Rika pergi dari kamar mama sisil menuju kamarnya.
"Tidak mah aku tidak akan kembali sama tari,dia sudah bahagia dengan alex,aku sadar diri mah dia terlalu sempurna untuk ku"ucap riko.
"Kau yakin riko"tanya mama sisil.
__ADS_1
"Iya ma,aku lebih baik memperbaiki hubungan ku dengan rika"ucap riko
Mama sisil hanya terdiam.
"Ma aku mohon cukup mempermainkan aku lagi,cukup mama merusak rumah tanggaku dan tari dan jangan mama lakukan kedua kalinya kepada aku dan rika"ucap riko.
"Tapi ko jika kamu mendapatkan tari kamu bisa kaya raya melebihi ini"ucap mama sisil.
"Mama masih saja mementingkan harta,mama pikir harta segalanya"ucap riko.
"Emang kau pikir kau meninggalkan tari kenapa,kau juga karena tut tak diberi harta warisan oleh ku"ucap mama sisil
"Mama cukup untuk menyuruhku menikah karena harta"teriak riko.
Papa angga yang mendengar teriakan riko memutusakan untuk kekamranya.
"Ada apa riko"tanya papa radit.
"Lihat pah istri papa ini memintaku untuk mendekati tari yang sudah bersuami"ucap riko.
"Apa maksudnya mah"ucap papa radit
"Aku hanya ingin melihat riko bersama wanita yang ia cintai"ucap mama sisil.
"Mah wanita yang mama maksud itu sudah menikah,mama sadar dengan ucapan mama itu"tanya papa radit.
"Aku sadar sekali pa"jawab mama sisil.
"Jika sadar kenapa mama bicara seperti itu"ucap papa radit.
"Apa salahnya"tanya mama sisil.
"Astaga mama,kau tau dia wanita yang mama hina,dan mama caci maki,mama rusak rah tangganya dan sekarang mama bilang riko suruh kembali lagi pada tari,dia sudah menikah ma berapa kali papa bilang jangan pernah meminta riko untuk kembali ke tari"ucap papa radit.
"Sudah riko sana kamu pergi,jangan dengarkan ocehan mama mu yang gila harta ini"ucap papa radit.
Riko dan papa radit pergi dari kamar mama sisil.
"Aku harus membuat rumah tangga tari hancur agar bisa membuat riko kembali kepada tari,biar aku kaya raya"batin mama sisil.
Mama sisil berusaha berpikir untuk memisahkan tari dan alex.
Sedangkan rika sedang menyusun rencana dengan anak buahnya untuk mencelakai tata,agar rumah tangga bersama riko tetap aman tidak ada godaan dari mana pun.
Papa radit dan riko berada diruang keluarga untuk berbicara.
"Ko papa mohon jangan dengarkan mama mu"ucap papa radit.
"Tidak pah,aku tidak akan menggu tari dan tuan alex,aku sadar diri pah karena aku lah yang bodong meninggalkan wanita sempurna haya untuk wanita tak tau malu"ucap riko.
"Makanya kamu harus membuat rika bisa menjadi wanita yang baik"ucap papa radit.
"Iya pah aku akan coba"ucap riko.
"Ya sudah kami tidur sana papa juga mengantuk sudah malam"ucap papa radit.
Riko dan papa radit kembali kembali kekamar masing masing.
__ADS_1