
Tata,bi sumi dan bu marni menyelesaikan makan siomaynya.
Setelah selsai merek memutuskan kedalam da ternyata alex baru saja bangun dari tidurnya.
"Sudah bangun sayang"tanya tata.
"Udah kamu dari mana"tanya alex
"Dari depan sama bi sumi dan bu marni abis beli siomay"ucap tata.
"Siomay dimana"tanya alex
"Di depan enak tau mas"ucap tata.
"Oh iya kamu beliin gak buat aku"tanya alex.
"Tentu aku belikan untuk kalian semua"ucap tata.
"Kau memang istri yang paling pengertian sayang"ucap alex,
"Ku baru tau"ucap tata.
"Tidak juga,ya sudah aku mau mandi dulu 2 jam lagi kita berangkat"ucap alex.
Alex menuju kamar mandi sedangkan tata menuju dapur untuk menghangatkan siomay untuk suami dan yang lain.
Datang lah bi sumi untuk membantu tata.
Alex keluar dari kamar menuju kamarnya.
"Bi tolong lanjutin aku ada yang harus dibicarakan dengan mas alex"ucap tata
"Siap non beres"ucap bi sumi.
Tata mengikuti suaminya dari belakang dan masuk kekamar bersama.
"Kenapa kamu mengikuti ku"tanya alex.
Tata pun mengambil pakean untuk alex.
"Tidak apa apa ,aku hanya mau bicara tentang bu marni dan pak ibram"ucap tata.
"Ada apa dengan mereka"tanya alex yang sedang memakai bajunya.
"Bu marni dan pak ibram dipecat sayang sama pak gio"ucap tata.
"Apa dipecat"tanya alex meyakinkan.
"Iya dia dipecat karena bersekongkol dengan keluarga Atmaja"ucap tata.
"Lalu bagi mana"tanya alex
"Atau mereka kerja saja sama kita"lanjut alex.
"Tapi sayang kita kasih kerjan apa jika bu marni kerja dirumah kita saja masih numpang di rumah orang tua,kalo pak ibram sih bisa supir di kantor kamu"ucap tata.
"Ok kalau begitu,bu Marni kerja dirumah kita dan pak ibram kerja sebagai sopir dirumah atau jadi juru kebun kan pak ibram bisa mengurus tanaman"ucap alex.
"Iya kita kan tak punya rumah"ucap tata.
"Biar nanti aku yang urus kamu gak usah merasa bersalah seperti itu"ucap alex.
"Ya sudah kalo mereka punya pekerjan"ucap tata.
__ADS_1
Setelah selsai berpakean alex berniat akan bicara pada pak ibram dan bu marni.
"Sayang aku mau keluar dulu aku akan bicara pada pak ibram dan bu marni dulu"ucap alex.
"Iya aku juga mau bantuin bi sumi buat siomay untuk kalin semua"ucap tata.
"Iya,jangan sampai kecapean kamu yah"ucap alex
"Siap bosku,ayo kita keluar"ucap tata.
"Yang bos itu kamu tau"ucap alex.
Alex dan tata pun keluar dari kamar alex mencari bu marni dan pak ibram.
Sedangkan tata membantu bi sumi,saat tata masuk kedapur ternyata ada lili dan bu marni.
"Lili sama bu marni ada disini"tanya tata
"Iya non lagi bantu sumi"ucap bu marni.
"Bu tadi di cari mas alex sama pak ibam"ucap tata.
"Ada apa memang non"tanya bu marni.
"Tidak tau temui aja bu di ruang tamu"ucap tata.
"Ya udah ibu ke depan dulu"ucap bu marni.
"Iya bu"jawab tata.
Bu marni menuju depan da tata membantu bi sumi di dapur.
"Li baju kamu ada yang mau di bawa gak"tanya tata.
"Tidak nyonya gak bajunya dirumah bapak semua"ucap lili.
"Tidak mau"ucap lili.
Agam yang ada dikamar mandi pun keluar karena mendengar namanya disebut.
"Ada apa namaku disebut sebut"tanya agam yang baru keluar dari kamar.
"Eh kamu gam"tanya tata.
"Ada apa menyebut nama aku"tanya agam.
"Gak lili gak akan bawa baju dari sini biar kamu yang beliin"ucap tata.
"Gak ko gak"kelak lili.
"Gak papa li biar kamu punya baju baru dan mahal"ucap tata.
"Tapi aku gak enak nyonya"ucap lili.
"Gak usah gak enak enak kan dibikin enak aja iya gak gam"ucap tata
"Iya"ucap agam sambil melihat lili.
"Makin cantik kami li"batin agam.
Tata yang mendengar batin agam pun tersenyum.
"Aku tau tak perlu kau katakan dia memang cantik gam"ucap tata sambil duduk dikursi.
__ADS_1
"Issss kakak gitu deh"ucap agam.
"Gimana gam kamu mau beliin lili baju"tanya tata.
"Tentu mau beli berapa toko aku beliin"ucap agam.
"Tuh li dengerin,mau berapa pun pasti akan di beliin"ucap tata
"Gak usah lah gak enak lili"ucap lili malu.
"Gak usah malu malu li mulai lah terbiasa nanti kalo kalian menikah sih bagai mana"tanya tata
"Tidak tau"ucap lili.
"Sudah sana gan kamu ganti baju nanti kita makan siomay enak tau"ucap tata.
"Iya"jawab agam sambil pergi.
"Bi udah selesai belum kalo sudah ayo kita bawa kedepan"ucap tata.
"Iya non udah nih,ayo"ucap bi sumi.
Sedangkan di depan alex,pak ibram dan bu marni sedang bicara.
"Bu,pak saya dengar dari istri saya kalau kalian dipecat dari pekerjan gara gara masalah lili"tanya alex.
"Iya tuan kami dipecat tadi siang"ucap pak ibram.
"Kalau kalian tidak punya pekerjaan bagai mana kalau kalian kerja sama saya tapi kalin tinggal disana sama saya,istri dan anak saya"ucap alex.
"Maksud tuan saya dan suami saya kerja dirumah tuan"tanya bu marni.
"Iya bu,ibu kerja jadi asisten rumah tangga dan pak ibram kerja jadi juru kebun di rumah saya"ucap alex.
"Memang rumah tuan tidak ada pembantu"tanya pak ibram.
"Tidak aku baru beli rumah kemarin untuk hadiah istriku yang sedang hamil"ucap alex.
"Oh begitu"ucap bu marni
"Bagi mana kalian mau,oh iya maslah gajih sesuai dengan para bibi dirumah Atmaja,tapi maaf tidak sama dengan bi sumi gajihnya sudah 6 juta perbulan karena bi sumi sudah lebih dari 11 tahun kerja di rumah Atmaja paling bibi aku gajih 1.800 ribu perbulan sama dengan pak ibram jika kerjan kalian kerjanya bagus tata pasti akan kasih lebih dari itu bagai mana kalian mau"tanya alex.
"Boleh tuan kami mau"ucap pak ibram.
"Kalo begitu kita berangkat nanti jam 1 siang"ucap alex
"Ya sudah saya beres beres dulu tuan"ucap bu marni
"Iya bu silahkan"jawab alex.
Bu marni pergi dan datanglah tata,bi sumi dan lili datang membawa siomay.
"Mas bu marni mana"tanya tata.
"Dikamar sedang beres beres"ucap alex.
"Oh,mana ayah"tanya tata.
"Didepan sama leo dan anak buahnya lagi bicarain apa tak tau"ucap alex
"Ya sudah aku panggil dulu."ucap tata.
Tata pergi kedepan dan memanggil ayahnya,leo dan juga para anak buah leo untuk makan siomay,agam pun ikut gabung dengan mereka untuk makan siomay.
__ADS_1
Jam sudah menunjukan pukul 1 siang waktunya mereka pergi ke kota untuk kembali kerumah Atmaja.
Tentu saja rumah bu marni kosong,tapi ia titipkan kepada adik bu marni untuk ditempati jika bu marni dan pak ibram di kota.