Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu

Duda Kaya Mengejar Cinta Janda Anak Satu
Siomay


__ADS_3

1 jam kemudian tata terbangun ia melihat alex masih tidur akhirnya tata memutuskan untuk keluar dari kamar di ruang tamu tidak ada siapa siapa tapi ai mendengar ada wanita berbicara akhirnya tata mencari sumber suaranya.


Ternyata ada bi sumi dan bu marni yang sedang duduk di halaman depan.


Bi sumi yang melihat tata keluar dari rumah pun menyapanya.


"Nona sudah bangun"sapa bi sumi.


"Sudah bi"ucap tata.


"Nona mau minum atau mau makan"tanya bu marni


"Tidak bu saya belum lapar"ucap tata.


"Sini non duduk tapi di bawah diluar tidak ada tempat duduk"ucap bu marni.


"Tidak apa apa bu enak di bawah dingin"ucap tata sambil duduk di lantai.


"Nona kapan akan pulang"tanya bi sumi.


"Nanti bi sekitar jam 1 siang"ucap tata.


"Yah sepi lagi dong rumahnya"ucap bu marni.


"Ibu ikut aja ke sana kalo disini kesepian"canda tata.


"Tidak ah non nanti suami saya tidak ada yang urus"ucap bu marni.


"Bu saya boleh tanya"tanya tata.


"Mau nanya apa non"tanya bu marni.


"Ibu punya anak"tanya tata.


"Punya non 2 laki laki dan perempuan"ucap bu marni.


"Ko saya tidak pernah lihat anak anak ibu"tanya tata


"Anak anak saya semua merantau non ke kota"ucap bu marni


"Oh begitu pantas saja saya tidak pernah lihat anak anak ibu"ucap tata.


"Iya non"jawab bu marni.


"Si tika udah kerja mar,aku kira dia masih sekolah"ucap bi sumi.


"Hus kamu ini dia udah lulus sekolah"ucap bu marni.


"Oh aku kira mar"ucap bi sumi.


Tak lama ada pedagang siomay keliling lewat rumah bu marni.


"Bu itu apa"tanya tata pada pedagang yang berhenti didepan rumah karena ada tetangga bu marni beli.


"Itu penjual siomay non"ucap bu marni.


"Aku mau"ucap tata.


"Ya sudah pesanan non nanti saya ambilkan piringnya"ucap bu marni.


"Bu tolong ambilkan sekalian buat ibu dan bi sumi"ucap tata.


"Gak usah non saya mah"ucap bu marni.


"Udah mar mumpung non tata telaktir"ucap bi sumi.


"Iya bu sekalian yah"ucap tata


"Boleh deh non"ucap bu marni.


"Bi aku ambil uang dulu"ucap tata sambil masuk ke kamar untuk mengambil dompetnya.


Bu Marni juga mengambil piring untuk mereka bertiga.

__ADS_1


Tak lama tata sudah ada di teras bersama bu marni dan bi sumi.


Tata pun mendekati penjual somay.


"Mang berapa 1 porsi"tanya tata


"1 porsinya 5 ribu neng"ucap mang siomay.


"Murah amat mang"tanya tata


"Iya alah neng kalo mahal gak akan ada yang beli kalo di kampung mah,beda sama dikota non"ucap mang somay.


"Ini mang aku beli 3 porsi yah mang"ucap tata samabil memberikan piringnya


"Siap neng"jawab mang somay.


Tak lama simay nya sudah siap tanpa basa basi tata langsung melahapnya.


"Wih bi enak juga"ucap tata.


"Apa iya neng"tanya bi sumi.


"Iya bi coba deh"ucap tata.


"Punya bibi belum selesai non"ucap bi sumi.


"Memang mang itu siomaynya enak banget non"ucap bu marni.


"Kalo begitu beli juga buat ayah,agam,alex dan pak ibram dan juga tuh anak buah alex yang lagi tidur di mobil"ucap tata.


"Iya neng,nanti bibi ambilkan mangkuk untuk siomaynya"ucap bi sumi.


"Bi ambilkan 2 wadah besar aja"ucap tata.


"Siap non"ucap bi sumi sambil pergi menuju dapur untuk mengambil wadah untuk siomay.


Tak lam juga siomay bi sumi dan bu marni sudah selesai.


"Bisa neng mau berapa"tanya mang siomay.


"Ini wadahnya,aku beli 60 ribu disatuin aja dan bumbunya dipisah ya mang,sekalian hitung semuanya berapa,aku satu lagi yang ini piringnya"ucap tata sambil memberikan piring yang tadi.


"Non tidak kenyang"tanya bi sumi.


"Gak bi,lagi pengen makan aja"ucap tata.


"Maklum lah sum bawan orok"ucap bu marni.


"Hamil orang beda beda yah"ucap bi sumi


"Iya bi dulu waktu hamil rara aku gak bisa makan apa apa,rasanya mual banget,tapi hamil yang sekarang rasanya biasa aja gak kaya hamil,tapi minggu kematin mah iya kalo cape lemes aja,tapi kalo masalah makanan mah bisa aja"ucap tata.


"Iya non,hamil anak pertama sama anak kedua beda beda yah"ucap bu marni.


Mang siomay pun menghampiri tata dengan siomay yang ia pesan tadi.


"Ini neng siomaynya"ucap mang siomay.


"Makasih mang,jadi semuanya berapa mang"tanya tata.


"Semuanya 80 ribu neng"ucap mang siomay.


Tata pun mengambil uang dari dompetnya dan memberikan uang 100 ribu untuk membayar siomaynya.


"Kembali 20 ribu ya neng"ucap mang siomay.


"Tidak usah mang buat mamang aja"ucap tata.


"Tapi neng... "ucapan mang siomay terpotong oleh bi sumi.


"Udah mang ambil aja,rezeki itu"ucap bi sumi.


"Baik lah neng terimakasih neng"ucap mang siomay.

__ADS_1


"Sama sama mang,semoga laris manis ya mang siomaynya"ucap tata.


"Amin neng,semoga neng juga rezekinya bertambah"ucap mang siomay.


"Amin"ucap tata,bi sumi dan bu marni.


"Saya permisi ibu ibu neng"ucap mang siomay.


"Iya mang"jawab bi sumi.


Pedagang siomay pun pergi dari rumah bu marni untuk berkeliling.


Sedangkan bi sumi,bu marni dan tata makan di depan rumah


"Bu,bi nanti ini di kulkas aja kalo nanti mereka bangun tinggal diangetin aja"ucap tata.


"Baik non"ucap bi sumi.


"Maaf ya bu ngrepotin terus kami"ucap tata


"Tidak non saya senang jadi ada teman dirumah kalo suami kerja,kalo tidak ya kami saya kerja juga"ucap bu marni.


"Kamu kerja dimana mar"tanya bi sumi.


"Aku kerja sama juragan gio sum"ucap marni.


"Tapi bu usaha pak gio sudah hancur sama saya"ucap tata.


"Yang bener non"tanya bu marni.


"Iya bu,"ucap tata.


"Kalo begitu saya kerja dimana sama sumi"tanya bu marni.


"Maaf ya bu saya jadi bikin ibu tidak punya pekerjaan"ucap tata merasa bersalah


"Tidak papa neng,belum rezeki saya kerja disana"ucap bu marni.


"Nanti saya cariin kerja di kota buat bu marni sama pak ibram"ucap tata


"Iya bu,ya sudah ayo makan lagi abisin"ucap tata.


Tak lama pak ibram pulang dengan wajah yamg sedih.


"Bapak kenapa"tanya tata.


"Saya dipecat non"ucap pak ibram.


"Di pecat"tanya bi sumi.


"Iya kebunnya hancur"ucap pak ibram.


"Maaf kan saya ya pak"ucap tata.


"Ko minta maaf non"tanya pak ibram.


"Gara gara saya pak ibram dan bu marni kehilangan pekerjannya"ucap tata.


"Tidak apa apa neng kita bisa cari pekerjan yang lain"ucap pak ibram.


"Terus yang dipecat siap saja pak"tanya bu marni


"Kita berdua saja yang lain tidak"ucap pak ibram.


"Syukurlah kalau yang lain tidak"ucap bu marni.


"Ya sudah pak bersih bersih dulu"lanjut bu marni.


"Iya saya permisi dulu sum,non"ucap pak ibram.


"Iya pak silahkan"ucap tata.


Pak ibram pun masuk kedalam lewat belakang rumah karena ia kotor habis dari kebun.

__ADS_1


__ADS_2