
07.45
"Na, kamu udah putus sama Wisnu?"
"Mommy tau darimana?" tanya Nara.
"Wisnu tadi malam kerumah waktu kamu keluar sama temen-temen" jawab mommynya.
"Ngapain?"
"Wisnu minta maaf, dan minta balikan. Kalau kamu mau balikan, dia bakal bujuk keluarganya juga bakal pindah agama"
"Ogah, yang ada nara makan ati terus" jawab Nara.
"Yang mommy bingung, kenapa dia bilang pindah agama?" tanya Mommy nya.
"Wisnu non. Nara baru tau beberapa hari yang lalu, dan karena itu Nara minta putus sama dia" jawab Nara.
"Seriusan non?" Nara mengangguk.
Nara mendekat pada sang mommy, lalu mengecup keningnya. "Nara pergi dulu, do'ain moga sukses"
"Kemana? Apanya sukses?"
"Mommy pelupa. Nara kan ada kontes di kampus"
"Yaudah, Nara pergi assalamu'alaikum"
※※※
08.54
"Si echa kemana sih, kenapa lama bangett?" tanya Nara.
"Au tuh manusia. Padahal acaranya udah mau dimulai" balas Diva.
"Sabar sabar, bentar lagi juga datang" sahut Radot.
"Tunggu.. Jangan bilang dia bunuh diri?" tanya Khansa mewanti-wanti.
"Ngaco lu paijem" balas Alika.
"Gue telepon deh daripada kalian bawel"
Alika mengambil ponselnya untuk menelepon Yesha. Panggilan diangkat.
"Assalamu'alaikum, nyet lo dimane?"
📞 "Apa?"
"HWAA!!" semua terkejut melihat Yesha yang sudah dibelakang Alika.
"Titisan setan kan lo? Jujur!!" ujar Branden.
"Apaan sih ngaco" kata Yesha cengengesan.
"Sorry gue telat, kesiangan" Yesha masih cengengesan.
"Uuu.. pengen gue tampol tau nggak" cibir Radit.
"Nggak. Gue nggak tau" kata Yesha.
"Ah bacot" Yesha tertawa.
"Yaudah yok" ajak Diva. Mereka masuk ruangan bersamaan.
Kontes pun dimulai tepat pukul 09.00
Kontestan-kontestan pun di panggil satu persatu untuk menyanyikan satu lagu di panggung.
"Kalian berdua udah yakin?" tanya Frans.
"Kenapa?" tanya Nara balik.
"Nggak, takutnya gugup sampe lupa lirik atau apa" jawab Frans.
"Kalau gugup pasti, tapi kalau lupa lirik atau sejenisnya gak bakal deh kayaknya" jawab Khansa.
__ADS_1
"Yahh semoga sesuai harapan deh"
"Santai aja kalian, kami bukan kaleng-kaleng"
"Liatlah, baju mereka couple. Lo bedua udah jadian kan?" tanya Branden.
"Nah iya bener. Pasti udah!" sahut Diva.
"Ck.. couple bawel lu berdua" jawab Khansa. Diva dan Branden tertawa.
Mereka terus melihat dan mendengarkan para kontestan yang tampil. Sampai akhirnya, Wisnu seorang diri berada di panggung.
Wisnu duduk di kursi yang disediakan sambil memangku gitar. Dia cukup menjadi pusat perhatian karena tampan, dan juga.. para penonton heran mengapa Wisnu sendiri karena biasanya bersama Nara.
Mahasiswi kampus pun mulai bergosip.
Crazy Bacot mendengar itu, namun mereka tak ambil pusing dan memilih diam.
Wisnu mengarahkan pandangannya pada Nara yang sibuk dengan ponselnya. Wisnu menghela nafas, lalu mulai memetik gitarnya.
Wisnu menyanyikan lagu yang sesuai dengan keadaannya. Lagu Virzha, Tentang Rindu. Matanya sesekali melirik ke Nara. Nara hanya menatapnya datar tanpa ekspresi sampai lagu yang dinyanyikan Wisnu selesai.
Juri yang menilai kontes itu masih tergolong muda karena belum menikah, mereka pun mengerti perasaan setiap kontestan.
"Ada kejanggalan disini. Gue rasa semuanya juga penasaran tentang ini. Apa hubungan lo sama Nara udah kandas sampe lo nyanyiin lagu galau??" tanya host yang notabene nya admin lambe turah.
Wisnu hanya tersenyum paksa, lima detik kemudian dia mengangguk.
Semua makin berbisik-bisik.
"Gue yang salah. Dari sini, gue cuma pesan satu hal buat kalian. Jujurlah sama pasangan kalian masing-masing"
"Dan buat kamu, aku minta maaf. Aku tau bubur gak bisa di kembalikan jadi nasi. Tapi, aku selalu berharap itu bisa terjadi walau gak mungkin. Aku harap kamu selalu tersenyum, tertawa, dan bisa bahagia tanpa kepalsuan" Celoteh Wisnu sambil melihat ke Nara.
"Ahh alay skipp!!" teriak Danial. Semua membalikkan badan melihat Danial.
Crazy bacot beserta Wolfbr Junior tersenyum melihatnya.
"Okeoke, semoga Wisnu bisa menemukan penggantinya ya" Wisnu tersenyum lalu turun.
Mereka berdua berdiri. "Semangat!! Salah gue bunuh lo Khansa!" ancam Alika. Frans tertawa melihat kekasihnya itu.
"Santai!! Dibilang kami bukan kaleng-kaleng kok" jawab Khansa sambil senyum. Mereka berdua pun maju.
Tanpa sepatah kata, Khansa langsung memetik gitarnya.
Kau ... Diam-diam aku jatuh cinta kepadamu - ( Nara )
'Ku ... Bosan sudah 'ku menyimpan rasa kepadamu - ( Nara )
Tapi tak mampu kuberkata di depanmu - ( Nara )
Aku tak mudah mencintai tak mudah bilang cinta - ( Nara Khansa )
Tapi mengapa kini denganmu aku jatuh cinta - ( Nara Khansa )
Tuhan tolong dengarkanku beri aku dia - ( Nara Khansa )
Tapi jika belum jodoh aku bisa apa - ( Nara Khansa )
Crazy bacot, Wolfbr, dan semua penonton terkejut mendengar suara merdu Khansa. Keduanya bisa menyanyi dengan suara yang begitu merdu. Sangat-sangat merdu!
Ditambah lagi mereka bernyanyi sambil bertatapan, penonton histeris karena baper!!!
'Ku ... Bosan sudah 'ku menyimpan rasa kepadamu - ( Khansa Nara )
Tapi tak mampu kuberkata di depanmu - ( Khansa )
Aku tak mudah mencintai tak mudah bilang cinta - ( Nara Khansa )
Tapi mengapa kini denganmu aku jatuh cinta - ( Nara Khansa )
Tuhan tolong dengarkanku beri aku dia - ( Nara Khansa )
Tapi jika belum jodoh aku bisa apa - ( Nara Khansa )
Tak bisa kupaksakan dirimu - ( Nara )
__ADS_1
'Tuk jadi kekasihku bila tak jodohku - ( Khansa )
Aku tak mudah mencintai - ( Nara Khansa )
Tapi mengapa denganmu aku jatuh cintaaaa - ( Nara Khansa )
Tapi mengapa kini denganmu aku jatuh cinta - ( Nara Khansa )
Tuhan tolong dengarkanku beri aku dia - ( Khansa )
Tapi jika.. belum.. jodoh.. aku bisa apa - ( Nara Khansa )
Tepuk tangan bergemuruh untuk mereka berdua. Bahkan para juri tepuk tangan sambil berdiri.
Khansa dan Nara bertatapan sambil tersenyum.
"Wah wah wah.. Sepertinya Nara udah dapat penggantinya Wisnu ya?" tanya Host itu.
Nara tertawa tanpa beban. "Nggak sih kak. Saya sama Khansa just friend" jawab Nara.
"Yakin just friend?" goda salah satu juri. Nara dan Khansa tertawa.
"Kalian berdua cocok banget, feel-nya dapet. Saya suka"
"Terimakasih mas"
𓆦𓆦𓆦
"Gila gila gila!! Pecahh!! Lo sejak kapann bisa nyanyi Khansa?!!! Sumpah yaa, gue jadi gak enak sama lo!!" Alika nyerocos dikantin.
"Aelah, santai aja kali" Jawab Khansa santai.
"Gue bener-bener kaget sa. Lo sejak kapan bisa nyanyi?!" tanya Ikhsan.
"Udah lama, dari bocil gue suka nyanyi. Cuman, beberapa tahun belakangan gue gak suka nyanyi ya jadi gak pernah nyanyi" jawab Khansa.
"Parah sih emang. Menutup bakat yang terpendam. Gak bersyukur lu ya?!" cibir Diva. Khansa menatapnya datar.
"Kalian cocok banget sumpahhh!!! Gue restuin pokoknya!!"
"Bang Danial gila!!!" cibir Khansa dan Nara kompak.
"Apa pula gila?! Eh gue kasih tau sini, gue orang sibuk nyempetin buat nonton kalian bedua ya. Untung saja tidak mengecewakan" celoteh Danial.
"Halah bacot kali. Sibuk apa lo bang? Sibuk pacaran? Oh iya" cibir Branden.
"Dihh, kurang ajar lo manten baruu!" Mereka tertawa.
"Lu bertiga kenapa gak pernah nongol lagi si?" tanya Frans.
"Sibuk woi. Dibilangin ngeyel" Jawab Revin.
"ALAH TAIYY!" sambung Alika.
"Eh kok gak percaya"
"Ya nggak lah"
"Yowes karepmu ae ndok" kata Ikhsan.
"Ketika orang mars ngomong bahasa Jawa" Ledek Branden.
"Anak laknatt!!" mereka tertawa.
"Si echa kenapa diem aja?" tanya Revin.
"Sejak kapan echa suka ngebacot?" tanya Danial.
"Iya juga. Dia mah nyocot kalau lagi datang hantunya" cibir Ikhsan.
"Gue tabok lo!!" Ikhsan cengengesan sambil mengangkat dua jarinya.
"Tapi bisa aja karena alasan lain sih" sahut Nara.
"Alasan apa?" tanya Danial.
"Ga... Lau misalnya??"
__ADS_1