
Malam itu Rey tidak pulang,ia malah kembali ke taman dimana tadi dia duduk dan menyatakan perasaannya pada Dita.
Mungkin ia ingin membayangkan,mengulang kejadian tadi namun dengan jawaban Dita yang sesuai keinginannya.
Saat Rey masih duduk termenung sendirian,tiba-tiba datang seorang perempuan berambut ikal duduk di kursi sebelah Rey sambil mengobrol lewat telfn.
Perempuan itu meletakkan beberapa barang bawaannya serta tas yang tadi ia tenteng di kursi antara dirinya dan Rey duduk.
Sesekali perempuan itu berdiri lalu duduk lagi,masih sambil sibuk berbicara sendiri dengan hape di tempelkan pada telinganya.
Sepertinya perempuan itu sedang ada masalah,nampak seperti sedang menjelaskan sesuatu dengan lawan bicaranya di telfn.
Perempuan itu kemudian berdiri sebentar dan membeli minum pada pedagang yang menjajakan minuman tak jauh dari tempatnya duduk tadi,Rey yang sedang duduk di sebelahnya tak menggubris perempuan itu karena sedang sibuk sendiri dengan pikirannya yang sedang patah hati.
Tak lama setelah membeli minum,perempuan tersebut namapak berbicara lagi dengan hape di tempel ke telingannya lalu bergegas pergi.
Malam semakin larut,Rey akhirnya memutuskan untuk pulang.
Saat hendak beranjak dari tempat duduknya,Rey melihat sebuah dompet berwarna pink muda tergeletak di kursi sampingnya.
Rey merasa tak ada siapapun sedari tadi disana sejak dirinya duduk di kursi tersebut,kecuali seorang perempuan yang sejak datang sudah sibuk mengobrol lewat hapenya.
"Mungkin dompet perempuan tadi." batin Rey,lalu mengambilnya berjalan menuju parkiran dan bergegas pulang.
Saat sampai dirumah Rey teringat dompet yang di temukannya di kursi taman tadi masih tertinggal di dalam mobilnya.
Rey mengambilnya dan membuka isi dompet tersebut,mungkin saja ada kartu nama atau kartu identitas pemiliknya kasian kan pemiliknya pasti sedang kebingungan sekarang.
__ADS_1
Di bukanya lalu ditemukannya beberapa kartu disana salah satunya Kartu Tanda Penduduk atas nama:Pratiwi Dwi Aryani
lengkap beserta alamatnya,juga ditemukan kartu nama lengkap dengan nomor hape yang bisa dihubungi.
Saat Rey berusaha menghubungi nomor yang tertera ternyata tidak ada sahutan,mungkin yang empunya sudah tidur atau mungkin karena nomor asing jadi tidak di gubris.
Rey berinisiatif mengirim chat.
*Rey
"Selamat malam,maaf saya menemukan sebuah dompet di kursi taman tadi.Mungkin dompet ini milik anda."
Setelah mengirim pesan,Rey berganti pakaian lalu berangkat tidur tanpa melihat lagi hapenya.
Pagi harinya saat,Rey masih bermalas-malasan di atas tempat tidur matanya terjaga karena suara berisik dari hapenya yang sudah berkali-kali berdering memaksanya untuk bangun.
"Siapa sih pagi-pagi gini berisik banget....!" Sambil dengan malas Rey mambuka mata sambil matanya menggerayang tempat tidur berusaha menemukan hapenya.
"Halo......" masih dengan suara malas khas orang bangun tidur.
"Ya,halo.Selamat pagi...maaf apa anda yang semalam menghubungi saya karena menemukan dompet di taman?"
Suara seorang perempuan dari seberang telfn yang sedang bicara dengan Rey.
"Iya semalam saya menemukan dompet mbak,sekarang masih saya simpan dompetnya."
"Kalo begitu apa kita bisa bertemu?atau biar saya ambil dompetnya kerumah masnya saja?"
__ADS_1
"Kita ketemu aja di kursi taman dimana semalam saya menemukan dompet mbaknya aja."
"Baiklah,jam berapa kita bisa ketemu?"
"Jam 9nan."
"Baiklah,terimakasih dan sampai jumpa."
Panggilan pun terputus.
Tiwi seorang perempuan berambut ikal sudah duduk di kursi taman dimana tempat ia sudah janjian dengan Rey.
Begitu sampai parkiran Rey segera menuju kursi taman yang sudah di janjikan,terlihat dari kejauhan sudah ada seorang perempuan berambut ikal duduk sendirian disana.
"Hay......." Rey mengulurkan tangannya pada perempuan yang duduk di depannya,peremouan itupun menyambutnya dengan berjabat tangan.
"Hay,masnya yang nemuin dompet saya ya?"
"Iya,ini dompetnya." sambil mengulurkan dompet yang di bawanya.
"Makasih ya mas."
"Iya sama-sama mbak....."
"Tiwi,nama saya Tiwi."
"Saya Reyhan."
__ADS_1
Mereka pun berkenalan dan berbincang sebentar lalu berpisah setelah urusan mereka selesai.
Bersambung....