Hati-Hati Dengan Hati

Hati-Hati Dengan Hati
Bab 34


__ADS_3

Pagi harinya mereka pulang ke kerumah bu Ratih,atas permintaan bu Ratih.


Karena Rumah yang rencananya akan mereka tinggali masih ada beberapa yang perlu di perbaiki.


Sebenarnya rumah tersebut masih baik-baik saja namun bu Ratih ingin menambahkan kolam renag di samping rumah mereka,karena jika cucu-cucunya nanti lahir mereka punya kolam renang pribadi.


"Kalian sudah sarapan?"


"Sudah ma,jawab Dicky sambil meletakkan tas berisi pakaian mereka."


"Bi Mar,tolong bawa ke belakang ya" perintah Bu Ratih pada asisten rumah tangganya.


"Baik bu..."


"Kalian naiklah dan istirahat,pasti capek setelah acara kemaren dan juga acara kalian semalam."


Bu Ratih tersenyum melihat anak dan menantunya.


Dita segera mengekor di belakang Dicky saat menaiki tangga dan memasuki kamarnya.


Kamar yang tertata rapi dengan aksen serba abu-abu dan perpaduan warna putih nampak sejuk saat memasukinya.


"Istirahatlah."


Dicky segera keluar dan memasuki ruang kerjanya yang berada di sebelah kamar tidurnya.


Di bukanya laptop dan mulai menbuka beberapa email yang sudah menumpuk,menunggu untuk segera di buka.


Sementara Dita turun dari kamarnya dan berjalan ke dapur menghampiri Bi Mar dan seorang perempuan muda membantunya memasak.


"Sedang masak apa bi?"


"Eh ada nona Dita,ngapain kedapur non?temani saja ibu di ruang tivi."


"Gakpapa bi,sini biar ku bantu mengupas bawangnya."


"Gak usah non...."

__ADS_1


Dita menengok kearah belakang dapur yang ternyata masih ada sebuah rumah dengan kamar yang berjejer disana.


Nampak beberapa orang sedang sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.


"Di belakang masih ada rumah lagi bi?"


"Iya non,itu tempat untuk para pelayan."


Ternyata dirumah tersebut tidak hanya bi Mar asisten rumah tangga disana,selai ada supir dan juga penjaga gerbang depan juga ada tukang cuci pakaian,tukang bersih-bersih dan juga tukang kebun.


Dita baru tau setelah tinggal dirumah tersebut,memang ini bukan untuk yang pertama kalinya Dita datang kerumah tersebut,namun dita belum pernah masuk sampai kedalam-dalamnya.


"Kamu sedang apa Dit?"


Kehadiran bu Ratih mengagetkan Dita yang sedang melihat rumah bagian belakang dimana para pelayan sedang mengerjakan tugas mereka.


"Eh....mama,Dita cuma melihat-lihat isi rumah saja ma.Ternyata banyak sekali pelayan disini ya ma?"


Bu Ratih hanya tersenyum memandangi Dita.


"Ayo sini masuk,temani mama"


Dita duduk di samping bu Ratih yang sedang serius memandang tivi,menyimak sinetron kesukaannya.


"Kamu nggak istirahat Dit,apa nggak capek?"


"Dita bosan ma kalo hanya dikamar saja."


"Bagaimana malam pertama kalian?"


"Emmmmm,Dita.....kenapa mama menanyakannya?Dita kan jadi malu ma."


"Ah kamu ini Dit,kayak sama siapa aja gitu aja malu.Gimana sakit tidak?"


Deg.....!


"Apakah memang sakit?aku harus jawab apa?melakukannya saja belum pernah,mana ku tau sakit atau tidak.mungkin aku jawab iya iya aja selesai."

__ADS_1


"Mmmmm,iya ma sakit."


"Kalo baru pertama kali memang seperti itu rasanya,nanti untuk selanjunya tidak akan terasa sakit lagi."


"Benarkah?"


"Tentu saja,apa kalian cuma melakukannya satu kali?"


Dita hanya mengangguk pelan.


Tiba-tiba Dicky duduk di sebelah mamanya,membuat keduanya langsung terdiam seribu bahasa.


"Lagi pada ngobrolin apa sih?serius amat."


"Gak papa kok mas."


"Lagi ngobrolin soal malam pertama kalian."


kata bu Ratih sambil tertawa terbahak-bahak.


Dicky hanya memandang kearah Dita.


"Dita bilang sakit,karena memang pertama kali seperti itu rasanya.untuk selanjutnya tidak akan terasa sakit lagi kok"


Ucap bu Ratih sambil beranjak dari duduknya dan berjalan menuju dapur.


"Mama mau lihat dulu apakah makan siang sudah siap."


"Apa kamu sudah pernah melakukannya?"


"Enak aja,aku ini masih perawan tau!"


Dicky segera menarik lengan Dita saat ia akan beranjak dari duduknya,hingga membuat Dita terjatuh di pangkuan Dicky.


"Lalu bagaimana kau tau kalo rasanya sakit?"


"Mama yang mengatakannya,aku hanya mengiyakannya saja.memangnya kamu mau mama tau kita belum....maksudnya tidak akan melakukannya?"

__ADS_1


Setelah selesai makan siang Dita tidur di kamar Dicky yang kini menjadi kamar mereka berdua,sedangkan Dicky kembali ke ruang kerjanya.


Bersambung......


__ADS_2