
Hari-hari berlalu Dicky semakin sibuk dengan Kity,dan mereka berencana untuk bertemu.
Karena kesibukan Dicky di kantor membuat jadwal pertemuan mereka selalu tertunda.
Akhirnya di hari ini,sore setelah pulang dari kantor Dicky berhasil mengatur jadwal untuk bertemu dengan Kity.
Mereka janji bertemu di sebuah restoran sore ini sekitar jam 6,Dicky pun langsung menuju tempat yang di janjikan.
Sedangkan Rey,semakin dekat dengan Tiwi.
Hampir setiap hari mereka selalu saling menanyakan kabar,dasarnya saja Rey yang sangat mudah dekat dengan perempuan.
Kelihaiannya dalam merayu perempuan membuat Tiwi klepek-klepek dengan gombalannya setiap hari.
Dan merekapun sudah beberapa kali jalan bersama,meski Rey belum sampai pada tahap menyatakan cinta namun hubungan mereka sudah sangat dekat.
Sedangkan Dita,dia masih saja betah menyendiri.
Meski Bram,teman sekantornya tak henti mengejarnya namun Dita selalu menolaknya dengan sopan.
Karena memang tak ada sedikitpun perasaan cinta di hatinya untuk Bram.
Sampai pada suatu sore saat jam pulang kerja Bram mengajak Dita pulang bersama,karena memang hari itu ban motor Dita sedang bermasalah maka Dita ke kantor naik ojek pagi itu.
Awalnya Dita menolak ajakan Bram untuk pulang bareng,namun Bram agak sedikit memaksa dan bilang bahwa ada hal penting yang ingin di bicarakan dengan Dita akhirnya Dita kehabisan alasan untuk menolak ajakan Bram untuk pulang bersama.
Dita mulai merasa ada yang aneh karena Bram mengendarai mobilnya dengan pelan,saat dita menanyakannya pada Bram hanya di jawab bahwa Bram ingin bersama Dita lebih lama hari ini karena mungkin setelah ini Bram tak akan mengganggunya lagi.
__ADS_1
Tanpa Curiga Dita hanya menurut saja saat Bram mengajaknya mampir makan dulu di sebuah restoran.
Saat Bram dan Dita makan,di tempat yang sama Dicky datang terlihat sedang mencari seseorang.
Dia berusaha menghubungi Kity,namun nomornya tidak aktif.
Tak lama kemudian saat Dicky sedang duduk memesan minum datanglah seorang perempuan cantik berambut panjang menghampirinya.
"Mas Dik ya?" tanya perempuan tersebut.
"Iya,kamu Kity?" tanya Dicky balik.
Sekilas tak ada yang aneh dengan perempuan yang ada di hadapannya,sekilas nampak sempurna dengan perawakan tinggi yang hampir tak beda jauh dengan tinggi tubuh Dicky.
Begitu sempurna bak model majalah,namun Dicky merasa ada yang aneh saat melihat leher perempuan tersebut.
"Tunggu dulu,ada jakun di lehernya?" batin Dicky mulai curiga.
Dan saat Dicky merasa bahwa perempuan yang ada di depannya ini mulai menunjukan gelagat yang aneh saat dia tertawa,ternyata suara aslinya keluar.
"Kurang ajar! kamu Pria?!" bentak Dicky pada Kity.
Seketika Dicky berlalu meninggalkan Kity disana dan segera membayar pesanan mereka.
Saat berada di parkiran,Dicky masih termenung antara geli,jengkel,marah dan juga merasa lucu karena perempuan yang selama ini dekat dengannya adalah wanita jadi-jadian.
Apa jadinya kalau sampai Rey tau,pasti dia akan di tertawakan mati-matian.
__ADS_1
Apalagi kalau sampai mamanya tau,yang setahu mamanya Dicky sudah mulai dekat dengan perempuan.
Sudah oasti mamanya akan segera menikahkannya dengan wanita pilihan mamanya.
Saat Dicky sedang sibuk meratapi nasibnya yang dinpermainkan wanita jadi-jadian,di lihatnya dari dalam mobil seorang perempuan yang tak asing.
Ya....Dita sedang dengan seorang pria.
Tampak pria tersebut menggandeng lengan Dita dengan paksa,dan memaksa Dita masuk ke dalam mobilnya.
Ya Bram memang sedang kesal karena lagi-lagi Dita menolak cintanya,Dita merasa kali ini Bram sangat kasar padanya.
Padahal awalnya dia sangat lembut mengajak Dita pulang bersama dan mengajak Dita mampir makan,namun saat makan Bram kembali menyatakan cintanya pada Dita dan saat Dita menolak menjadi kekasih ya Bram mengancam akan membawa Dita pulang ke apartemennya malam ini.
Melihat Dita yang di gandeng paksa masuk mobil oleh seorang Pria,Dicky merasa harus melakukan sesuatu.
Dia mengikuti kemanapun mobil Bram melaju,Dicky merasa bahwa Dita sedang dalam keadaan yang tak begitu baik.
Dicky berusaha menghubungi Rey sambil terus membuntuti mobil pria yang membawa Dita.
Dicky menghentikan laju mobilnya saat melihat mobil yang membawa Dita masuk kedalam parkiran sebuah apartemen,Dicky merasa harus menolong Dita karena bagaimanapun Dita adalah perempuan yang di aukai sahabatnya.
Di ikutinya mobil Dicky bahkan sampai di dalam parkiran,Saat melihat pria itu keluar dari dalam mobil betapa terkejutnya Dicky melihat Dita yang sedang tak sadarkan diri berada pada gendongan pria tersebut.
"Apa yang dia lakukan,sampai membuat Dita seperti itu?" batin Dicky masih mengawasi dari dalam mobil.
Saat melihat pria itu membawa Dita masuk kedalam sebuah ruangan,Dicky segera mengikuti dan memencet bel.
__ADS_1
Saat seorang laki-laki membukakan pintu Dicky mendorong tubuh laki-laki tersebut dan menerobos masuk.
Bersambung........