I LOVE YOU OOM

I LOVE YOU OOM
ANYELIR


__ADS_3

Pagi itu Arbhi malas untuk membuka matanya, diliriknya jam di dinding kamarya.


"ah.. masih setengah 6 nanti deh jam 6 ajah" ucap Arbhi ia pun kembali memejamkan matanya.


Pukul 06.30 pagi Arbhi sudah siap dengan seragam putih abu-abu ia menuruni anak tangga dan segera sarapan sebelum berangkat ke sekolah.


"mas, nebeng dong!" ucap Aldi pada Arbhi


"motor loe kemana ??" ucap Arbhi dengan ketus


" masuk bengkel!"


"kebiasaan lo, jorok sih makenya" ketus Arbhi kembali


tak lama kemudian mereka berangkat menuju sekolah, Arbhi memboceng Aldi adik lelakinya itu dan karena tujuan sekolah mereka satu arah


Setelah menurunkan Aldi di sekolah menengah pertama tempat Aldi menimba ilmu ia segera melajukan kendaraannya menuju sekolah SMU favorit di kota Arbhi.


Arbhi seorang siswa yang populer di sekolahnya karena kekayaan yang dimiliki keluarga Arbhi membuat Arbhi banyak di kenal dan dengan wajahnya yang tampan banyak pula siswi yang mengidolakan Arbhi.


Arbhi memarkirkan motor sports miliknya dan ia berjalan menuju kelas, banyak pasang mata yang melihat ke arah Arbhi dengan tatapan yang penuh terpesona.


"Arbhi...." suara cempreng itu memanggil Arbhi, Arbhi menoleh setelah ia tahu siapa yang memanggil Arbhi hanya melengos tak memperdulikan wanita itu


"iiih Arbhi kok gitu siih..."


"apaan si jes..." ucap Arbhi dengan kesal


"kok ga jemput aku..." tanya Jessica dengan manja


"kan lo ada supir lo juga ga bilang kan ga mau di jemput" ucap Arbhi dengan nada kesal


"ck, sebel besok jemput ak yaa" pinta Jessica


" insha Allah, kalo ga males.. udah ah sana gue mau masuuk kelas"


Arbhi meninggalkan Jessica yang masih kesal, arbhi memang di kenal dekat dengan Jessica dan semua menyangka Arbhi adalah kekasih Jessica padahal mereka tak memiliki hubungan spesial hanya saja Arbhi dan Jessica teman masa kecil dari mereka masih di taman kanak-kanak.


jam istirahat pun tiba Arbhi dan Kenzo pun pergi menuju kantin sekolah.


"ya elo nyolot, gue kan udah bilang permisi, elo ga ngasih jalan sama gue giliran kena siram loe marah gilaaa loo" ucap siswi itu

__ADS_1


"ehh, gue ga denger yaaa Lo bilang begitu dasar elo nya ajah yg resee" ucap Jessica sembari menunjuk wajah siswi itu


di kejauhan Arbhi dan Kenzo melihat keramaian dikantin sekolah


"woy, bhi cewek lo ribut tuh" ucap siswa yang sedang sibuk menyeruput es teh sembari ikut menonton


"siapa cewek gue..!!" ucap Arbhi kesal


"bhi Jessica bhi...! ribut bhi" ucap kenzo seraya menunjuk ke arah Jessica


Arbhi berjalan cepat ia mencoba melerai


"jess apa apaan sih malu tau.." ucap Arbhi


"tuuh dia tuh nyiram gue" ucap Jessica dengan kesal


"yee gue udah bilang misi" ucap siswi tersebut


"alaah dasarnya ajah loe iri kan sama gue!!" ucap Jessica Arbhi mencoba menenangkan Jessica namun ia masih saja mengolok-olok siswi tersebut


"emang yaa susah sih urusan sama orang miskin yang ga tau sopan santun" ucap Jessica siswi tersebut terlihat menahan kesal ia terlihat emosi dan meraih gelas berisi es teh lalu menyiram kannya pada wajah Jessica


"byuuuur....."


"waduuuhh Jessica di sebor" ucap kenzo sembari menutup mulutnya.


Arbhi hanya menarik nafasnya dalam-dalam iapun merasa kesal akan ucapan Jessica.


"gue emang orang miskin tapi gue ga miskin hati kayak loe.. dasar orang kaya ga punya otak, cuma modal cantik tapi otak dongo...!!" siswi itu berteriak dan pergi meninggalkan Jessica


"dasar loe awas lo yaa balik nya gue Pepet lo... " ucap Jessica sembri mengelap wajahnya


"udah udah lagian lo kebiasaan banget sih kayak gitu" ucap Arbhi


"kok lo belain dia" ucap kesal Jessica


"haaeh... minta maaf sana lo udah ngmng kasar ma dia"


" iihh ogah, kaka kelas minta maaf sama adek kelas maaf yaa ga level" ucap Jessica


"maaf itu ga mandang lo kaka kelas atau adik kelas" ucap Arbhi dan ia pergi meninggalkan Jessica

__ADS_1


"Arbhi....!! arbhi...." terak Jessica memanggil Arbhi


arbhi melangkah kan kakinya dengan cepat


" dia siapa? kok gue baru lihat anak baru kah??" ucap Arbhi ia berjalan mengelilingi kelas dm mencoba mencari keberadaan siswi itu namun hingga bel masuk ia tak juga menemukan siswi tersebut


keesokan harinya ketika Arbhi sedang latihan basket bersama beberapa temannya


"weyy istirahat yuukk laperr nih" ucap salah satu teman Arbhi


" yuk yuk... " semua berhenti bermain karena hari itu adalah hari minggu Arbhi mengikuti ekstrakurikuler basket ia mengikuti langkah teman nya yang berjalan menyusuri gang sempit yang berada di belakang sekolah Arbhi


Tempat yang asing bagi Arbhi karena ia baru mengetahui ada warung mie rebus di belakang sekolah Arbhi


Semua sibuk memesan makanan dan minuman, arbhi pun melakukan hal yang sama ternyata sang penjual adalah wanita paruh baya, dengan hati hati ia membawa semangkuk mie rebus plus telur dengan es teh manis di atas baki yang ia bawa.


Namun betapa terkejutnya Arbhi seketika melihat seorang wanita yang datang mengendarai sepeda motor matic memarkirkan motornya di depan warung wanita paruh baya itu.


"nek, nih es batu nya" ucap wanita itu.


"di pecahin neng, taro di termos es," ucap si wanita paruh baya itu.


"nek, maaf dia siapa?" tanya Arbhi pada nenek


" oohh dia cucu nenek, namanya anyelir, kan satu sekolah sama kamu nak ga kenal ya?" ucap si nenek seraya tersenyum


" dia ga bakal kenal nek ga pernah nongki di sini hahaha" ucap teman Arbhi yang lainnya


"iyaa yaa nenek juga baru lihat kamu" ucap si nenek dengan wajah yang tersenyum


di saat yang lain telah selesai dan pulang arbhi masih diam di warung si nenek karena ia penasaran dengan Anyelir


"loh belom pulang" ucap si nenek


"heheh belom nek" ucap Arbhi dengan senyum di bibirnya. seolah faham akan apa yang diinginkan Arbhi, nenek pun tersenyum


"neng, sini dulu ni ada temen sekolah nih mau ngobrol sama neng" panggil si nenek dan tak lama kemudian Anyelir keluar dari warung dengan mengenakan celana pendek di atas lutut dan kaos oblong dengan rambut diikat


"siap yaa!" ucap Anyelir


"anjiir dia ga kenal gue, cowok populer di sekolah" ucap Arbhi dalam hatinya

__ADS_1


"gue Arbhi!" Arbhi mencoba bersalaman dan Anyelir pun bersalaman dengan Arbhi


itu awal perkenalan arbhi dan anyelir tanpa di sadari Anyelir semakin akrab dengan Arbhi akibat kedekatan itu banyak yang menaruh rasa iri pada Anyelir karena mereka menganggap anyelir hanya benalu atau pansos pada Arbhi karena di sekolah Anyelir terkenal dengan anak yang lahir dari keluarga yang tidak mampu dan tidak memiliki orang tua dan ia hanya dibesarkan oleh seorang nenek.


__ADS_2