
Pagi harinya Faisal bergegas menuju kediama Arbhi namun sayang rumah Arbhi dalam keadaan kosong tak berpenghuni, lalu Faisal segera melajukan kendaraannya nmenuju apartemen emerald, ia mencari Kenzo namun sayang pihak keamanan mengatakan hari itu Kenzo tak ada di kediamannya pula
"brengsek... pasti kedua laki laki itu yang bawa Hilya, kalo ga Arbhi, si kenzo..!" gerutu Faisal ia terus menunggu Kenzo di pelataran apartemen selang beberapa jam Faisal melihat sosok Kenzo ia segera berlari mengejar mobil tersebut hingga basement
"BBOOUUGHHHT...!"
tiba tiba Faisal menarik baju Kenzo dan memukul wajah Kenzo
"WOOOY... APA APAAN LOE...!!" teriak Kenzo pada Faisal
"lo bawa kemana adek gue...hah..." ucap Faisal penuh emosi seraya mencengkram kerah baju Kenzo
"siapa adek lu!!" Kenzo pun berteriak pada Faisal
"pura pura bego loe.... Hilya!! kemana lo bawa kabur Hilya dia ada di dalam kan??" ucap Faisal kembali dengan tatapan dan nafas memburu
"heh...! gue emang antar Hilya kemren tapi gue ga bawa kabur, kalo lo ga percaya lo cek sendiri ke kamar gue, jangan asal tuduh lo gue laporin ke polisi kelar idupnlo!!". ucap Kenzo seraya menunjuk wajah faisal
Faisal mulai melepaskan cengkeramannya ia lupa akan pesan wak Rudi agar tak perlu pakai emosi untuk bertanya keberadaan Hilya pada kenzo karena orang tua Kenzo adalah petinggi di salah satu kepolisian di daerah setempat.
"sorry, gue cuma mau tau adek gue di mana?;"
"gue juga ga tau gue juga ga ngumpetin adek elu, ikut gue lo cek sendiri!" ucap Kenzo sembari berjalan meninggalkan Faisal ia berjalan sembari memgang pipinya yang terasa sakit
"sialan main tonjok qjah, untung gue bisa nahan kalo gak, bisa bonyok tuh kakanya si yaya, lagian duuhh yaya begoo banget pake acara kabur lagi., si Arbhi pasti tau nih kemana si Hilya pergi" gerutu Kenzo dalam hatinya
sesampai di kamar Kenzo ia segera membuka pintu untuk Faisal
"tuh lo cek semua ruangan,kalo emang ada adek loe , lo bawa adek lo itu" ucap Kenzo sembari duduk di ruang tivi dengan santai
" neng... yaya .. yaya..."Faisal mencari keberadaan Hilya di seleuruh ruangan namun hasilnya nihil.
"sory, adek gue gak ada di sini!"
"haeeh, gue bilang juga apa!, ga bakal gue nyembunyiin anak orang"
"gue minta tolong, kalau lo ketemu Hilya lo kabarin gue!" ucap Faisal , Kenzo terbangun dari duduknya menataap dingin pada Faisal,
" adek lo itu cinta mati sama si Arbhi dan Arbhi juga sma, kenapa harus di tentang sih begini kan jadinya!" ucap Kenzo
"haaaeh.. ada hal yang gak kalian faham, dan gue ga ada waktu buat cerita, ni nope gue tolong telepon gue kalo lo ketemu Hilya, sorry yaa gue udah kasar sama lo tadi"
"yaudah gak apa-apa mudah mudahan hilya cepet ketemu"
Faisal segera meninggalkan kediaman Kenzo ia segera mencari Hilya siang itu semua jalan dan gang sempit ia cari ia berharap Hilya dapat di temukan
__ADS_1
Kenzo menjatuhkam tubuhnya ia memikirkan keberadaan Hilya juga, ia membuka ponselnya dan mencoba menelepon Arbhi namun ponsel Arbhi tak aktif,
"duhh si gondrong, klo lagi urgent begini suka susah amat di telepon!!" kesal kenzo ia membanting ponselnya, tak lama kemudian ponselnya berdering ternyata yang menelpon nya adalah jane kekasihnya
📲
"haloo beb"
"yang, lagi apa kamu sibuk ga!" ucap Jane dengan suara berbisik
"haha kamu kenapa sih bisik bisik gitu, bikin aku ga tahan ajah hahaha"
"iih beb, ini serius"
"ga, kenapa?"
"aku di lift sekarang ..kamu cepet bukain pintu yaa!"
"iih ada apasih yaudah nih aku bukain"
Kenzo menutup teleponnya dan segera membuka pintu dan betapa terkejutnya Kenzo jane datang bersama..
"HILYA ...!!" kenzo berteriak dan segera ditutup mulutnya oleh jane
"iishh .. jangan teriak ..". Jane memukul bahu Kenzo
"udah udah ayoo masuk dulu ya..". Jane mambawa Hilya masuk
"beb.... tapi beb, adooohh" Kenzo makin panik melihat Jane membawa masuk Hilya
Hilya duduk bersama jane di ruang tivi ia membelai bahu Hilya dengan lembut
" kamu di sini dulu yaa,"
"makasih ka maaf yaya ngerepotin kaka" ucap Hilya perlahan, Jane hanya tersenyum
"beb sini kamu!" Kenzo menarik lengan Jane membawanya ke balkon jauh dari Hilya.
"beb, kamu apa apan sih kok bisa sama dia, aduhh kamu tau ga aku abis di tonjok sama kakannya dia .! dia kabur beb dari rumah!" ucap Kenzo
"hah.. masa sih yang?"
"masa..masa.. ini lihat ni" Kenzo menyodorkan pipinya yang terlihat memerah pada jane
" aku bilang sama kakanya kalo dia ga ada di sini eeh malah kamu bawa dia ke sini aduuhh bikin masalah ajah yank" Kenzo terlihat panik
__ADS_1
"sabar, yank sabar... aku bisa jelasin kok, aku cuma kasian yank, aku juga kan seorang perempuan, gimana klo ini semua diposisi aku?" ucap Jane seraya menatap Hilya yang masih terdiam
Hilya mencoba menelepon Arbhi namun sayang ponselnya pun tak aktif
kenzo.pun sama ia mencoba menelepon Arbhi sore itu namun hasilnya nihil,
📱
kenzo :
"woy, bhi, ada Hilya nih di apartemen gue, lo bisa kesini ga dia kabur nih dari rumah, gue was was banget"
Kenzo mengirim pesan pada Arbhi namun tak juga di baca oleh Arbhi
"gimana yank, Arbhi aktif ga hapenya?"
"ga beb, aktif aduuhh gimana nih," ucap Kenzo
tiba tiba Hilya membuka jendela balkon ia menghampiri Jane dan Kenzo
"ka, maaf kalo yaya ngerepotin, yaya ga bakal ngerepotin lebih bayak kok, Yaya bakal pergi sampe oom Arbhi bisa di hubungi dan oom Arbhi jemput yaya!" ucap Hilya perlahan
"jangan bilang lo mau kawin lari sama Arbhi?" tanya Kenzo dengan tatapan dingin
Hilya hanya diam tak menjawab, saat ini hati dan fikirannya di penuhi oleh Arbhi.
"Astaghfirullah, Yaya jangan gila deh, lu fikir fikir lagi, lebih baik lo sama Arbhi temuin orang tua dan bener bener minta restu"
"udah oom tapi orang tua Yaya tetep ga mau setuju"
"sabar yaa insha Allah semua akan ada jalan keluarnya " Jane memeluk Hilya
"yasudah, loo di sini ajah dlu, tapi tadi pagi kaka lo kesini!"
" a faisal??" ucap Hilya dengan terkejut
"heum iyaa dia geledah semua ruangan di sini dan dia minta tolong kalo gue ketemu lu gua diminta kabarin keluarga lo, yaya keluarga lo itu sekarang lagi kelimpungan cari lu, mereka khawatir sama lu ya" ucap Kenzo seraya menarik nafasnya dalam dalam.
"yaya udah bulet ka.. mau pergi sama oom Arbhi"
"hadeehh, cinta emang bisa bikin gila, udah gini ajah, lo istirahat di sini ajah dulu sampe Arbhi datang ya". ucap Kenzo pada Hilya dan hanya di jawab anggukan oleh Hilya
"beb, kamu juga tinggal di sini yaa!, temenin Hilya kamu tidur di kamar kedua sama Hilya", ucap kenzo
" aku coba ke rumah Arbhi dulu" ucap Kenzo kembali
__ADS_1
"iysa oke aku bakal temenin Hilya kok"
akhirnya malam itu Hilya bermalam di kediaman Kenzo berkali kali ponsel Hilya berdering namun ia langsng tak aktifkan karena ia tau itu dari keluarganya sendiri ia masih menunggu kedatangan Arbhi, karena tekad Hilya sudah bulat ingin pergi dengan arbhi.