I LOVE YOU OOM

I LOVE YOU OOM
BERTEMU


__ADS_3

sesampainya di Jogja Hilya beserta keluarga segera berkumpul di kediaman suami dari ibu Herni namun sayang beliau masih di luar kota lalu esok harinya Hilya bersama Anggita dan Yudha menyambangi Rumah baru milik Hilya


"bunda rumahnya bagus ada kolam renangnya juga'" ucap Galang


"iya dong biar mas Galang sama adek ichie bisa berenang sepuasnya di sini" ucap Hilya dengan senyum sumringah


Hilya masuk ke beberapa ruangan design rumah ini Hilya sendiri yang menginginkan nya dan bersyukur nya suami dari Bu Herni yang memantau semua pembanguna rumah Hilya.


malam harinya semua keluarga menikmati suasana malam di Jogjakarta banyak seniman kaki lima dan makanan khas Jogjakarta yag di sajikan di setiap warung lesehan


ketika semuanya menikmati makan malam ichie tak henti hentinya rewel ingin naik delman dan becak malam itu


"ayoo bunda, ayoo naik" ia menangis terisak


"nanti ya kita makan dulu, habis itu baru kita jalan-jalannya okee!" ucap Hilya


"ga mau....mau sekarang" ichie semakin menangis


"sini duduk sama papi" Yudha memangku ichie dan mencoba menenangkan nya


setelah selesai santap malam mereka berkumpul di alun alun menikmati seniman jalanan yang tengan bermusik angklung dan tarian khas Jawa .


Hilya memandangi wajah mungil ichie yang sedari tadi sibuk memakan es krimnya lalu ia kembali menikmati alunan musik jalanan.


"dek, lihat baju batik daster yuk buat di rumah" ajah Anggita


" ohh, ayoo mbak, mas Yudha aku sama mbak Anggita mau cari daster dulu yaa," pamit Hilya pada Yudha


"mas aku pergi yaa jagain anak anak dulu yaa" ucap Anggita pada Yudha


"iyaaa iyaaa sana dah seneng seneng, nasib nasib gue mah jadi baby sitter mulu," ucap Yudha sembari menggerutu


Yudha terlihat asik menikmati alunan musik jalanan


"ayoo, ichie mau beli apa lagi!" ucap Yudha ia menoleh pada ichie

__ADS_1


"loh ichie... ichie.. kamu di mana!!!" ucap Yudha ia panik ichie tak ada di samping nya ia berjalan kesana dan kemari untuk mencari keberadaan ichie


"pi, gak ada mas ga ketemu addek" ucap Galang ia pun mencari adiknya itu.


"aduhh bagaimana ini ayoo cari lagi bunda bisa marah" ucap Yudha kembali mereka mencari ke setiap sudut


ichie kecil berlari kesana kemari mencari seuatu di usianya yang masih 4 tahun ia terlihat sangat aktif ia berlari sembari memegang es cream cone kesukaannya dna tiba tiba


"duuuk... preeoot..." ichie menabrak seseorang dan eskrim yang ia pegang jatuh di celana bahan warna cream milik seorang pria paruh baya


pria paruh baya itu menandangi ichie namun ichie hanya diam tertunduk ketakutan


" ehh minta maaf lu sama bapak gua" ucap anak laki laki yang berada di samping pria paruh baya itu


"maaf.." ucap ichie perlahan-lahan


"gak apa-apa kok.. gak apa-apa ini bisa di bersihkan". ucap pria tersebut sembari tersenyum


terlihat dari jauh Yudha berlari ketika melihat keberadaan ichie,


"haha tidak apa-apa apa mas namanya juga anak kecil lagi aktif aktifnya yaa"


"iyaa pak maaf ini kartu nama saya bisa bapak hubungi saya untuk biaya ganti celana yang sudah kotor" ucap Yudha kembali


"ahh ga usah mas gak apa-apa kok"


di kejauhan Hilya berlari ia segera menarik ichie dan memeluk nya


"ichie, kamu kemana saja kan bunda udah bilang jangan jauh jauh dari papi, kok ichi ga dengerin bunda sih, kalo ichi hilang gimana?" ucap Hilya dengan paniknya ia marah namun ia sangat khawatir ia menciumi wajah anak lelakinya itu


"sst.. udah jangan di marahin di sini ga enak" ucap Yudha , Hilya memeluk erat anak laki laki nya itu.


"Hilya...!" suara seorang laki laki memanggil Hilya, ia dan yudha menoleh ke arah pria tersebut


"pa...ppaak Andi .!" ucap hilya terbata

__ADS_1


ternyata pria paruh baya itulah adalah pak Andi Sidharta ayah dari mantan kekasihnya yaitu Arbhi


"ini beneran kamu Hilya?, Alhamdulillah akhirnya bapak bisa ketemu kamu disini" ucap pak Andi, Hilya pun bersalaman dengan pak andi, lalu tiba tiba..


"Hilya ..." suara perempuan memanggil Hilya ternyata itu adalah bu Ambar ia segera menyeruak memeluk dan menciumi Hilya terlihat raut kerinduan pada wajahnya.


"apa kabar nak...ibu cari cari"


"heehe kabar yaya baik bu"


"yaya, mas balik ke sana dulu ya, ayo ichie kita balik lagi kesana!" ajajk Yudha pada ichie bu Ambar dan pak Andi hanya menarik nafasnya dalam-dalam, ternyata mereka bertemu Hilya dan sudah menikah.


"ooh iyaa mas hati hati jaga ichie" pinta Hilya pada Yudha


"kamu apa kabar? oarang tuamu bagaimana kabarnya" tanya pak Andi kembali


"kabar yaya baik pak, emak abah Sekarang menetap di Tangerang pak, dan sudah membuka rumah makan sendiri yaa walaupun kecil kecilan". ucap Hilya seraya tersenyum ketir matanya masih melirik ke segala arah ia takut bila tiba tiba Arbhi ada di hadapannya.


"pak, bu, maaf saya permisi dulu seperti nya ichi mulai rewel" pamit Hilya


"ohh iya,ibu boleh minta nomer handphone kamu?" pinta bu Ambar hati hati


"ohh..heumm iyaa bu boleh". hilya memberikan nomer ponselnya dengan perasaan ragu namun ia tak enak hati pada bu Ambar


malam itu Hilya pun berpisah dengan bu Ambar dan pak Andi bu Ambar masih saja memandangi Hilya yang perlahan mulai hilang di keramaian.


"mi, ayoo kita kembali ke hotel!" ajak pak Andi


"pi, seandainya Hilya belom menikah, pasti mami akan kembalikan Arbhi pada hilya" ucap bu Ambar dengan suara bergetar


"ssst... mami, jangan begitu semua sudah ada jalan jodohnya masing masing, udah jangan di fikirin ayoo kita istirahat"


"ahh, pi, mami mau kabari Arbhi kalo kita ketemu Hilya"


"jangan mi, jangan beri tahu Arbhi, sekarang sudah jauh beda Hilya sudah memilki anak dan suami papi khawatir bila Arbhi ada kabar dengan Hilya, papi takut malah rumah tangga Hilya yang akan berantakan mi, sebaiknya kita rahasiakan sajah" ucap pak Andi lalu bu Ambar mengangguk mengiyakan.

__ADS_1


__ADS_2