
Aku dan Hany kemudian maju ke depan kelas untuk menjawab soal yang ada dipapan tulis.
Untungnya Abigail dan Hany bisa mengerjakan soal itu dengan cukup memuaskan meski jantung berdebar kencang dan tangan berkeringat dingin seperti habis melihat hantu.
Akhirnya jam pelajaran Kimia yang bikin puyeng itu berakhir juga, setelah doa untuk mengakhiri jam pelajaran usai, Abbi dan Hany berjalan keluar dan turun menuju parkiran motor.
“Ehh,, Bii,, hari ini kamu sudah ditembak berapa cowok?” tanya Hany penasaran.
"He.. he.. baru dua,, niihh” ucapku sambil menunjukkan 1 batang coklat berpita dan juga satu kado kecil dari Ahui.
‘’Teruss kamu pilih yang mana?”
"Yaa,, aku tolak semua lahh!!” jawabku sekenanya.
“Lu gak tertarik satupun sama cowok di sekolah ini??” tanyanya dengan heran.
“He,, he,, ada sich,, tapi sayangnya dia gak tertarik sama Aku” jawabku sambil nyengir.
“Siapa Bi?”
“Adaa deechhh.” sambil tersenyum jahil.
“Biii,, ayolah,,, apa dia teman sekelas,, atau kakak kelas kita?" tanya Hany yang terus penasaran.
“Sssttt,, aku kasih tahu,, tapi rahasia ya,,, aku suka sama pak Sandy” jawabku berbisik.
“Seriuss lu,,!!? Guru kimia botak gendut begitu kamu suka?” teriaknya sambil membelalakkan matanya.
“Ha,,, ha,,,haa,,, makanya jangan kepo!!” ucapku sambil tertawa keras melihat reaksinya.
“Dasar teman kuprettt,, !!“ jengkel Hany yang sadar dirinya hanya di jahili olehku.
“Tapi ngomong-ngomong kamu tiap hari di tembak cowok begitu apa gak pusing?" tanyanya.
Hany sahabat yang dikenal Abbi semenjak masuk di SMA ini tahu hampir setiap hari selalu saja ada cowok yang nembak, dan memberinya hadiah untuk menyatakan perasaannya pada Abi.
“Yaa nggak lah, lagi pula aku kan gak ada perasaan apa-apa sama mereka,, meski kadang merasa bersalah karena harus mengecewakan dengan menolak perasaan mereka” ucapku.
“Tapi kan gak mungkin 20 cowok nembak aku dan semuanya aku terima semua,” jawabku menambahkan.
“Iya juga sich,, lagian kamu ini pasang pelet atau susuk di mana sich sampai cowok-cowok pada ngejar-ngejar kamu,, bahkan sampai cowok dari sekolah lain juga tahu tentang kamu!” tanyanya dengan;mata menyelidik.
“Najisss,,!! harii gini pasang pelet sama susuk,, aku nich cantik alami sejak lahir wajah macam Dewi dari khayangan makanya semuanya pada bertekuk lutut sama aku” narsisku.
“Howeekkk” Hany pura-pura muntah mendengar kenarsisanku.
“Ha,, ha,, sialan lu!!” omelku sambil menepuk punggungnya dengan keras.
__ADS_1
Tanpa terasa akhirnya kami sampai didepan motor kami,
“Ehh,, Bi,, setelah ini kita ada rapat perdana panitia natal bersama SMA sekota J di SMAPAT lho!!” ucap Hany mengingatkan.
“Oo.. Iya betull,, hari ini yaa,!? sumpahh kalau kamu gak ingatin, aku pasti lupa,,” jawabku sambil menepuk keningku.
“Ya sudah, kita capcuss sekarang!! lumayan kan kita bisa cuci mata lihat cowok-cowok keren!!” ucapnya genit sambil menaiki motor matic hitam kesayangannya.
“Okee ayukk kita kemonn!!” ucapku dengan semangat dan menaiki motorku yang berwarna merah..
Hanya sekitar 10 menit perjalanan, akhirnya kami pun sampai di SMA 4,,
“Wahh sudah ramai Han” ucapku sambil memarkirkan motorku bersebelahan dengan motornya.
Dengan semangat 45 Hany turun dari motornya,,
“Ho oh,, udah ramai.. Eh,, ehh Bii sini,,!! lihat itu..?”ucapnya sambil mengarahkan pandangannya ke arah salah satu pintu ruangan kelas di SMA 4 ini.
“Ada apaan sih Hann..,? “ tanyaku penasaran.
“Ituu,, itu salah satu cowok terpopuler dan berprestasi dari SMANSA” ucap Hany dengan mata berbinar.
“Ehh iya kah??” tanyaku setengah tak percaya.
"Eh lu nggak tahu??"
"Ya gimana mau tahu?? Nahh lu sendiri kan tahu Aku baru pindah dikota J baru 1 tahun yang lalu.!"
"Dia itu namanya Yogi,, dulu aku pernah satu gereja sama dia,, ihhh itu cowok Gilaaa.. cuuuii.. keren abiss!! dari kecil sampe sekarang selalu juara satu,, pemain basket, yang aku dengar nilai matematika sama fisikanya hampir selalu perpek,, alias Cempurnaaa!!" cerocosnya tanpa titik koma seperti penjual jamu lagi promosi.
Akupun mengarahkan pandanganku ke arah cowok yang sedang berdiri sambil mengobrol dengan temannya.
“Ehmmm,,, Lumayan sichh!” jawabku sekenanya.
“Haahh mata lu belekann yaa!?,, cowok sekeren itu lu bilang lumayan??” omel Hany ga terima dengan reaksiku.
“Kamu tahu gak Bii,, banyak cewek ngejar-ngejar dia, tapi semuanya di tolak,, itu cowok ramah banget tapi kalau berhadapan sama teman cowoknya,,, tapi kalau sama cewek,, dinginnya minta ampun” cerocosnya lagi.
“Jangan-jangan dia hombreng lagi Hann” ucapku asal.
“Hussshh sembarangann!!” ucapnya membela cowok itu.
“Lu ga tertarik sama dia Bi?”
“Kagaakk,, biasa aja tuhh,, kan penggemar ku juga banyak,, gak kalah tampan sama orang itu, sekali angguk juga mereka nempel,, terkinthil-kinthil sama aku!!” sombongku.
“Ya elahh sombong amattt!!,, Wokehh aku tantangin kamu,, kalau kamu bisa taklukin itu cowok aku traktir kamu bakso Mang Mimin satu bulan penuh,, berani gak!?” ucapnya menantangku.
__ADS_1
“Jangan cuma traktir baksonya aja,, sekalian es tehnya juga dong!!” selorohku.
“Yaaa elahhh marukk nih bocah,, menang saja belum tentu sudah berlagak !!” omelnya.
“Sudah jangan cerewet berani nggakkk??!” tantangku balik.
“Okee dealll, tapi kalau kamu kalah berlaku sebaliknya ya,, kamu yang traktir aku satu bulan penuh!” ucapnya sambil mengajakku bersalaman.
“Sahh??” tanyaku dengan gaya penghulu selesai mendengar ijab kabul pengantin di sinetron-sinetron.
“Saahh!!” jawab Hany.
“Ha.. ha.. ha” kamipun tertawa ngakak karena kesepakatan konyol ini.
Akhirnya acara rapat pun di mulai, melalui pemungutan suara aku dan Hany terpilih sebagai ketua, dan wakil ketua panitia acara Natal bersama untuk seluruh SMU di kota J.
Sedangkan beberapa kakak senior termasuk cowok tampan yang menjadi pertaruhanku dan Hany ditunjuk sebagai mentor sekaligus penasehat karena sudah pernah menjadi perwakilan panitia natal tahun lalu.
Bak gayung bersambut, dengan mudah aku bisa berkenalan dengan cowok itu.
“Hallo Kak, namaku Abbi, mohon bimbingannya kakak-kakak semua!” ucapku sambil tersenyum manis, semanis-manisnya, dan menyalami satu persatu para senior.
“Namaku Dewa dari SMANTIG” ucapnya dengan ramah.
“Kalau aku Rena dari SMEA 01 ”ucap senior yang lain sambil tersenyum manis.
“Aku Hany Kak, kami dari SMAK Blessing” ucap sahabatku.
“Aku Yogi dari SMANSA” ucap cowok tampan itu dengan wajah datar.
“Hiyaa,, gunung Himalaya pindah di SMAPAT nich!!,, brrrr,, dingin,, dinginn.kkkkk...!!” batinku sambil cekikikan dalam hati.
Rapat pun berlangsung dengan lancar,, akhirnya di sepakati bersama acara Natal akan di adakan di tanggal 27 desember nanti.
Abigail tersenyum senang karena itu artinya masih ada waktu satu bulan lagi sampai acaranya di selenggarakan, dan selama itu pula Abbi bisa sering bertemu dengan cowok Himalaya.
Kira-kira bisa gak ya Abigail mendapakan hati sang Himalaya dan memenangkan pertaruhan konyol dengan sahabatnya?
Yukk ikuti kisahnya…
Teman-teman salam Kenal yaa….
Please dukung author dengan like dan juga reviewnya ya..
Terima kasih Teman-teman.
Bersambung.
__ADS_1
Visual Yogi