Janda Sebelum Menikah

Janda Sebelum Menikah
Bab 17 Tertampar Wajah


__ADS_3

Seperti yang sudah Alka rencanakan, Summer berangkat sekolah dengan diantar oleh Radid. Tentu saja hal itu menjadi desas desus tentang dia semakin menjadi. Saat Yasmin melihat kalau Summer diantar oleh mobil. Dia pun langsung mengarang cerita kalau Summer sekarang menjadi istri simpanan.


"Ya ampun Bu Summer itu gak ada kapoknya, ya! Sudah hamil di luar nikah, sekarang malah jadi istri simpanan," sindir Lusi yang sudah terpengaruh dengan hasutan Yasmin.


"Bu Lusi, kalau memang tidak tahu kebenarannya, lebih baik jangan mudah percaya dengan ucapan orang. Bisa saja orang itu mengarang cerita. Yang harus Bu Lusi tahu, tadi aku di antar oleh sepupu aku karena motor yang tadi aku pakai kempes. Tapi terserah sih, Bu Lusi mau percaya atau tidak. Karena hal itu tidak berpengaruh buat saya." Summer langsung pergi ke mejanya setelah dia berbicara panjang lebar pada orang yang suka menggosipkan-nya.


Juliet yang sedari tadi melihat hal itu, langsung mengacungkan jempolnya. Karena memang, dia kurang menyukai Lusi dan Yasmin yang suka sekali menggosipkan orang.


"Nah, begitu dong! Jangan diam saja kalau mereka bicara yang tidak-tidak. Kalau kita diam terus, mereka akan semakin senang membicarakan kita. Oh iya, Bu Summer satu minggu lagi pengumuman event lo. Semoga kita menang ya! Saya lihat, pop punya Bu Summer bagus. Karya pertama saja langsung melejit," ucap Juliet saat Summer sudah duduk di kursinya.


"Semoga saja, Bu." Summer pun tersenyum manis pada rekan kerjanya itu. Di antara yang lainnya, hanya Juliet yang lebih dekat dengan Summer. Dia juga tidak segan untuk memantu Summer.


Tidak berapa lama kemudian, bel masuk sekolah pun terdengar. Summer dan guru-guru yang lainnya langsung bersiap untuk masuk kelas. Tidak terkecuali dengan Yasmin, dia pun langsung pergi menuju ke kelas.


Semuanya fokus dengan mata pelajaran yang sedang diajarkan. Sampai tidak terasa waktu sudah menunjukkan jam pulang sekolah. Summer pun langsung kembali ke ruang guru untuk mengambil barang-barangnya. Namun, ibu guru cantik itu sangat terkejut saat dia melihat Alka ada di ruang guru bersama dengan Billy dan juga wakil kepala sekolah bagian kurikulum.


"Bunda," panggil Alka saat dia melihat kedatangan Summer masuk ke dalam ruang guru.


"Alka, kenapa ke sini?" tanya Summer kaget. Dia pun langsung memburu putranya dan memeluk Alka erat.


"Sengaja mau jemput bunda. Apa jam mengajarnya sudah selesai?" tanya Billy dengan melihat ke arah Summer.


"Sudah, Bang!" sahut Summer dengan menghampiri Billy..


"Loh Bu Summer siapanya Pak Billy?" tanya Wakasek itu kaget.


"Bu Summer ini istri saya dan Alka ini putra kami," tunjuk Billy pada Alka.


"Apa??!! Jadi Bu Summer ini istrinya Pak Billy," tanya Lusi kaget. Dia jadi ketakutan saat tahu kalau Summer istri cucu pemilik sekolah.


"Iya, hanya saja kami tidak memberitahukan pada semua orang tentang pernikahan kami," jelas Billy dengan menatap lekat Summer yang terlihat kikuk.


"Berarti gosip yang beredar itu hanya bohong ya! Maafkan kami Bu Summer, karena sudah berprasangka buruk pada Ibu." Lusi benar-benar merasa tidak enak hati pada Billy. Sebagai guru senior di sekolah itu, tentu saja dia tahu silsilah pemilik yayasan, tempat dia mengajar.

__ADS_1


"Tidak apa. Semoga kedepannya tidak ada lagi orang yang suka memfitnah temannya sendiri. Apalagi menikung dan mengkhianati sahabatnya," ucap Summer dengan melirik ke arah Yasmin yang sedang membereskan barang-barangnya.


"Maafkan kami ya Bu Summer! Kedepannya kami akan lebih berhati-hati untuk mempercayai ucapan orang itu," ucap Bapak Wakasek yang juga merasa tidak enak hati karena sudah termakan oleh gosip yang beredar.


"Ternyata seperti ini yang terjadi di sekolah. Pantas saja istriku selalu terlihat murung belakang ini. Sayang, kenapa tidak bilang sama Abang kalau mereka menggosipkan kamu?" tanya Billy dengan menatap mesra Summer.


"Tidak apa, Bang."


Sementara Yasmin hanya berpura-pura tidak mengerti maksud dari ucapan Summer. Dia segera pergi begitu saja dari ruang guru. Sungguh, dia merasa wajahnya tertampar oleh kenyataan, kalau Summer ternyata istri dari cucu pemilik sekolah.


Bagaimana bisa Summer menjadi istrinya Bang Billy? Sialan banget, pasti mereka mengira kalau aku yang telah membual. Padahal wajah anak kecil itu jelas-jelas mirip sekali dengan Rain. Lebih baik aku cepat-cepat pulang, sebelum mereka menyadari kehadiranku, batin Yasmin


Summer hanya tersenyum tipis melihat Yasmin yang terburu-buru keluar dari ruang. Dalam hatinya dia berterima kasih pada Billy, yang sudah menolongnya dari gosip yang tidak sedap itu.


"Bunda ayo kita pulang!" ajak Alka dengan menggoyangkan tangan Summer.


"Iya, Sayang sebentar ya! Bunda mengambil tas dulu," ucap Summer dengan tersenyum.


"Summer, kenapa kamu tidak bilang sama aku kalau mereka menyusahkan kamu? Lain kali kalau ada orang yang jahat sama kamu, bilang saja sama Abang. Biar nanti Abang yang membereskan mereka," ucap Billy dengan dengan tidak mengalihkan pandangannya dari Alka.


"Terima kasih, Bang! Semoga tidak ada lain, karena aku berharap mereka semua akan baik sama aku."


"Kamu tuh, selalu berpura-pura tegar. Tapi sebenarnya rapuh. Baiklah, karena Alka sudah menggangu meeting Abang maka kamu harus ganti rugi."


"Ganti rugi bagaimana maksud Abang?" tanya Summer dengan mengerutkan keningnya.


"Kita pulang ke rumah Abang ya! Buatkan makan malam, setelah itu baru Abang antarkan kamu pulang," pinta Billy.


"Baiklah, tapi masakan aku tidak enak."


"Tidak apa, kalau memakannya sambil melihat kamu, pasti rasanya akan mendadak enak." Gombal Billy.


"Bisa aja Abang." Summer tersipu malu mendengar gombalan dari laki-laki yang sedang berjalan beriringan dengannya. Sampai tidak terasa, keduanya sudah sampai di parkiran. Mereka hanya bisa menggelengkan kepalanya saat melihat Alka sedang dikelilingi oleh siswa siswi yang merasa gemas dengan anak laki-laki itu.

__ADS_1


"Maaf, ya semuanya kami pulang dulu. Ayo Alka masuk ke mobil!" pamit Summer pada semua murid yang sedang mengelilingi Alka.


"Dadah Kakak Cantik, Kakak Ganteng, Aka puyang duyu."


"Dah Aka!" Kompak murid-murid itu.


Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang menuju perumahan elit yang tidak begitu jauh dari pantai Utara. Billy langsung memarkirkan mobilnya saat tiba di sebuah rumah megah berlantai tiga.


"Om Biyyi, yumahnya bagus sekayi!" puji Alka dengan terus mengedarkan pandangannya.


"Alka mau tinggal di sini?" tanya Billy.


"Mau-mau ...."Alka menjawab dengan begitu bersemangat.


"Boleh saja, Alka hanya harus panggil Om, Papa. Terus Bunda juga harus mau nikah sama Om, soalnya kalau tidak nikah, nanti ditangkap hansip."


"Nikah itu apa, Om. Kalau ditangkap, nanti dipenjaya gitu, Om?"


"Bukan, tapi dipaksa nikah."


"Abang!" panggil Summer merasa kurang suka dengan jawaban Billy. "Alka, nikah itu kaya ayah sama ibu. Selalu bersama-sama."


"Yah, nanti Aka bobo sama siapa kayau Bunda nikah sama Om Biyyi," gumam Alka pelan.


...~Bersambung~...


...Jangan lupa dukunganya ya kawan! Klik like, comment, rate, vote, gift dan favorite....


...Terima kasih ...


Sambil nunggu Summer-Rain update, yuk kepoin juga karya keren yang satu ini!


__ADS_1


__ADS_2