
Hari demi Hari berganti dengan terasa sangat cepat , Alfi juga semakin sangat senang semenjak ada Vera yang datang ke rumah nya , entah mengapa Alfi sangat merasa bahagia ketika melihat Vera datang .
Alfi hanya duduk di ruang tamu sambil melihat jam dinding yang menurut dirinya sangat lama.
" kenapa kamu lama sekali berputar , aku sudah tidak sabar melihat Vera datang " gumam Alfi
Bunda nya yang lewat melihat putranya hanya diam melihat jam dinding hanya menggeleng kan kepalanya , dia tau jika Putranya sedang jatuh hati kepada Vera , Tapi Yuli tidak ingin mendukung Alfi untuk pacaran saat ini sebelum dia sukses
" kamu gak ada kerjaan lain , selain liat jam dinding hah , hari hari kamu hanya seperti ini , tapi saat Adik adik mu serta Vera datang kamu seperti sangat senang , malahan memaksa Vera untuk lebih lama lagi dan yang Bunda paling pusing yaitu melihat mu sama Bagas yang bertengkar karena rebutan mengantar Vera " ucap Yuli membuat Alfi menoleh ke arah nya dengan wajah panik nya
" Bunda tidak mau jika anak bunda pacaran sebelum kerja " ucap Lagi bunda nya
" jadi kalau sudah kerja bisa pacaran Bun ?? tanya Alfi dengan wajah yang terlihat sangat senang
" asalkan jangan mainin anak orang " ucap Bunda nya membuat Alfi lompat kegirangan dan memeluk Bunda nya
" wah Bunda hari ini sangat cantik dan sangat baik " ucap Alfi
" Lepaskan gak , kamu ini , giliran seperti ini baru muji bunda , kemarin kemarin memang Bunda gak cantik apa " ucap Yuli membuat Alfi cengingisan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
" cantik Bun ,tapi gak secantik hari ini " jawab Alfi
" dah sana pergi tidur dari pada disini kaya orang Bodoh , jam nya gak bakalan hilang jika kamu tinggalkan " ucap lagi Yuli melangkah pergi
__ADS_1
" ngapain aku tidur , mendingan aku pergi jemput Vera di kampus nya hahaha " ucap Alfi
" tapi jam segini dia sudah keluar gak ya " ucap lagi Alfi
" dari pada disini , hanya ada jam yang mutar mendingan aku ke sana lalu nunggu dia , kamu memang sangat pintar Alfi " gumam Alfi langsung berlari ke kamar nya untuk mengganti pakaian
Alfi sudah melakukan mobilnya ke arah kampus Vera , dia sudah tau dari adiknya tercinta dimana kampus Vera
Di mobil Alfi hanya bisa senyum senyum sendiri dan beberapa kali bercermin di kaca mobil nya.
Tak lama kemudian Alfi sudah sampai di depan kampus dan memarkir mobilnya , Alfi tak mau turun dari mobil , dia hanya ingin melihat ke arah pintu keluar untuk mengintai Vera jika sudah keluar.
Lama Alfi menunggu dan matanya seketika membinar saat melihat Wanita yang di tunggu tunggu nya sedari tadi , Vera terlihat Berjalan bersama wanita yang tak kalah cantik dari nya
......
Vera memiliki satu sahabat di kampus , walaupun pertemanan mereka belum berapa lama tapi mereka berdua sudah seperti kenalan cukup lama karena ke karapan keduanya
Elina adalah satu satunya sahabat Vera , Walaupun Elina dari keluarga sangat mampu tapi Elina tidak pernah membedakan antara derajat hidup mereka , bahkan Elina sendiri terkadang marah ketika Vera bertanya mengapa Dia mau menjadi temannya sedangkan kehidupan mereka berbeda jauh.
Elena hanya dengan kesal menjawab pertanyaan bodoh menurutnya , Bagaimana mungkin Mau membedakan antara mereka sedangkan diri nya dan Vera sama sama Manusia yang pasti mempunyai kekurangan.
Elina baru pulang dari Amerika , orang tua nya berada disana sudah cukup lama , Elina yang tidak ingin kuliah di sana memilih untuk pulang dan tinggal sendirian di rumah nya.
__ADS_1
Mereka berdua dengan senyuman manisnya mulai keluar dari kampus
" Vera kamu mau gak nginap di rumah ku semalam saja menemaniku , apa kamu tau jika aku hidup sendirian di rumah yang sangat sunyi itu , gak sendirian sih hehehe ada bibi sama satpam " ucap elena
" kamu tau sendiri kan , ibu ku sakit sakitan , mana mungkin aku meninggalkan ibu ku dalam keadaan seperti itu ,dan sekarang aku juga sudah kerja jadi sudah tidak bisa punya waktu banyak lagi untuk bersamamu " ucap Vera
" hah , sejak kapan dan kenapa aku tidak mengetahui sama sekali , astaga Vera kenapa kamu ini tidak bilang jika kamu butuh pekerjaan , Rumah ku butuh pekerja yang kerjaan nya hanya tidur tapi bakalan ku gaji kok " ucap Elena
" hahaha kamu pikir aku siapa , cuma tidur langsung dapat uang " ucap Vera
" kan kerjaan mu cuma Nemani aku saja di rumah itu saja , aku akan menggajimu berapapun yang kamu minta " ucap Elena
" maaf ya Elena , tapi aku mau mencari kerja yang setara dengan tenaga ku yang hilang " ucap Vera
" apa kamu pikir menjagaku tidak butuh tenaga ?? tanya elena
" sudah ahg Elena , aku mau duluan saja mau langsung ke tempat kerja hehe " ucap Vera
" memangnya kamu kerja apaan sih dan tempat nya dimana ?? tanya Elena
" aku kerja jadi guru les dan tempat nya di perumahan elit 1 " ucap Vera
" aku juga mau ikut kamu , maksudnya mau lihat kamu jadi Guru , gimana sih si jenius Vera mengajar anak anak muridnya " ucap Elena
__ADS_1
" Hei , aku mengajar anak SMA yang sebentar lagi akan lulus " ucap Naila