
Guys mau disingkat aja biar cepat tamat atau gimana guys, kalau mau lebih seruh lama sih tapi lama juga gantung gitu yah, soalnya saya gak ada waktu buat ngurus novel, fokus satu titik kalau saya yaitu kerjaan.
Saat selesai makan Elena memilih untuk pergi lebih dulu dari sana, hatinya tak Kuta melihat Alfi yang terus memperhatikan Vera. Vera yang melihat Elena pergi menatap Alfi yang masih menatapnya.
"Mau kemana Nak,?" tanya Yuli.
"Kekamar dulu Bun," saut Elena.
"Alfa kamu rencana gimana,?" tanya Aidil.
"Kerjalah," saut Alfa masih sibuk menghabisi makanannya yang begitu banyak.
"Alfi,?" tanya lagi Aidil pada Alfi.
"Humm... seperti nya saya mau dirumah dulu deh, besok baru masuk rumah sakit kerja," saut Alfi.
"Apa kamu tidak mau istirahat dulu Alfa,?" tanya Bundanya dan mendapat gelengan kepala.
"Kenapa tidak, temani dulu istrimu, kalian masih dalam proses pendekatan," saut Bundanya.
"Bentar tuh, lihat Kak Alfi, mau Nemani istrinya dulu," saut Bagas membuat Alfa menatapnya tajam.
"Seperti nya Bagas mau pulang, hari ini libur tapi ada pekerjaan rumah yang mau ku kerjakan," lanjut Bagas.
"Pulang sana, jangan kesini lagi," saut Alfa.
"Apa maksudmu Kak? kalau Kak Alfa macam-macam Bagas bisa saja membongkar rahasia ku," saut Bagas.
"Bongkar saja, apa kau pikir aku takut,?" saut Alfa.
"Jangan..!" ucap Vera dengan cepat.
__ADS_1
"Hahahaha Bunda, Bagas punya rahasia negara loh," ucap Bagas membuat Yuli menatapnya penasaran.
"Kak Alfa sudah mulai membuat cucu buat Bunda hahahahhahahaha," ucap Bagas langsung berlari pergi dari sana, semua orang langsung meminum air, keselek makanan mereka sendiri.
Alfa dan Vera saling berpandangan, sangat panik dan malu, bagaimana Bagas bisa memberitahu yang tidak-tidak.
"Daddy hampir tidak bisa bernafas keselek, kau ternyata kencang juga Nak hahahaha," ucap Aidil.
"Baguslah," saut Yuli menahan tawanya sedangkan kedua pasangan suami istri tersebut harus menahan malu.
"Mantappp" ucap Ayu mengacungkan kedua jempol nya.
"Alfa sudah kenyang, Ada berangkat duluan ya," ucap Alfa langsung bangkit dari duduknya.
"Vera juga mau kuliah," ucap Vera juga tak mau tinggal menahan malunya.
"Vera, kamu mau kuliah,?" tanya Yuli dan di angguki oleh Vera.
"kamu tidak lelah,?" tanya Yuli lagi menahan tawanya.
"Ayu juga tau kok Bun, tapi Bagas lebih banyak tau, soalnya Bagas datang ke kamar Kak Vera dan Kak Alfa dalam keadaan tidak pas," saut Ayu yang semakin membuat pipi Vera memerah malu.
"Astaga, Ayu jangan ikut-ikutan Bagas, kamu masih kecil," ucap Yuli membuat Aidil tertawa berbahak-bahak.
"Semoga cepat membuahkan hasil ya Nak hahahaha," ucap Aidil tak henti-hentinya tertawa.
Alfi hanya diam, memilih untuk pergi ke kamarnya, dia entah merasa tidak senang dengan perbincangan mereka semua.
"Vera ke kamar dulu ya Bun, Dad, Yu," ucap Vera segera berlari pergi.
"Hahahaha kenapa pengantin baru ini sangat lucu," ucap Aidil.
__ADS_1
"Daddy, nanti Ayu menikah sama siapa,?" tanya Ayu yang membuat Daddy-nya kembali tertawa.
"Sama Bagas mau,?" ucap Aidil seraya tertawa. dengan cepat Ayu menggelengkan kepalanya sangat tidak ingin menikah dengan Bagas.
"Bagas sinting, nanti Ayu ketularan," saut Ayu.
"Anak Bunda sudah mulai berfikir seperti itu yah! cepat makan dan belajar, jangan pikirkan nikah-nikah dulu," ucap Yuli.
"Bunda gak asik, padahal cuma nanya," saut Ayu.
"Daddy! kalau Ayu pacaran boleh tidak,?" tanya Ayu membuat Aidil hanya bisa menahan tawanya melihat ekspresi wajah sang istri.
"Langsung bawa pacarmu ke depan Bunda, pasti dia akan kabur melihat Bunda," ucap Yuli.
"Apaan sih Bun, kan Ayu nanyanya ke Daddy," saut Ayu.
"Tidak ada pacar-pacaran, yang ada belajar-belajar dan belajar," ucap Yuli membuat Ayu terdiam.
"Kalau gak niat juga pasti gak bisa pintar Bun," ucap Ayu.
"Makanya di niatkan dulu baru belajar," saut Yuli.
"Memang Bunda dulu belajar belajar dan belajar trus,?" tanya Ayu.
"Hahahaha, Ayu Daddy gak ikut-ikutan lagi, Daddy mau kabur dulu," ucap Aidil.
"Ajaran Bagas Bun, Maaf," saut Ayu membuat Aidil tak kuasa menahan tawanya.
"Alasan aja, nikah aja kalian berdua," ucap Yuli.
"Bunda saja nyuruh nikah sama Bagas tapi pacaran tidak boleh," saut Ayu.
__ADS_1
"Ayuuuuu....! memangnya kalau pacaran bisa dapat apa? dan kamu jangan kebanyakan ngikutin tingkah Bagas, dia laki-laki dan kamu perempuan Ayu," ucap Bundanya.
"Cuma nanya aja kok Bun, lagian tidak ada yang mau sama Ayu hehehehe," ucap Ayu membuat Bundanya hanya menggelengkan kepalanya.