
" maaf Bun , kami tidak ...." ucapan Vera terpotong oleh Elena
" Bisa Bun " ucap Elena yang membuat Vera menatap elena tajam.
" yey , kak Vera sama kak Elena akhirnya mau juga tinggal disini walaupun cuma semalam , jadi kak Alfa tidur sendiri saja , Ayu akan tidur sama kak Vera dan Elena.
" aku hanya menghindari Oma tadi makanya aku mau tidur di kamar mu " ucap Alfa pelan.
" oma bisa dengar " ucap Oma tegas
" Azkia mau nginap juga Ayah " ucap Azkia ke ayah nya Kevin.
" pulang , besok sekolah " ucap Kevin membuat Azkia dengan wajah cemberut nya menundukkan kepala
" Bagas nginap ya Bunda , Bagas mau tidur sama kak Alfa " ucap Bagas.
" apa kurang yang aku ucapkan kutu air, aku tidak bisa tidur Rame rame " ucap Alfa.
" baiklah nginap lah nak , dan Alfa adeknmu itu kangen sama kamu , kamu harus nya jangan bersikap seperti itu " ucap bunda nya yang membuat Alfa harus pasrah.
" siapa yang mengizinkan mu nginap Gas ?? tanya Ayah nya.
" Bunda lah " ucap Bagas santai
__ADS_1
" orang tua mu itu ayah sama ibu ,bukan Bunda nya anak cicak " ucap Bimo.
" kata Bunda , Bunda adalah orang tua kami juga kok " ucap Bagas
" kamu pulang Bagas , gak ada nginap nginap " ucap Ayah nya tegas.
" Daddy , lihat ayah ku " ucap Bagas ke arah Aidil.
" biarkan dia nginap disini Bim , kamu juga bisa puas di rumah dilempar baskom sama istri mu malam ini hahahahaha " ucap Aidil tertawa renyah.
" tu , apa ayah dengar yang di katakan Daddy , jangan bantah bos ayah , kalau tidak ayah akan di pecat , ya kan Daddy " ucap Bagas membuat semua orang kembali tertawa.
" dasar anak tak berbakti " ucap Bimo kesal
" biarkan dia mas , Bagas kamu nginap saja kalau mau , kapan pun , ibu tidak masalah asalkan nginap disini " ucap Dara membuat Bagas seperti mendapat kan mukjizat.
" ibu tumben sangat baik " ucap Bagas masih merasa tak percaya.
" ibu mu sedang hamil , jadi mood nya berubah rubah Gas , jadi kamu jangan lama lama di sini segera lah lari ke kamar sebelum ibu mu berubah " ucap Siska membuat Bagas berdiri dengan segera.
" ibu , kalau bisa hamil saja sampai Bagas sukses , biar bisa disini trus " ucap Bagas dan berlari pergi.
" apa anak itu sudah gila menyuruh mu hamil trus " ucap Bimo kesal.
__ADS_1
" Ibu .... ucapan Davira terpotong oleh ayah nya.
" gak boleh , kita pulang " ucap Rei memotong ucapan Putri nya , dia sudah tau putri nya akan meminta untuk ikut nginap.
" apaan sih Yah , Davira meminta izin ke ibu kok " ucap Davira menatap ibu nya.
" Davira , kamu dengar kata ayah mu kan , kalau kita pulang , kapan kapan saja nginapnya ya kalau ayah ke luar kota " ucap Nurul ibu nya.
" Bunda " rengek Davira ke Yuli.
" ibu tidak bisa bantu kamu sayang , ibu sama ayah mu melarang" ucap Bunda Yuli.
" tapi kenapa Bagas dibantu Bun , padahal uncle tidak izinkan Bagas " ucap Davira.
" Bagas anak laki laki sayang dan ibu nya Bagas juga ngizinin " ucap Bunda Yuli membuat Davira menunduk cemberut.
" astaga , biarkan dia nginap Rul, Rei " ucap Yuli merasa tak tega melihat Davira.
" Davira , gak boleh gitu , apa Davira sudah berani bantah Ayah " ucap Rei
" iya yah , Davira akan pulang saja " ucap Davira walaupun tak ikhlas.
" nak Vera apa ibu mu akan baik baik saja kalau kamu nginap ?? tanya Aidil.
__ADS_1
" ada kakak di rumah Daddy , kakak ku sudah pulang hari ini , dan nanti Vera akan mengabari mereka " ucap Vera yang merasa tak enak lagi jika menolak.
" ohh baiklah , kalau begini kan Rumah tambah Ramai " ucap Aidil.